Terpaksa Menikahi CEO

Terpaksa Menikahi CEO
Boleh saja sih, di rumah saya


__ADS_3

Dosen setelah memberikan materi mata kuliah, minta mahasiswa untuk kerja kelompok membuat desain rumah, membuat Desti galau saat tahu tugas dari dosennya.


" Semoga tidak dikerjakan di rumah saya, bisa bahaya kalo rahasia ini terbongkar, bisa jadi bahaan Bullyan temen temen sekelas." Batin Desti galau sekaligus takut


" Ibu harap tugas kalian sesuai harapan ibu, karena tugas ini akan menentukan kalian layak atau tidaknya bekerja sebagai desain interior di perusahan perusahann" Ucap dosen melihat mahasiswa nya satu persatu


" Baik Bu" Ucap mahasiswa dengan kompak


Dosen langsung merapihkan meja kerjanya dan siap siap pulang, membuat mahasiswa riuh membahas kerja kelompok bikin desain rumah mewah, Sulis langsung melihat Desti dan ngajak kerja kelompok bareng


" Boleh saja sih, di rumah saya." Ucap Desti sejujurnya bingung, mau nolak takut Sulis curiga tapi mengiyakan Sulis pasti kepo sama urusan pribadinya.


" Bagaimana kalo besok pagi saja kita kerja kelompoknya, sekalian masak di rumah kamu bagaimana? besok kita kan libur kuliahnya." Tanya Sulis yang tidak sabar ingin sekali masak bareng Desti


" Boleh saja kok, saya kasih alamat rumah saya yah." Lanjut Desti terpaksa dan pasrahh kalo rahasianya terbongkar.


" Oke Des, oh yah boleh minta nomor kamu? supaya saya otw bisa telefon atau kirim whatshapp kamu?" Tanya Sulis


" Saya tidak hafal nomor saya, saya tidak berani ke kampus bawa handphone takut hilang." Lanjut Desti bohong, langsung nulis alamat rumahnya dengan gugup.


Dilain sisi, Wawan mendengar obrolan Desti dan Sulis melalui cctv, langsung memerintahkan orang tuanya Desti untuk tinggal di rumahnya selama tiga hari.


" Repotnya bulak balik seperti ini, tapi harus mau bagaimana lagi huff." Ucap Wawan kesel, Wawan langsung memerintahkan Zikri untuk bawa orang tuanya Desti sekarang pulang ke rumahnya dan beli bahan masakan seolah sebuah kebetulan


Dilain sisi, Bodyguard membantu orang tuanya Desti merapihkan beberapa baju untuk tinggal di rumahnya selama tiga hari, dan sudah disiapkan bahan masakan yang enak enak.


" Ada acara apa tuan, saya dan suami saya di suruh pulang?" Tanya Emak nya Desti penasaran karena mendadak di suruh pulang


" Besok Desti mau kerja kelompok di rumah kamu, ingat jagaa baik baik rahasia pernikahan Desti dan tuan Wawan, jangan sampai bocor, semua bahan makanan sudah saya belanjainn, jadi besok tinggal masak saja." Tegas Zikri menatap sinis emak nya Desti

__ADS_1


" Oh karena kerja kelompok tuan, itu pasti tuan akan saya jaga baik baik rahasia ini, karena yang menginginkan pernikahan ini kan suami saya." Lanjut Emak nya Desti yang tidak ingin ada masalah karena rahasia Wawan dan Desti kebongkar lebih cepat.


" Iyah betul, buruan rapihkan baju kamu, kita duluan ke rumah kamu baru nanti malam suami kamu dijemput sama bodyguard untuk pulang bareng malam ini." Tegas Zikri yang malas ribet karena belajar bareng saja.


Dilain sisi, Desti menunggu jemputan, Desti kaget melihat mobilnya Wawan yang berhenti di area kampus.


" Cepatan masuk" Bentak supirnya Wawan saat melihat Desti cuman berdiri saja.


" Baik tuan" Ucap Desti ketakutan dan langsung masuk mobil.


" Sekarang kita beli handphone untuk kamu." Ucap Wawan saat melihat Desti duduk didalam mobil


" Handphone untuk apa tuan?" Tanya Desti penasaran, karena tiba tiba Wawan ngajak beli handphone


" Sudah lah nurut saja, setelah beli handphone kamu pulang ke rumah kamu sampai tiga hari, kamu ke kampus di antar sama saya." Lanjut Wawan dengan tegas


" Aneh amat nih orang, tapi kok kebetulan sekali yah besok kan mau ada kerja kelompok sama Sulis di rumah." Batin Desti curiga, karena apa yang diperintahkan Wawan bener bener sebuah kebetulan yang seolah sudah direncanakan


Desti menjalankan tugasnya didalam mobil, membuat Wawan senyum bahagia, karena Desti sudah tahu kewajibannya didalam mobil.


Dilain sisi, Bodyguard membantu bawain barang barang orang tuanya Desti, masuk kedalam rumah beruntung nya tetangga rumahnya Desti lagi tidak keluar rumah jadi tidak ada yang tahu kalo keluarga nya Desti sudah ada di rumah.


" Kalian jangan bikin masalah, kalo bukan karena tugas kuliah Desti tidak akan diijinkan nginep di kandang seperti ini." Ledek bodyguard melihat orang tuanya Desti


" Iyah kami sadar rumah kami jelek, tapi bukan kandang juga tuan." Protes emak nya Desti kesel rumahnya direndahkan sekali.


" Halah, sudah jangan banyak drama, sekarang cuci ayam dan daging itu, bikin masakan enak seolah masakan buat majikan kalian juga, supaya temen nya Desti tidak curiga." Perintah bodyguard langsung lempar bungkusannya ke lantai.


" Baik tuan, Desti ke sini jam berapa?" Tanya Emak nya Desti penasaran dan sangat rindu sama anak

__ADS_1


" Entahlah, susah jangan kepo kapan mereka kesini, lebih baik sekarang kerjain apa yang harus dikerjakan sama kamu, ingat jangan keluar rumah sebelum temennya Desti kesini mengerti" Tegas Bodyguard menatap sinis orang tuanya Desti


Dilain sisi, Desti bahagia sekali akhirnya bisa ketemu sama orang tuanya beberapa hari, menyiapkan bahan untuk belajar, makeup, dan bajunya kedalam tas.


" Desti, handphone nya jangan sampai hilang yah, selama di rumah kamu jangan pakai baju seksi ingat yah." Ucap Wawan yang terpaksa memberikan ijin Desti pulang ke rumahnya, kalo bukan karena tugas kuliah.


" Iyah tuan, saya tidak berani ceroboh tuan, handphone ini kan mahal." Ucap Desti yang memaklumi ucapannya Wawan


" Awas kalo ceroboh, selalu ingat saya akan memberikan hukuman bagi kamu kalo bikin saya marah." Lanjut Wawan menatap Desti


" Sudah jangan marah terus" Goda Desti yang langsung mencium suaminya, Desti mulai menggoda suaminya lebih dari biasanya membuat Wawan diam dan menerima apapun yang dilakukan Desti.


" Sudah puas?" Tanya Wawan yang berhasil membuat Desti polos


" Puas sekali sayang, aku mau lebih dari ini sayang." Lanjut Desti yang langsung ajak Wawan rebahan, dan ritual sebelum tidur pun segera dimulai.


Dilain sisi, Zikri melihat wanita bayarannya babak belur, saat mau masuk lobi hotel. membuat Zikri marah saat mendengar penjelasan wanita bayarannya.


" Suruh siapa kamu kecentilan hah, saya kan sudah suruh kamu tunggu dikamar biasa, itu artinya saya sudah bayar kamu kan. makannya jadi cewek jangan terlalu matre yah begini kan wajah kamu memar, rambut berantakan, dan badan kamu lecet begini." Bentak Zikri kesel, sudah bayar mahal dan sudah membayangkan malam ini tidur dengan nyenyak tapi kenyataannya wanita bayarannya babak belur karena laki laki yang ditemui nya tadi


" Maaf kan saya Zikri, tapi jadi kan malam ini kan, saya mohon uangnya jangan diambil lagi yah." Ucap wanita bayarannya Zikri dengan memelas.


" Kali ini kamu saya maafkan, lain kali seperti ini lagi, saya miskin kan kamu mengerti." Bentak Zikri kesel, karena panjat pinang harus melihat wajah yang penuh dengan luka dan tidak enak dilihat.


" Iyah, terimakasih banyak." Lanjut wanita bayarannya Zikri bahagia dan bersyukur karena Zikri mau tetep melanjutkan panjat pinangnya.


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun.


__ADS_1




__ADS_2