Terpaksa Menikahi CEO

Terpaksa Menikahi CEO
Sudah lama kosong, tiba tiba ada didalam rumah.


__ADS_3

Tetangganya Desti melihat motor orang tuanya, jiwa keponya langsung membuatnya datang ke rumahnya Desti yang kebetulan ada didepan rumah siap siap buat berangkat kerja.


" Ada di rumah pak?" Tanya tetangga Desti yang super julid


" Iyah memang ada di rumah Bu, memangnya kenapa yah?" Tanya bapak nya Desti berusaha tenang, wajar kalo tetangganya heran


" Sudah lama kosong, tiba tiba ada didalam rumah. kalian kapan pulangnya? perasaan saya tidak lihat anda ada didalam rumah atau masuk kedalam rumah?" Tanya tetangganya Desti semakin penasaran, karena sebelum masuk kedalam rumah, rumahnya Desti masih mati lampunya.


' Memangnya saya ada didalam rumah harus laporan yah Bu, sudah yah saya mau berangkat kerja dulu." Lanjut bapak nya Desti kesal, pagi pagi sudah diajak rumpi tidak penting.


Dilain sisi, Desti membantu emak nya masak buat belajar kelompok sama Sulis, Desti melihat isi kulkas langsung bernafas lega karena Wawan memberikan bahan makanan yang enak enak dari ayam, ikan, daging, dan aneka macam makanan seafood.


" Tuan Wawan gengsinya tinggi yah Bu, ada bagusnya juga temen Desti dikasih makan yang enak seperti ini. jadi tidak bingung mau kasih makan apa secara Sulis anak orang kaya dan makanannya juga pasti yang mahal dan enak enak." Ucap Desti bersyukur punya suami yang tajir


" Iyah nak, walaupun emak tidak pernah makan makanan seperti ini, setidaknya ada temen kamu kita jadi bisa makan enak selama tiga hari tinggal disini." Ucap Emak nya Desti bahagia


" Iyah mak, semoga saja selama Sulis di rumah tidak ada yang ganggu takutnya jadi masalah." Lanjut Desti harap harap cemas


" Semoga saja nak, emak juga malu kalo banyak tetangga banyak tanya soal keluarga kita." Lanjut Emak nya Desti karena jadi bahan gosipan para tetangga, karena Desti setelah lulus sekolah tidak terlihat di rumah sama sekali.


Dilain sisi, Wawan yang biasanya mendapatkan vitamin dari Desti, membuatnya jadi candu baru saja beberapa jam tidak ketemu sudah merasa rindu


" Astaga Desti, bikin kangen saja. biasanya setiap pagi dia masak, setelah masak panjat pinang, dan siapin keperluan ke kantor, tapi sekarang semuanya kembali melakukan apapun sendirian." Ucap Wawan kesel, Wawan ingin sekali datang ke rumahnya Desti, dan minta haknya


Dilain sisi, Sulis siap siap ke rumahnya Desti, sejujurnya Sulis ragu datang ke rumahnya Desti, tapi demi tugas kuliah mau bagaimana lagi.


" Astaga, Sulis ngapain sih ragu ke rumahnya Desti, mau status sosial dia dibawah, bukan berarti tidak pantas ditemani cuman karena bukan kalangan orang berada." Ucap Sulis, menyemangati dirinya sendiri supaya bisa menerima Desti walaupun perbedaan status sosialnya

__ADS_1


Sulis memeriksa buku yang akan dibawa ke rumahnya Desti, Sulis melihat makeup nya sudah terlihat sempurna langsung jalan ke rumahnya Desti


Dilain sisi, Diam diam Wawan memerintahkan bodyguard untuk jaga jaga dihalaman depan rumahnya Desti, takutnya ada tetangga yang kepo sama temennya Desti


" Tuan Wawan bener bener yah, kasih pekerjaan yang tidak penting seperti ini, lebih baik di rumah nya tuan santai dan adem lagi tidak seperti ini sangat panas dan bikin gerah saja." Protes bodyguard yang nyamar jadi ojek pangkalan


" Biarin lah, lagian kontrak pernikahn mereka masih lama berakhirnya, lagian malu juga kalo orang luar tahu, lebih baik repot keluarin uang seperti sekarang kan." Ucap bodyguard yang diajak jadi ojek pangkalan


" Lagian karena pekerjaan tambahan seperti ini, kita berlima dapat bonus kan dari tuan jadi jangan protes lah." Protes Bodyguard yang tidak ambil pusing sama apapun tugas yang diberikan Wawan.


" Bonus yang lumayan lagi kan." Lanjut bodyguard yang lain, yang aji mumpung


Dilain sisi, Sulis tiba dirumahnya Desti, rumah yang cukup luas dan nyaman tidak sesuai prediksi Sulis yang rumahnya sangat kumuh dan sangat kesusahan.


" Rumahnya boleh juga, dikirain kumuh." Ucap Sulis siap siap turun dari mobil


" Des, maaf yah telat, soalnya macet sekali maklum lah Jakarta padat kendaraan dimana mana." Ucap Sulis jalan kearah Putri


" Iyah tidak masalah Sulis, hayo masuk, kebetulan sekali emak saya lagi masak banyak." Lanjut Desti bohong, karena masakan sudah disiapkan sama Wawan.


Emak nya Desti yang melihat anaknya masuk kedalam rumah ngajak temennya, langsung ngajak makan bareng. untungnya masakan sudah matang dari tadi, dan sudah disiapkan buah dan minuman segar juga.


" Bagaimana masakan saya dan emak saya?" Tanya Desti deg degan takut tidak sesuai lidahnya Sulis


" Enak sekali masakannya, sudah biasa masak pasti enak hasil masakannya. emak kamu tidak kerja Desti?" Tanya Sulis sambil menikmati makanannya lagi


" Alhamdulillah kalo enak, nanti siang berangkatnya, soalnya bos orang tua saya kalo pagi tidak suka sarapan jadi ke rumah bosnya sedikit siang." Lanjut Desti semakin pandai berbohong, demi menutupi rahasianya.

__ADS_1


" Oh pantasan Des, yah sudah kita habis membersihkan bekas makan kita kerjain tugas kampus yah." Lanjut Sulis, merasa tidak enak habis makan tidak dibersihkan


" Tidak usah Sulis, masa tamu dibikin repot. yah sudah yuk kita belajar sekarang" Lanjut Desti yang tidak enakan masa temen harus membersihkan bekas makannya.


Desti langsung tarik tangannya Sulis untuk ke kamar dan belajar bareng, Desti sengaja langsung membahas mata kuliah, beruntungnya kamarnya sudah dirapihkan.


Dilain sisi, Zikri melihat jadwal Wawan untuk hari ini, berniat masuk kedalam ruangan Wawan.


" Badan kamu lemes sekali,memangnya memikirkan apa?" Tanya Zikri yang jalan ke meja kerjanya Wawan


" Lemes karena tidak mendapatkan vitamin dari Desti, dari kemarin sampai pagi ini." Ucap Wawan kesel dan sedih, tidak mendapatkan haknya.


" Sabar lah bro, pasti bakal ada waktunya Desti pernah entah kemana seperti ini. makannya tidak enak nikah muda seperti bos kamu." Lanjut David yang dari dulu paling malas disuruh nikah karena tahu akan banyak drama.


" Nanti sore jemput Desti suruh pulang, sedangkan orang tuanya suruh kembali ke apartemen, biar bahan masakan ssuruh bawa ke apartemen saja, saya tidak mau nunggu terlalu lama Desti kembali ke rumah saya." Lanjut Wawan yang tidak bisa nunggu lama


" Siap tuan laksana kan tugas dari tuan" Lanjut Zikri yang senyum sinis melihat Wawan, yang sepertinya sudah ketergantungan sama Desti.


Dilain sisi, Emak nya Desti ngintip anaknya yang lagi fokus belajar bersama, Desti melarang emak nya membuatkan minuman maupun bawain cemilan ke kamar.


" Belajar yang rajin nak, supaya pengorbanan kita tidak sia sia dengan hasil prestasi Desti yang membanggakan." Batin emak nya Desti berharap anaknya bisa prestasi selama kuliah, setelah puas ngintip anaknya langsung kembali ke kamarnya.


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun.



__ADS_1



__ADS_2