
Desti menikmati pemandangan indah di kota Jogja, kali ini Desti ingin sekali menikmati wisatanya dengan memakai Delman, membuat Wawan memerintah kan bodyguard nya untuk sewa Delman selama ada di kota Jogja.
" Terimakasih sayang, selalu turutin apapun yang aku ingin kan, aku sangat bersyukur punya suami seperti ayah, yang mampu mewujudkan setiap keinginan bunda selama bulan madu." Ucap Desti bahagia dan teharu diakhir bulan madu lagi lagi Wawan mewujudkan impiannya dengan menyewa delman.
" Sama sama sayang, sudah jadi kewajiban suami untuk memenuhi apapun keinginan istri sayang, selama aku mampu akan aku berikan untuk bunda sayang." Ucap Wawan sambil meluk Desti dari belakang
" Terimakasih ayah mau mempertahankan pernikahan kita, dan sampai sekarang kita tidak pernah berantem sama sekali, terimakasih sayang aku sangat bersyukur." Lanjut Desti yang tidak menyangka rumah tangganya selalu harmonis, tanpa ada keributan apapun.
" Sama sama sayang, bunda layak dicintai dan dipertahankan sayang, selama ini bunda selalu turutin apapun apa kata ayah, membuat ayah nyaman didekat bunda. terimakasih sayang" Lanjut Wawan, Wawan tahu kalo Desti berusaha sabar supaya dirinya tidak banyak marah marah.
__ADS_1
Wawan ngajak Desti untuk masuk kedalam rumah, karena udara semakin dingin, dokter dari jauh memantau kondisinya Desti. diam diam dokter memberitahu apa yang dilihatnya ke orang tuanya Wawan yang ada di US.
" Mereka pasti bangga sama perubahan anak mereka, yang semakin hari semakin ramah, Desti bener bener membawa dampak positif untuk Wawan jadi lebih baik." Batin dokter yang juga sahabatnya Wawan dari kecil, sudah faham bagaimana Wawan, dan Desti mampu merubah Wawan dengan kesabaran dan kebaikan nya.
Dilain sisi, Emak nya Desti ngajak Rizki ke Mall untuk beli mainan untuk anaknya Wawan, membuat Rizki merasa iri sama persiapan yang dilakukan orang tuanya Desti untuk menyambut cucunya walaupun masih lama, tapi sudah merencanakan beli ayunan dan perosotan untuk cucunya.
" Tuan, tuan, kenapa melamun tuan? maaf kalo kita minta diantar tuan, saya tidak bisa memakai ATM tuan apa lagi suami saya." Tanya Emaknya Desti heran melihat Zikri diam saja.
' Iyah tidak masalah, buruan Kalian pilih mainanan yang kalian inginkan, besok bisa dipasang di rumahnya tuan Wawan." Ucap Zikri yang males lama lama di Mall
__ADS_1
" Baik tuan" Lanjut Emak nya Desti tidak mau lama lama belanja, sebelum Zikri marah karena kelamaan nunggu belanja.
Zikri melihat mantan wanita bayarannya, lagi duduk sendirian di restoran, langsung menghampirinya rasa penasaran membuat Zikri mau menemui perempuan yang mau menemaninya sepanjang malam.
" Lagi nunggu tamu?" Tanya Zikri sinis
" Iyah Zikri, sudah setengah jam tapi tidak muncul juga, ditelefon tapi tidak diangkat sama sekali." Ucap wanita bayarannya Zikri sedih, sudah makan dan minum, tapi pelanggannya pergi entah kemana.
" Wanita bodoh, kamu ditinggal sama laki laki itu, kalo dia serius mau bersenang senang sama kamu, ini sudah setengah jam kan, tidak muncul juga, bahkan selama saya ada disini tidak ada yang menemui kita kan, sekarang pergi lah dari pada membuang waktu dengan sia sia" Lanjut Zikri merasa kasihan, karena perempuan didspannnya cuman untuk dipermainkan saja
__ADS_1