Terpaksa Menikahi CEO

Terpaksa Menikahi CEO
Kalian pulang diantar Zikri pulangnya


__ADS_3

Desti mengajak kedua orang tuanya belanja tas dan handphone baru, walaupun toko pemberian Wawan cukup rame dan sudah memiliki penghasilan sendiri, tapi Wawan minta Desti untuk ajak orang tuanya belanja dan dibayarin sama Wawan.


" Kalian pulangnya diantar sama Zikri pulangnya, kita mau melanjutkan jalan jalan berdua." Ucap Wawan melihat Zikri, Wawan memaksa Zikri untuk ikut ke Mall supaya mertuanya bisa pulang bareng Zikri


" Sial, dipaksa ke mall cuman untuk anterin mereka pulang saja? yang bener saja sih Wan, saya lagi nanggung ternyata disuruh seperti ini." Tegas Zikri kesel, dikirain ada pekerjaan penting yang mendadak, ternyata nganterin mertuanya untuk pulang.


" Tidak usah nak Wawan, biar kita naik angkot saja pulangnya. kasihan nak Zikri lagi enak enak diganggu sama nak Wawan." Ucap bapak nya Desti merasa tidak tega sama Zikri.


" Apa angkot? yang bener saja sih pak, anda mau menghina saya, dengan naik angkot?" Tanya Wawan dengan kesal, bisa bisanya mertuanya pulang naik angkot apa kata tetangga yang melihatnya


" Anda berdua naik angkot, besok saya jadi pengangguran, sudah hayo lah jalan huh." Bentak Zikri kesel, menatap sinis kedua orang tuanya Desti. Zikri jalan duluan ke mobilnya.


" Bunda dan ayah hati hati dijalan yaah." Ucap Desti Salim ke emak dan bapak nya


Orang tuanya Desti ngangguk dan langsung jalan ke mobil, sebelum Zikri semakin kesal karena waktunya sudah diganggu sama Wawan.

__ADS_1


" Sayang, memangnya kita mau kemana?" Tanya Desti melihat Wawan, setelah orang tuanya jalan ke mobilnya Zikri


" Muter muter saja sayang, menikmati pemandangan kota ini, sampai bunda lapar lagi, dan kita bisa makan malam lagi sayang." Ucap Wawan merangkul pinggangnya Desti


' Oh keliling kota ini, oke lah aku setuju sayang, dari pada langsung pulang kan, lagian ayah bawa supir juga kan." Lanjut Desti merebahkan kepalanya di lengannya Wawan


" Memang sengaja sayang, biar kita bisa bermesraan didalam mobil sambil menikmati pemandangan kota Jakarta." Lanjut Wawan mencium kepalanya Desti


Wawan ngajak Desti ke mobilnya, pelan pelan Wawan bantuin Desti masuk kedalam mobil dan membuat Desti duduk dengan nyaman.


" Maaf kan saya tuan, sudah merepotkan tuan seperti ini, saya tidak tahu kalo nak Wawan minta tuan antar pulang." Ucap Emak nya Desti merasa bersalah


" Berisik, sudah lah diam saja, saya semakin kesel kamu ngomong seperti itu." Bentak Zikri kesel, karena waktunya diganggu seperti ini.


" Maaf tuan" Ucap Bapak nya Desti merasa bersalah

__ADS_1


Kedua orang tuanya Desti lebih memilih diam, dari pada Zikri semakin kesel karena diajak ngobrol, karena mood nya Zikri lagi tidak baik baik saja.


Dilain sisi, Wawan ngajak Desti ke taman kota, Wawan pakaikan Desti jaket tebal supaya tidak kedinginan.


" Sayang, Bagaimana apa suka jalan jalan kesini?' Tanya Wawan, pertama kalinya ke taman kota, Wawan paling malas jalan jalan seperti ini.


" Sangat suka sayang, pemandangannya indah, terimakasih yah sudah ajak aku ke tempat ini makan malam." Ucap Desti bahagia, pertama kalinya pergi ke ttaman kota


"Bunda mau makan apa?' Tanya Wawan sambil melihat pedagang dipinggir jalan


" Sate sayang, aku ingin makan sate disini." Lanjut Desti dengan manja


" Boleh sayang" Lanjut Wawan dengan lembut, Wawan ngajak Desti ke pedagang sate yang diinginkan Desti


*********************** TAMAT**************

__ADS_1


Maaf yah tamat nya gantung guys, next saya bikin kelanjutan hubungan Desti dan Wawan setelah melahirkan guys. terimakasih yang selalu baca karya saya sampai tamat


__ADS_2