Terpaksa Menikahi CEO

Terpaksa Menikahi CEO
Jembatan Siti Nurbaya


__ADS_3

Bodyguard akhirnya mendapatkan tempat tinggal untuk rombongan Wawan, Wawan sengaja memesan tempat tinggal mendadak karena tidak akan tinggal seterusnya di kota yang dikunjunginya.


" Bagaimana kondisi isttri saya?" Tanya Wawan kwatir karena tadi Desti ngeluh sakit perut


" Tadi guletnya terlalu lama yah tuan?" Tanya dokter menatap Wawan


" Iyah dokter, habisnya saya tidak tahan dokter, apa lagi gulet sebentar itu mana enak dokter." Ucap Wawan nyengir nyengir


" Astaga, pantas saja istri anda sakit tuan, saya kan sering bilang jangan lebih dari tiga puluh menit tuan, bisa bahaya untuk anak kalian.untungnya saat istri anda merasa sakit langsung berhenti, jadi anak kalian tidak kenapa napa tuan. saya sudah memberikan obat pereda sakit, jangan diulangi lagi tuan ini anak pertama kalian." Tegas dokter walaupun kesel, tapi memaklumi karena semua yang sudah bersuami pasti guletnya tidak bisa sebentar


" Baik dokter nanti saya akan kasih tahu suami saya, maaf sudah merepotkan dokter." Ucap Desti merasa malu sama kelakuan Wawan


" Sama sama bu, kalo ada apa apa tinggal panggil saja." Lanjut Bodyguard


Wawan memerintahkan Bodyguard dan dokter kembali ke tempatnya, Wawan ngajak Desti siap siap melanjutkan perjalanan ke Jembatan Siti Nurbaya.


' Bunda, sudah siap melanjutkan perjalanan pertama kita?" Tanya Wawan membantu Desti untuk duduk didalam mobil

__ADS_1


" Sudah siap ayah sayang, oh yah biarin dokter menikmati jalan jalannya sayang, jangan diajak sama kita yah." Ucap Desti merasa tidak enak karena dokter stanbay melihat kondisinya terus menerus.


" Sayang, dokter ada disini tujuannya kan untuk memeriksa kondisi bunda kapan pun dan dimana pun, selama sebulan kita bulan madu sayang. jadi wajar dokter selalu ikut kemana pun kita pergi.' Lanjut Wawan heran sama Desti, bisa bisanya minta dokter tidak ikut kemana pun mereka pergi


" Iyah sayang, maaf aku tidak tega saja dokter tidak ada liburan sama sekali sayang" Lanjut Desti meluk Wawan dari samping


" Iyah sayang, memang tugas dia seperti itu, sudah jangan bahas dokter terus yah sayang, sekarang bunda rebahan saja selama perjalan atau mau makan apa?" Tegas Wawan tidak suka Desti bahas yang tidak penting


Dilain sisi, Zikri melihat jadwal yang akan dijalankan hari ini, langsung cemberut kesel karena kegiatan hari ini cukup padat dengan banyak nya rapat.


" Begini rasanya punya bos yang bulan madu setelah nikah, apa kalo saya nikah Wawan juga sesibuk ini yah." Bagi. Rizki sambil siap kan bahan rapat


Dilain sisi, Emak nya Desti melihat kamar calon cucunya yang sudah dikerjakan sama tukang yang dipilih sama Desti


" Wallpaper kamar ini masih seperti ini dulu yah, tidak kami buat permanen, mengingat jenis kelamin anaknya belum tahu, jadi masih netral dulu." Ucap Tukang yang diminta renovasi kamar tamu jadi kamar anak.


" Iyah tidak masalah pak, yang penting isi kamar saja yang sesuai keinginan Desti dan Wawan." Ucap Emak nya Desti melihat tumpukan baju baju anak dilemari.

__ADS_1


" Kamar ini akan kami pasangkan cctv Bu, selain itu ada fasilitas kulkas dan kompor kecil untuk kegiatan masak air panas untuk menghangatkan ASI" Lanjut tukang yang nunjuk bagian bagian untuk simpan kulkas dan kompor kecil.


" Alhamdulillah jadi juga, dari pada harus capek capek ke dapur buat menghangatkan ASI" Lanjut Emak nya Desti bahagia karena menantunya mau turutin idenya.


Dilain sisi, Fotografer yang diajak Wawan jalan jalan selama bulan madu, supaya punya kenang kenangan setiap tempat yang dikunjungi


" Sayang, kita pakai baju seadanya kita kan? yang natural saja yah, jangan ada acara ganti baju segala?" Tanya Desti penasaran sama rencana suaminya.


" Tidak ganti baju sama sekali sayang, Iyah natural saja yang penting momentum bulan madu kita bisa diabadikan selama diperjalanan menuju pulang.


" Iyah sayang* Lanjut Desti merasa lega karena suaminya tidak berlebihan selama pemotretan.


Setelah difoto Desti dan Wawan menikmati pemandangan indah Jembatan Siti Nurbaya sambil menikmati makanan yang sudah dibawakan.


" Kalo malam lebih bagus sayang, banyaknya lampu lampu yang dipasang disekitar jembatan ini." Ucap Wawan senyum bahagia melihat Desti


" Serius sayang? mau dong sayang, malam malam kita kesini lagi?" Tanya Desti penasaran

__ADS_1


" Tentu boleh sayang, nanti malam kita kesini yah, rencananya memang malam nanti aku ajak bunda kesini buat dinner dan foto foto yang ada apanya." Lanjut Wawan melihat Desti penampilannya terlihat cantik dengan riasan yang tidak terlalu tebal


__ADS_2