Terpaksa Menikahi CEO

Terpaksa Menikahi CEO
temani saya selama ikut tes


__ADS_3

Desti merasa lega akhirnya selesai juga ujian tes masuk kuliahnya, Desti melihat Wawan masih nungguinnya merasa bahagia melihatnya.


" Tuan, terimakasih sudah mau temani saya selama ikut tes." Ucap Desti melihat Wawan yang sibuk sama handphone nya.


" Sama sama, bagaimana tesnya lancar? bisa kan?" Tanya Wawan, langsung berdiri.


" Alhamdulillah lancar tuan, semua yang saya baca Alhamdulillah ada disoal tadi." Lanjut Desti senyum bahagia, melihat perhatian nya Wawan


" Bagus, yah sudah makan yuk setelah itu kita lanjut kewajiban kamu." Lanjut Wawan pura pura serius


" Setiap tuan, saya juga lapar tuan." Lanjut Desti pegang perutnya


" Kamu minum pil setan kan?" Tanya Wawan memastikan kwartir Desti ceroboh


" Setiap hari minum tuan, kan tuan sendiri yang tidak mau keceebongnya berubah." Lanjut Desti merasa sedih sekali, pernikahan yang tidak bahagia dan tidak akan pernah punya anak sama sekali.


" Bagus, yah sudah buruan jalan ke mobil, kita akan jalan jalan, sambil panjat pinang didalam mobil." Lanjut Wawan langsung jalan diikuti sama Desti dibelakang


Wawan paling suka sekali panjat pinang didalam mobil, saat mobil berjalan mempunyai sensasi luar biasa. membuat perempuan yang diajaknya cuman bisa pasrah menerima walaupun rasa takut menghampirinya.


" Sayang, aku takut sekali saat belokan, peluk aku yah sayang." Ucap Desti masja, Desti masuk kedalam mobil diikutin sama Wawan.


" Sudah pasti sayang, percayakan saja sama aku sudah terbiasa sayang." Ucap Wawan duduk didepannya Desti.


" Astaga mereka mau melakukannya lagi" Baatin supir saat mendengar obrolannya Wawan dan Desti, apa lagi Desti kini polos sambil rebahan.


" Hey, bawa mobilnya jangan ngebut ngebut yah." Ucap Wawan melihat supir nya.


" Baik tuan saya akan hati hati bawa mobilnya." Ucap supirnya Wawan berusaha tenang, walaupun dari tadi keringat dingin.

__ADS_1


Wawan dengan satu gerakan berhasil memasuki hutan belantara, Membuat Desti menahan nyeri nyeri luar biasa dan berusaha menik matiii setiap pergerakan cepat yang dilakukan Wawan.


" Aaaaaa, sayang luar biasa." Desa han Desti sambil meluk Wawan


" Terus lah mendeeeesaaaaaah sayang, aku suka sekali mendengarnya." Ucap Wawan, Wawan menggerakkan pinggangnya maju dan mundur. sambil m3r3m45 gunung kembar dengan cepat, membuat Desti semakin berusaha menahan sakit.


" Aaahhh, Iyah Wawan sayang, luar biasa sayang. aku suka sekali." Desa han Desti semakin mempererat pelukannya, antara takut jatuh dan menahan rasa nyeri.


" Apa kamu mau panjat pinang sama supir kita?, sepertinya dia tersiksa mendengar suara merdu kamu dan aku sayang?" Tanya Wawan sambil melihat supir didepan.


" Aaahhh, terserah kamu saja sayang, aku nurut saja apapun yang kamu ingin kan sayang." Lanjut Desti terasa melayang, Desti mencium duluan bibir suaminya.


" Jangan didalam mobil, pas sudah sampai di rumah, kalian bisa lakukan di kamarnya tapi sebentar saja yah." Lanjut Wawan yang berbaik hati mau berbagi.


" Iyah sayang, oooohhhhh aaahhh, Wawan sayang. semakin lama semakin luar biasa." Desa han Desti semakin cetar membahana menyebut nama Wawan


Cairan pun keluar, Wawan langsung membersihkannya pakai tissue yang sudah disediakan, begitu dengan Desti.


" Apa, tidak salah pak saya setiap hari harus lembur pak, berarti saya gajinya ditambah yah?" Tanya ayah nya Desti


" Enak saja, tuan Wawan yang memerintahkan saja, menyampaikan kalo anda harus bekerja sampai malam setiap harinya nya. alasannya saya tidak tahu yaah, yah sudah mulai hari ini kamu bekerja dari jam delapan pagi sampai jam sembilan malam." Ucap kepala bagian office boy


" Baik pak, apapun pekerjaan yang diberikan, saya dengan senang hati menerimanya" Lanjut ayah nya Desti pasrah dan tidak ada pilihan lain, selain pasrah menerimanya.


Dilain sisi, Desti kaget melihat mobil baru, ada dirumahnya Wawan. membuat Desti langsung jalan kearah mobil baru yang sudah terparkir dengan manis.


" Mobil siapa tuan?" Tanya Desti penasaran


" Mobil yang akan mengantar kamu, kemana pun kamu pergi, didalam mobil sudah terpasang cctv. ingat jangan melakukan kesalahan apapun, selama kamu disini yah. bagaimana suka sama mobilnya?" Tanya Wawan senyum licik

__ADS_1


" Sangat suka tuan, terimakasih atas pemberian fasilitasnya tuan." Lanjut Desti langsung mencium Wawan, tidak peduli dilihatin banyak karyawannya Wawan.


" Tanda terimakasihnya dilanjut didalam kamar yah, yah sudah sana panjat pinang sama supir, ingat jangan lama lama foreaplay nya, langsung keinti permainan saja." Tegas Wawan tidak ingin menunggu terlalu lama.


" Baik tuan, saya tidak akan lama, terimakasih sudah diberikan ijin." Ucap supirnya Wawan bahagia, langsung ajak Desti ke kamarnya


" Rapornya punya karyawan satu hobi yah begini, pengen juga walaupun gratis.' Protes Wawan sambil melihat Desti dan supirnya semakin jauh jalannya.


Dilain sisi, Zikri senyum puas melihat ayah nya Desti, bekerja sampai malam, karena Wawan memberikan mobil untuk Desti membuat Wawan memaksa ayah nya bekerja sampai malam.


" Kasihan juga, apapun yang diberikan ke Desti, pasti yang kena imbasnya bapak nya. suruh siapa anaknya disuruh nikah demi biaya kuliah." Batin Zikri senyum licik, dan langsung pergi sebelum banyak pertanyaan.


Dilain sisi, Emak nya Desti menciptakan banyak kebohongan demi tetangganya tidak bertanya tentang keberadaannya Desti, sejujurnya sangat malu sampai para tetangganya tahu anaknya baru lulus SMU dipaksa menikah.


" Anak saya, tinggal sama saudaranya kerja, sudah ibu ibu jangan kepo sama urusan keluarga saya terus. memangnya keluarga ibu ibu sudah jauh lebih bener apa." Tegas emak nya Desti kesal, karena anaknya selalu dijadikan bahan gosip yang tidak tidak


" Oh tinggal sama saudaranya yah, kasihan sekali cantik cantik langsung kerja, tidak melanjutkan pendidikannya, padahal kan jadi juara kelas tiga." Ledek tetangganya Desti.


" Biar lah Bu, itu pilihan Desti sendiri. yah sudah permisi saya mau masak untuk suami saya." Lanjut Emak nya Desti semakin kesal, selalu saja setiap belanja jadi bahan gosip para tetangga.


Dilain sisi, Desti menyiapkan makan siang untuk Wawan, Wawan sengaja minta Desti memaki baju seksi di rumah, membuat para karyawannya Wawan. menegang menahan nafsongnya.


" Makan siang pakai apa Desti?' Tanya Wawan yang suka sama masakan Desti


" Masak seafood tuan, ada sayur kangkung, dan menu penutupnya jelly tuan.' Ucap Desti yang langsung ambilin nasi untuk suaminya.


" Woh enak sekali, oh yah kamu pakai baju seksi seperti ini semakin terlihat cantik Desti. besok rambut kamu potong diatas bahu yah." Lanjut Wawan memperhatikan l3h3rnya Desti yang tertutup sama rambut.


" Baik tuan, silahkan menikmati masakan saya." Lanjut Desti memberikan masakannya ke Wawan

__ADS_1


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun


__ADS_2