
Galaksi bangun dan meraba kasur. Ia seketika duduk di tengah ranjang saya ia tidak menemukan tubuh istrinya. Galaksi berteriak, "Rora! Kau di mana?"
Tidak adanya sahutan dari dalam kamar mandi membuat Galaksi langung melompat turun dari atas ranjang sambil memunguti semua bajunya yang berserakan di lantai dan bergegas memakai kembali semua bajunya itu. dan berlari keluar dari dalam kamar untuk mencari istrinya karena ia takut istrinya kabur dan pergi meninggalkan dirinya.
Galaksi tersenyum lega saat ia menemukan Auroa tengah berjemur dengan Awan di halaman belakang saat mbak Bun asyik memasak di dapur.
Galaksi kemudian melangkah pelan dan langung memeluk Aurora dari arah belakang dan setelah mengecup leher Aurora dan mencium perut Awan, Galaksi berkata, "Kenapa bangun pagi banget? Kamu nggak capek? Semalam, kan, kita bergulat gila-gilaan?"
Aurora menepis tangan Mikha yang hinggap di dadanya sambil berkata, "Ish! Ada Awan, Mas"
Galaksi terkekeh geli dan berkata, "Awan belum paham"
"Tapi, tetap aja aku malu" Sahut Aurora.
Galaksi terkekeh geli dan setelah mengecup bibir Aurora dan mencium pipi Awan, Galaksi berkata, "Aku mau mandi dan bersiap ke kantor"
"Hmm. Sebentar lagi Awan juga selesai berjemur, aku akan mandikan Awan setelah ini dan kita sarapan bareng"
Galaksi mencium pucuk kepala Aurora dan menyahut, "Hmm"
Hari-hari bahagia dan penuh cinta kasih dilalui Galaksi dan Aurora di rumah seluas dua ratus meter itu dengan rasa syukur. Awan pun memiliki penuh cinta kasihnya Galaksi dan Aurora.
Hal itu membuat Mawar semakin kesal dan dibakar kecemburuan. Putra tercintanya lebih memilih hidup bersama wanita dari kelas rendahan daripada dengan dirinya, mama yang sudah berusaha payah mengandung, melahirkan dan membesarkannya.
Dan kecemburuan dan amarahnya Mawar membuat Mawar melakukan hal-hal yang lebih kejam dan keji pada keluarganya Aurora dengan harapan, Aurora pergi meninggalkan Galaksi.
__ADS_1
Namun, Mawar tidak menyangka kalau dia berhadapan dengan keluarganya Kibar yang lebih kaya dan lebih berkuasa dari dirinya. Sehingga perbuatan jahat dan keji ya Mawar menjadi bumerang bagi Mawar sendiri.
Dua tahun kemudian........
Galaksi dan Aurora menatap wajah mamanya Galaksi yang berada di balik jeruji besi.
Berkat kerja keras Kibar, Pamannya Aurora, dan Galaksi juga Herman, semua kejahatannya Mawar terungkap. Bahkan identitas aslinya Bintang yang bukan adik satu ayah dengan Galaksi pun terungkap. Mawar ternyata pernah berselingkuh dan hasil perselingkuhannya itu lahirlah Bintang.
Papanya Meda dan Rora mengetahui perselingkuhan itu dan karena takut ketahuan, Mawar merekayasa kecelakaan papa dan mamanya Meda dan Rora. Selain itu, Mawar juga yang menyebabkan paman keduanya Aurora meninggal dunia secara tidak langsung karena fitnah yang Mawar lakukan, lalu Mawar juga yang sudah menculik paman ketiganya Aurora untuk mengancam Aurora agar meninggalkan Galaksi. Beruntung paman ketiganya Aurora berhasil ditemukan dan diselamatkan. Bahkan Mawar tega hendak membunuh Bintang untuk menutupi jejak aibnya.
Dari kejadian itu, Bintang menjadi akrab dengan Aurora dan Kibar. Bahkan Kibar dan Bintang akhirnya berpacaran.
Galaksi menatap mamanya dengan wajah kecewa dan sedih. Galaksi kemudian berkata, "Bintang masih belum mau ke sini untuk menjenguk Mama. Aku memahaminya dan aku tidak akan memaksa Bintang. Karena Mama ternyata adalah seorang monster"
Mawar menangis histeris di balik jeruji besi kemudian berkata, "Mama melakukannya demi kamu. Mama hanya mencintai kamu, Gala"
Galaksi kemudian mengajak Aurora pergi meninggalkan mamanya.
"Tidakkkk!!!!! Gala! Jangan tinggalkan Mama!!!!!!" Pekik Mawar dengan derai air mata.
Sesampainya di rumah, Galaksi memangku Awan yang sudah berumur dua tahun dan Aurora menyuapinya. Setelah selesai menyuapi Awan, Aurora pergi ke dapur. Lalu, muncul kembali di depan Galaksi sambil menunjukan alat tes kehamilan.
"Apa ini?" Tanya Galaksi.
Aurora merengkuh Awan ke dalam gendongannya dan berkata, "Lihatlah sendiri, Mas!"
__ADS_1
Galaksi mendongak kaget saat ia menemukan dua garis merah di alat tes kehamilan. Pria tampan itu kemudian menatap istri kecilnya dengan wajah bingung, "Kau hamil? Benarkah?"
Aurora menganggukan kepalanya. Aku sudah periksa ke dokter kemarin pas aku dari dinas malam dan aku benar-benar hamil. Sudah enam Minggu, Mas. Bayinya sehat"
Galaksi langsung memeluk Aurora yang sedang mengendong Awan. Galaksi menciumi wajah istrinya, lalu ia menciumi wajah Awan sambil berkata ke Awan, "Kamu akan punya adik, Sayang"
Awan menyahut, "Ya, ya, ya" Dengan senyum semringah"
Tiba-tiba muncul Kibar dan Bintang di depan Galaksi dan Aurora.
Galaksi berkata ke Bintang dan Kibar, "Aku punya kabar baik. Awan mau punya adik"
Kibar dan Bintang memekik, "Selamat untuk kalian berdua dan untuk Awan juga. Emm, kamu juga punya kabar baik"
"Apa itu?" Tanya Galaksi dan Aurora secara bersamaan.
"Kami Minggu depan mau menikah" Sahut Kibar.
"Wah, selamat untuk kalian berdua!" Pekik Galaksi dan Aurora secara bersamaan.
Lalu, semuanya saling berpelukan dengan tawa bahagia.
...❤️❤️❤️Tamat❤️❤️❤️...
...Promo Novel Baru❤️ Fresh from the oven ❤️...
__ADS_1