
Selamat! Membaca 🤗
☘️✨☘️✨☘️✨☘️
"Ya Tuhan, tolong berikan aku bantuan, agar aku bisa lepas dari pria-pria yang tidak punya otak ini."Doa Mikha dalam hatinya.
Ke empat orang yang mengelilingi Mikha melakukan gerakan memutar, mengelilingi Mikha, yang tengah waspada.
Salah satu dari mereka sampai mengusap air liurnya sambil berucap.
"Aku pasti tidak akan pernah bisa melupakan pengalaman malam ini, pengalaman bersama gadis cantik dan molek seperti ini."
"Menjijikkan!"gumam Mikha.
"Tentu saja, karena kita akan menghabiskan malam ini sampai membuat gadis yang ada di depan kita merintih sepanjang malam. Hahaha..!"Sahut temanya.
Hahaha..
Hahaha...
Sahutan tawa yang membuat muak, saling bersahutan di kegelapan malam.
Ke empat preman itu terlihat sangat bahagia.
"Jangan pernah berani kalian menyentuh saya. Jika kalian tidak mau menyesal."Ancam Mikha.
"Menyesal? Hahaha... Tentu kami tidak akan pernah menyesal cantik. Justru kami akan selalu mengenang sejarah malam ini."
Satu di antara ke empat orang itu mulai memajukan langkah kakinya mendekati Mikha, dan saat itu juga Mikha memundurkan langkahnya. Namun tidak bisa terlalu jauh. Karena salah satunya lagi menghadang Mikha dari belakang.
"Kau mau kemana, tidak perlu memberontak. Apa lagi kabur, nikmati saja malam ini bersama kami, kami berjanji akan memberikan kepuasan untuk mu."
__ADS_1
"Dasar Gila!"umpat Mikha, setelah mendengar kata menjijikan dari pria tersebut.
"Sudah! Jangan banyak Cing-cong, bawa dia ke gubuk ujung sana."Perintah pentolan dari kelompok Pria gila itu.
"Siap. Aku pun sudah tidak sabar."Sahut Rekannya, dengan semakin maju me mendekati Mikha.
"Saya bilang, jangan mendekat!"teriak Mikha.
Namun pria itu tidak menggubrisnya, ia semakin melangkahkan kakinya dan ketika sampai di hadapan Mikha, Pria itu mengulurkan tangannya untuk meraih Mikha dan membawanya ke gubuk yang di maksud.
"JAUHKAN TANGAN MENJINAKKAN ITU DARINYA!"satu suara berat dan keras terdengar menusuk di telinga mereka, begitu juga Mikha, dan langsung memutar wajah untuk melihat siapa si pemilik suara.
"Tuan Brian!"
Ya, dia adalah Brian. Dengan sangat mudah lelaki itu menemukan Mikha.
Kedatangan Brian tentu membuat Mikha memiliki harapan untuk selamat. Meskipun lelaki itu kejam. Pasti dia akan menolongnya. Paling tidak untuk malam ini. Pikir Mikha.
"Siapa kau, jangan berani mengganggu kesenangan kami jika tidak mau berumur pendek?"ujar Si penjahat dengan suara yang di buat Kejam. Berharap Brian takut.
Namun, ancaman Pria itu malahan di tanggapi dengan senyum mengejek oleh Brian, yang sangat jelas terlihat meremehkan mereka semua.
"Kurang ajar! Lihatlah, sepertinya dia menantang Kita."Ucap salah satu dari mereka dengan marah.
Brian maju beberapa langkah.
"Berikan gadis itu."Pinta Brian, dengan santai. Padahal baru beberapa detik Lalu ia terlihat marah ketika melihat salah satu dari mereka yang ingin menyentuh Mikha.
"Apa! berikan gadis ini. Cih, ternyata kau menginginkan gadis ini juga. Tapi tenang saja, kami bukan orang yang pelit, kami akan membaginya padamu, tapi setelah kami puas dulu. Baru kami akan memberikan sisanya padamu... Ha...!"
BUG!
__ADS_1
Baru saja pria itu akan membuka mulut untuk tertawa, Brian sudah lebih duluan memukul mulutnya dengan tangan besar dan tenaga kuat yang dia miliki.
Sampai membuat pria itu terhuyung dan jatuh tersungkur.
"Kurang ajar!"umpat pria, sambil menyentuh mulutnya yang ternyata berdarah.
"Kau rupanya berani bermain-main dengan kami?"Dua di antara mereka mencekal lengan Mikha.
"Lepaskan!"Mikha memberontak, dan ia menetap Brian,"Tuan, tolong saya."Pintanya.
"Apa kalian tidak dengar? lepaskan dia, jika kalian tidak mau tangan kalian yang menyentuhnya tidak akan pernah berfungsi kembali!"Ancam Brian.
"Kami tidak takut dengan ancaman murahan itu. Hanya karena kau bisa memukul teman kami sampai berdarah, lantas kau pikir kami akan takut? Tidak akan pernah."Tantangan mereka. Dan masih mencengkram kuat lengan Mikha.
Tidak mau membuang-buang tenaga untuk bertarung dengan para sampah masyarakat ini. Brian mengeluarkan sesuatu dari balik jaket kulit tebalnya.
Dan...
DOR..
DOR....
Bersambung..
☘️✨☘️✨☘️✨☘️✨
Terima kasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏
Mohon dukungannya 🤗
Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini 🙏
__ADS_1
Lope banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️