Terpaksa Menjadi Pengantin Pengganti Tuan Brian

Terpaksa Menjadi Pengantin Pengganti Tuan Brian
Raline Kembali.


__ADS_3

Selamat membaca 🤗


☘️☘️☘️


"Apa kau pergi bersama lelaki pecundang itu?"tanya Handoko dengan menahan kesal.


"Maafkan aku Yah, tapi dia yang memaksaku, jika aku tidak ikut pergi bersamanya dia akan melakukan sesuatu yang buruk pada kita."Jawab Raline. Yang memberi alasan kenapa dia pergi di saat hari pernikahan.


"Kenapa kau tidak membicarakan ini kepada Ayah, apa kau tahu karena ulahmu hampir saja papamu ini terkena masalah besar."


"Sudah Yah, kenapa kau malah memarahi Raline! seharusnya kau bersyukur, Raline bisa kembali dengan selamat dan terlepas dari lelaki gila itu."Sahut Marlina.


Handoko terdiam. Dia sudah tidak lagi berani mengeluarkan sepatah kata pun karena Marlina sudah memarahinya.


"Raline, kau kembalilah ke kamar. Untuk beberapa hari ke depan, kau tetap di rumah jangan pernah kemana-mana seperti apa yang Mamah katakan sebelumnya. Apa kau mengerti!"


"Tapi Mah, aku ingin bertemu dengan Brian. Aku ingin meminta maaf kepadanya."


"Mamah tau, tapi tidak untuk saat ini. Tuan Brian pasti masih dalam emosi yang menggelegar, apa jadinya jika dia bertemu denganmu disaat seperti ini. Tunggu sampai suasana mulai mencair dan mama yang akan mengantarmu menemui Brian."


Raline mengangguk menyetujui ucapan dari Marlina.

__ADS_1


Karena tidak ada pilihan lain, hanya wanita itulah yang saat ini bisa membantu Raline.


**


Dan fakta yang sebenarnya, Raline bukan dipaksa pergi dengan lelaki yang tak lain tak bukan adalah kekasihnya. Dia pergi atas kemauannya sendiri, Raline memang menyukai Brian tapi dia tidak bisa meninggalkan kekasihnya begitu saja. Hingga hal bodoh pun Raline lakukan di hari pernikahannya dan Brian. Dan entah kenapa saat ia berhasil pergi bersama kekasihnya dan terlepas dari pernikahan, Raline malah kembali lagi.


***


"Mah, kenapa Mikha bisa sampai menikah dengan Tuan Brian?"tanya Raline dengan sedikit Kesal. Di saat Marlina memasuki kamarnya dan duduk di sisi Putri kesayangannya itu.


"Tidak ada pilihan lain, dan hanya Mikha lah saat itu yang bisa menyelamatkan Mama dan Ayahmu dari ancaman Tuan Brian,"jelas Marlina.


"Tapi aku tidak ikhlas Mah, jika Mikha yang harus menikah dengan Tuan Brian."


"Kenapa Mama bisa bicara seperti itu?"tanya Raline sedikit ragu.


"Karena, lelaki itu tidaklah menyukai Mikha. Dia hanya menyukai dan mencintaimu saja Raline, dengan fakta ini saja Mama sudah bisa menebak jika secepatnya Tuan Brian akan mengusir Mikha dari Rumah besar itu. Dan setelah Mikha terusir, di sana kau yang akan masuk menggantikan Mikha, menjadi istri sekaligus Ibu sambung untuk anaknya tuan Brian."


"Tapiii.. apakah itu akan benar-benar terjadi?"


"Tentu saja, Mama sangat yakin itu."

__ADS_1


Raline mengangguk.


"Aku percayakan semuanya pada Mama. Tolong lakukan apapun agar aku bisa kembali pada Brian.


"Kau tenang sayang, Mama sudah menyiapkan dan menyusun semua rencana. Kau hanya tinggal mengikuti apa yang mama katakan kepadamu."


Mikha Mengangguk.


***


"Maafkan aku Mikha, jika saja waktu itu aku tidak terlambat datang, mungkin aku sudah menangkap Raline,"ujar Tika dengan menyesal.


"Tidak apa-apa, kita bisa mencarinya di lain waktu."Sahut Mikha.


Bersambung..


🍁🍁🍁🍁


Terima kasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏


Mohon dukungannya 🤗

__ADS_1


Tolong jangan jika ada Kesalahan dalam tulisan ini 🤗


Lope banyak-banyak untuk


__ADS_2