Terpaksa Menjadi Pengantin Pengganti Tuan Brian

Terpaksa Menjadi Pengantin Pengganti Tuan Brian
Membawa Mikha Ke Rumah Sakit


__ADS_3

Selamat, membaca 🤗


🍁☘️☘️☘️🍁


"Rumah Sakit! Tuan, kenapa kita ke sini?"tanya Mikha bingung kerena, bukannya langsung pulang Brian malah membawa laju mobilnya ke Rumah Sakit.


Brian tidak menjawab pertanyaan dari kebingungan Mikha. Karena dia pikir gadis itu seharusnya mengerti kenapa dia harus membawanya ke RS, karena tidak mungkin jika dia membawa gadis yang sedang terluka dangan penampilan yang lesu ke Rumah.


"Ayo! Cepat turun,"titah Brian setelah dia membuka pintu Mobil untuk Mikha.


"Tuan, bukankah seharusnya kita pulang ke Rumah saja?"


"Bukankah ini juga Rumah!"


"Tapi ini Rumah sakit, tuan."


"Sama saja. Sama-sama Rumah,"sahut Brian. Dan tidak mau membuang-buang waktu, Brian kembali ingin mengeluarkan Mikha dari mobil dengan cara menggendongnya.


Namun dengan cepat Mikha menepis.


"Tidak perlu Tuan, terima kasih. Saya bisa turun sendiri."


Brian yang sedikit kesal, membiarkan gadis itu berusaha sendiri dan sebisanya untuk turun dari mobil. Untung saja Mikha tidak sampai berjalan sendiri untuk sampai ke Ruang Dokter, karena ada seorang suster yang menghampiri dan membantunya.


***

__ADS_1


"Bagaimana Dok, apa kakinya patah?"tanya Brian. Pada Dokter laki-laki yang baru saja memeriksa Mikha.


"Tidak Pak, tidak ada yang terlalu di khawatirkan. Kaki adik Anda hanya terkilir, meskipun cukup serius tapi tidak sampai patah. Tapi meskipun begitu, Adik Anda harus beristirahat total sampai kondisi kaki nya membalik dan saya sarankan untuk malam ini Adik Anda di rawat di sini dulu, besok siang boleh kembali ke Rumah."Ujar Dokter, memberi penjelasan pada Brian.


Brian mengangguk tanda mengerti. Tapi tiba-tiba bibirnya meralat kata-kata dokter itu.


"Tapi, dia buka adik saya. Dia istri saya."


Seketika Dokter itu terkejut, mendengarkan pengakuan Brian.


"Ah, Maafkan saya Pak. Sungguh saya tidak tau jika Nona ini Istri Bapak."Ucap Dokter itu sambil menundukkan kepalanya berulang-ulang, karena merasa tidak enak dengan Brian.


Meskipun memasang wajah kesal, dengan ketidaktahuan Dokter itu. Tapi Brian tetap mengangguk.


"Tidak apa-apa."


"Tuan, kenapa saya di pindahkan di kamar rawat? Bukankah seharusnya kita langsung pulang?"tanya Mikha, pada Brian yang tengah fokus memperhatikan Dokter dan perawat mempersiapkan semua kebutuhan medis yang di perlukan Mikha selama menginap di RS tersebut. Ya, meskipun hanya satu malam.


"Tidak! kau harus bermalam di sini."Sahut Brian tanpa melihat.


"Kenapa?"tanya Mikha.


Brian memindahkan arah bola matanya pada Mikha. Dan gadis itu langsung berkata.


"Baik, saya akan bermalam di sini."

__ADS_1


Brian mengukir senyum di sebelah sudut bibirnya.


Sementara Dokter yang masih ada di sana. Di buat bingung, heran dan bertanya-tanya.


Dia meralat dan mengatakan dengan serius, jika Gadis ini adalah Istrinya! Tapi kenapa gadis ini malah memanggilnya dengan sebutan Tuan? Bukankah itu sebutan untuk bawahan pada atasannya?


Aku rasa, dugaan ku tak buruk, dengan menanggap jika Gadis ini Adiknya, dari pada Asistennya.


Itulah yang tengah dokter itu Tanyakan dalam hati dan pikirannya.


"Selamat, beristirahat Nona. Jika ada sesuatu yang Anda butuhkan, Anda bisa langsung menekan tombol yang sudah di sediakan persis di sebelah Ranjang Anda. Dan perawat kami akan segera datang ke Kamar Anda."Ucap Dokter, sebelum berpamitan. Dan dia sudah memastikan jika kamar rawat Mikha sudah seperti yang Brian mau.


"Baik, terima kasih Dokter!"balas Mikha.


"Tuan Brian, saya permisi."


"Brian hanya mengangguk, dan Dokter itupun keluar dari Kamar rawat Mikha yang sudah seperti Hotel bintang 5. Yang pihak RS persiapkan secara spontan atas permintaan Brian.


Bersambung..


🍁☘️☘️☘️☘️🍁


Terima kasih sudah berkunjung ke cerita ini 🙏


Mohon dukungannya 🤗

__ADS_1


Tolong koreksi jika ada kesalahan dalam tulisan ini 🙏


Lope Banyak-banyak untuk semuanya ❤️❤️❤️


__ADS_2