Terpikat Cinta Musuh Ayah (My Sugar Daddy)

Terpikat Cinta Musuh Ayah (My Sugar Daddy)
Cantik


__ADS_3

Maura mengibaskan tangannya di depan Arka yang menatap nya tanpa berkedip, sampai Maura menanyakan yang kesal itu langsung memukul pundak nya pelan.


"eehh iyaa"


Arka kembali terpaku sambil menatap Maura yang tampil lebih cantik dari biasa nya, lebih anggun dan berkelas seperti biasa nya hanya saja pakaian dan riasan sedikit berbeda.


"Kamu mau kemana?" tanya Arka setelah beberapa saat dia terpaku.


"Kata nya mau makan, kalau gak jadi aku pulang aja" ucap Maura sambil memanyunkan bibirnya.


"ya kan aku cuman tanya, kenapa sensitif sekali" ucap Arka sambil menarik tangan Maura a dan mendudukkan di kursi samping nya.


"Itu baju baru?" tanya Arka yang hafal betul baju milik Maura.


"Bagus gak"


"Apa pun yang kamu pakai pasti kelihatan bagus"


Maura terkikik mendengar ucapan Arka.


Arka sebenarnya menyukai Maura, tapi entah dia tidak punya keberanian untuk mengatakan nya secara langsung, di tambah lagi dia juga masih begitu mencintai Shinta yang kemungkinan besar adalah adik tiri nya yang tidak pernah dia ketahui.


"Kamu bisa kan lebih lama di sini, ayah seperti masih lama sejak pagi di mengurung diri nya di tempat bertapa nya"


Maura bergerak salah tingkah di sana, tapi sebisa mungkin dia tidak membuat Arka curiga pada nya.


Arka memanggil salah satu pelayan yang ada di sana, Maura memesan beberapa kue favorit nya yang kebetulan tersedia di kafe ini.


Arka yang ingin memprotes pesanan Maura menelan ucapan saat melihat tatapan angker dari Maura membuat nya diam tanpa berkomentar sama sekali.


Maura mengangguk dia tidak begitu mengenal Sekar, yang dia tahu dia adalah bagian resepsionis di kantor pusat, mereka hanya bertemu satu kali saat Maura datang ke sana.

__ADS_1


Arka menceritakan bahwa Darius menghubungi nya tadi, dia minta di temani untuk Mabar menghilangkan stres nya akibat tuduhan dari Mentari Tante nya.


"Jadi ini semua karena Tante yang meminta Sekar di pindahkan agar jauh dari Darius, dan ayah dengan jahilnya menjodohkan Sekar dengan ku" tebak Arka yang baru mengerti alur dari semuanya.


"Mungkin"


Maura pun menanyakan perihal hubungan mereka kedepannya, Arka mengatakan kalau dia butuh bukti yang kuat untuk menanyakan itu pada ayah nya sebelum dia menghubungi ibunya, jika benar Shinta adalah adik tiri nya maka dia akan benar-benar menikah dengan Maura.


Maura menahan nafas nya saat Arka benar-benar akan menikahi nya, bukan apa dia sama sekali tidak mencintai atasan nya itu, jika semua terbukti tidak ada lagi alasan Arka untuk tetap mempertahankan hubungan dengan Shinta.


Maura juga mengatakan bahwa Arka hanya perlu kejelasan dari ibu nya perihal ini, maka semua akan selesai, Maura meminta Arka untuk tetap menjalani semua nya meski tidak mudah.


"Aku akan ada di pihak mu apa pun yang terjadi,toh nanti jika dia benar dia adik mu, maka kamu harus merelakan semua nya bukan, apapun alasan kamu tetep saja tidak akan bisa bersama, karena kalian berdua adalah satu"


Ini yang Arka kagum dari sosok Maura yang selalu mengerti tentang nya, entah bagaimana wanita itu bisa tahu apa yang dia butuhkan dan kata-kata lembut nya menyihir nya untuk patuh pada ucapan Maura.


Dukungan semacam ini yang dia butuh kan, dia adalah seorang pria yang lemah jika sudah begitu dalam mencintai, tapi Maura selalu bisa merengkuhnya saat dia berada di posisi bawah.


"Iya, aku akan menghubungi ibu dan menanyakan semua ini" desis nya setelah lama terdiam.


"Aku tahu itu"


"Aku lihat kamu begitu dekat dengan ayah mu, lebih tepatnya nurut sama dia"


"Ya karena sejak kecil aku hanya hidup bersamanya, aku akan menuruti nya sekarang, tapi tidak menikah dengan Sekar juga"


Arka mendengus saat ucapannya tidak di dengar oleh Maura yang asyik menikmati kue yang ada di depan nya.


"Kamu kalau udah ketemu kue, ada banjir bandang pun tak kamu hiraukan" kesal Arka yang merasa terabaikan.


"Aku tidak bisa bayangkan jika kita jadi menikah dan Tante Tari menikah dengan Darius, bisa jadi kalian tidak akan keluar dari dapur"

__ADS_1


Maura tetap tidak menggubris ucapan Arka, dia terlalu sibuk dengan kue di hadapan nya yang terlihat jauh lebih menarik perhatian nya daripada obrolan mereka.


"Kata nya mereka udahan?" tanya Maura sambil menyuapkan kue nya lagi.


"Nanti juga bakal balikan" dengus Arka lagi.


"Berarti aku selamat, orang seperti Darius jangan kelamaan jomblo, nanti aku bisa jatuh cinta juga pada nya" Maura terkikik dengan apa yang dia ucapkan membuat Arka menaikkan sebelah alisnya.


"Jangan bilang kamu naksir dia"


"Bukan naksir, tapi pesona nya membaut ku lupa daratan"


"Sekelas kamu bisa takluk sama dia"


Maura mengangguk sambil terus menikmati makanan nya, Arka yang melihat itu pun menjadi geram dan menyorot penuh intimidasi pada Maura.


"Aku tidak akan mengizinkan kalian berdekatan" geram nya, yang di sahuti gelak tawa dari Maura.


"Kamu mulai cemburu sayang ku, jangan bilang kamu sudah jatuh cinta pada ku ya" ucap Maura yang membuat Arka semakin geram.


Arka pun menghelakan nafasnya untuk menghilangkan rasa kesal nya, setelah dia merasa lebih baik Arka pun mengatakan rencana nya yang akan tetap menikah dengan Maura apa pun yang terjadi terlepas Shinta adik tiri nya atau bukan.


Mereka akan menjalani pernikahan itu entah sampai kapan, mungkin sampai kedua menemukan pasangan hidupnya atau justru bertahan selama jika cinta tumbuh di antara mereka nanti nya.


Maura yang mendengar nya memprotes rencana Arka yang mana, pernikahan mereka bukan lah solusi dari masalah yang ada, Maura menangkap ketakutan yang jelas di raut wajah Arka yang mencoba di tutupi oleh nya.


Arka bingung dengan Maura yang tiba-tiba keberatan dengan pernikahan mereka padahal waktu itu dia sudah menyetujui nya, Arka pun menanyakan alasan yang membuat Maura tiba-tiba mundur dari rencana yang telah mereka rancang.


Arka melipat kedua tangan nya di dada, saat Maura mengatakan bahwa dia memiliki rencana baru untuk mereka.


"Maura"

__ADS_1


Ada rasa khawatir di mata Arka saat melihat Maura yang saat ini ada di depan nya, Maura terlihat rapih dan seolah banyak beban di pundak nya, namun di sisi lain Maura terlihat lebih cantik dan berbunga-bunga seperti seseorang yang sedang jatuh cinta, apa yang di lalui wanita itu yang tidak di ketahui.


"Seperti kamu harus tahu satu hal Arka"


__ADS_2