
Seorang Cassanova sejati seperti Alex. Mana bisa tahan dengan godaan menggiurkan yang di tawarkan oleh Monica. Apalagi, Jalu sudah berontak sejak tadi. Dan minta di tubrukan pada lorong yang telah beberapa hari ini, Tak pernah ia temukan lagi.
Karena setiap kali ingin mencoba milik wanita bayaran nya. Alex selalu saja gagal fokus, Dan malah mengingat tubuh Monica. Oleh sebab, Itulah Alex tak akan bisa menahan nya lebih lama lagi.
"Ku harap kau, Jangan pernah menyesal!. " Ujarnya dengan suara beratnya.
Bagaimana, Tidak berat?. Jika, Saat ini ia sedang menahannya hingga sesak di pangkal paha nya.
Monica hanya tersenyum penuh arti. Ia akan melakukan apapun, Untuk membantu orang tuanya. Walau pun harus merendahkan dirinya sendiri, Di hadapan Alex. Hanya demi uang yang ia butuhkan saat ini.
Brak!
Alex menarik tubuh Monica. Dan langsung ia dudukan di atas sofa tepat di hadapan nya. Lalu, Alex pun langsung mengunci pergerakan gadis itu.
Gugup, khawatir dan cemas. Itu sudah pasti. Apalagi, Ini adalah momen yang mungkin, Tak akan pernah bisa Monica lupakan nantinya. Ia rela menyerah kan kesuciannya untuk Alex. Tapi, Satu hal yang Monica yakini. Jika mereka tidak akan berdosa. Sebab, Hubungan mereka adalah hubungan suami istri.
__ADS_1
Alex yang selama ini enggan untuk berciuman. Saat akan memulai hubungan badan. Namun, Saat ini ia malah tertarik dan tergoda akan bibir ranum Monica. Dimana, Monica pun memang tadi sempat. Memoleskan lipbalm di bibir nya.
"Empppttt... "
Monica sudah tak mampu berkata -kata lagi. Saat bibirnya sudah di bungkam oleh bibir tebal Alex. Di sesapnya dan juga di nikmati secara menyeluruh. Sehingga Monica tak mampu untuk menolak nya.
Sementara itu, Tangan Alex begitu aktif melucuti jubah tidur istrinya. Dan menariknya asal. Sehingga sebagian tubuh Monica sudah nampak jelas di matanya.
Tangan Monica sontak menutup bagian dadanya. Tapi, Langsung di tepis oleh Alex. Dimana pria itu telah di selimuti oleh kabut gairahnya.
"Kau sendiri, Yang memaksaku tadi. Jadi, Jangan harap aku akan berhenti, Sebelum mendapatkan nya. " Lirih Alex dengan senyum liciknya.
"Akhh... "
Satu ******* halus Monica, Keluar begitu saja. Saat salah satu tangan Alex telah bermain di arena pangkal paha nya. Sehingga bulu kuduk Monica mulai menegang. Ia pun malu karena telah berani, Mengeluarkan suara menjijikkan itu.
__ADS_1
"Shittt... Ini sangat sempit sekali. " Batin Alex dalam hatinya.
Ia memang sudah banyak bermain dengan puluhan wanita. Namun, Tak ada satu pun wanita yang telah ia ajak tidur. Masih segelan dan juga masih suci. Semuanya adalah para wanita kerja sampingan. Dan sudah tak terjaga lagi kehormatan nya. Tapi, Saat menyentuh milik Monica. Alex merasa ada yang aneh dengan istrinya ini.
Sebenarnya yang aneh itu perasaan Alex sendiri. Dan karena tak sabaran lagi. Untuk segera memasukkan Jalu nya kedalam sana. Dimana milik Monica telah lembab akan ulah jari Alex. Pria itu pun langsung merobek paksa, Penutup rongga kenikmatan istrinya.
Bretttt!
Monica hanya pasrah.Meskipun sebenarnya ia sendiri ingin sekali untuk menolaknya.Namun,Alex malah langsung membuka Jalunya. Tak canggung sedikitpun di depan Monica.
Mata Monica sempat melotot sempurna. Saat ia melihat dengan jelas. Bentuk Jalu suaminya yang ukuran di atas rata-rata. Dan itu pun pertama kalinya ia bisa melihat barang Impor.
Alex menarik tangan Monica. Dan menguncinya di atas kepala sana. Agar, Monica tak bisa bergerak ataupun melepaskan dirinya lagi. Kedua kaki istrinya, Ia buka lebar-lebar. Hingga Jalunya mulai menggesekkan permukaan bibir goa istrinya.
Jleb!
__ADS_1
"Akhhhh... "
"Oh, Shittt.... "