Tersesat Dalam Fantasi

Tersesat Dalam Fantasi
Tak Sadar


__ADS_3

Monica terus tersenyum. Sambil melirik pergelangan tangannya yang terus di gandeng oleh Alex. Sampai mereka tiba di dalam ruangan kerja nya. Dimana, Tadi pun Alex sudah berlagak seperti suami pada umumnya. Yang tak terima begitu saja. Saat melihat istrinya sendiri di permalukan di depan umum seperti tadi.


"Seharusnya kau itu menurut saja!. Tinggal di Apartemen dan bisa istirahat dengan nyaman disana!. Tanpa harus ikut aku kerja di perusahaan. " Seru Alex yang nyatanya ia kesal saat melihat Monica selalu saja membantahnya. Dan bahkan mengabaikan ucapan nya begitu saja.


Monica hanya diam, Menarik sudut bibir nya membentuk sebuah senyuman. Yang menandakan dirinya saat ini sedang merasa bahagia. Sikap Alex bahkan, Mampu membuat nya yakin. Jika, Pria brengsek seperti Alex nyatanya masih memiliki sisi baiknya. Bahkan, Ia juga bisa bersikap tegas seperti para pemimpin hebat di luar sana.


Lalu tatapan Monica masih tertuju pada genggaman tangan Alex, yang semakin erat saja menggandeng tangannya. Seolah tak ingin sedikit saja terlepas dari genggaman nya.


"Apa kau tak mendengar ku?. Sudah berapa kali aku bilang, Hah?" Kesal Alex saat Monica malah tak menjawabnya sepatah kata pun.


"Apa mas, Sedang kesal?. " Tanya Monica yang malah menggoda suaminya itu.


Alex malah terkekeh dan ingin membantahnya. Namun, Saat ia sadar akan tatapan Monica. Yang tertuju pada tangan mereka. Saat itu juga Alex langsung melepaskan tautan tangannya. Sambil berusaha menetralkan dirinya kembali.


"Jangan berpikir macam-macam!. Aku hanya khawatir saja pada anakku. Ingat kata dokter!. Kalau kamu stres bisa berbahaya pada kandunganmu juga. " Ucap Alex mengalihkan perhatian Monica. Dan berusaha untuk tetap tenang. Lantaran degupan jantungnya mulai tak beratiran lagi saat ini.


"Benarkah?. " Monica seakan semakin senang saat melihat Alex gugup seperti sekarang ini.

__ADS_1


Pletak!


Alex menjitak kening istrinya pelan. Membuat Monica meringis tanpa suara. Akan ulah nya itu.


"Makanya, Jangan sok tahu jadi orang. GR kamu. " Alex pun langsung merapikan kembali penampilan nya. Dan menuju meja kerjanya lagi.


Namun, Pria itu bukannya duduk untuk melanjutkan perkerjaan nya. Ia malah membereskan semua file dan juga berkas yang menumpuk di meja kerjanya itu. Sambil berusaha keras untuk membuat dirinya kembali nyaman seperti biasanya. Seolah tak pernah terjadi apapun.


Monica yang melihat suaminya .Yang malah membereskan meja kerjanya. Lalu meraih kunci mobil serta tas kerjanya.


"Pulang!" Jawab Alex jujur. Dan entah sadar atau tidak. Pei itu kembali menggandeng tangan istrinya. Untuk ia ajak segera keluar dari dalam ruangannya.


"Tapi kan itu... "


Alex menoleh kembali. Agar bisa menatap wajah istrinya. Lalu menjawab. " Kamu lupa?. Jika aku pemilik perusahaan ini?. Hm?. " Ucapnya dengan nada sombongnya. "Jadi, mau aku pulang cepat ataupun terlambat. Itu sah-sah saja. " Sambungnya lagi sambil tersenyum jumawanya.


"Dasar pemimpin dzolim. " Ledek Monica pelan.

__ADS_1


"Apa kamu bilang?. " Tanya Alex dengan dahi mengkerutnya.


"Aa... tidak ada apa-apa. Tadi aku cuma bilang... "


"Ah, Sudahlah!. Ayo pulang!. Sebelum aku berubah pikiran lagi. " Potong Alex lagi, Sambil memberikan ancamannya pada bumil itu.


Monica pun hanya manut. Sambil mengiringi langkah suaminya. Yang membuat nya setengah terengah-engah. Karena Alex melangkah sangat lebar. Sementara, Langkah kaki Monica sangat lamban dan pelan.


"Jangan cepat-cepat, Mas. Jalan nya!. Aku bawa bayi nih. " Seru Monica dengan sengaja nya mengingatkan suaminya itu.


"Cak,,, Kenapa aku jadi lupa begini?" Batin Alex dalam hatinya. Sambil menghentikan langkah kakinya. Untuk menunggu istrinya yang jalan nya seperti keong racun saja.


"Awwww... " Pekik Monica saat tiba-tiba tubunya mengudara. Karena, Alex malah menggendong nya


"Aku tidak sabaran lagi. Makanya, Kalau jalan itu jangan sambil tidur begitu. Biar gak bikin repot orang lain. " Seru Alex dengan nada jengkelny sendiri.


"Salah siapa, Tabur bibit didalam perutku?. Hingga dia malah sudah jadi kecambah saat ini. " Jawab Monica yang memang memiliki cara sendiri. Agar Alex bisa jujur akan perasaannya itu. Dan mengakui nya Jika ia benar-benar mencintai Monica dengan sangat tulus.

__ADS_1


__ADS_2