Tersesat Dalam Fantasi

Tersesat Dalam Fantasi
Berpeluh Ria


__ADS_3

Di dalam sebuah ruangan, Bahkan ini adalah ruangan kerjanya sendiri. Alex melampiaskan hasratnya. Yang sudah sejak tadi terus mendesaknya. Untuk segera di salurkan sebagaimana mestinya. Gerakan pinggul yang berpacu dengan hentakan yang berirama.


Membuat wanita cantik dibawah kungkungan tubuhnya. Terus mende-sah nikmat. Ia mencengkram kuat ujung sofa. Ketika gerakan pinggul suaminya semakin membuatnya gila. Bahkan suara des-ahan Monica terdengar sampai di luar ruangan sana. Karena Alex lupa menghidupkan mode kedap suara di dalam ruangan kerjanya. Saking tak sabaran nya ia ingin membuat istrinya lemas. Lantaran telah menggodanya saat di dalam ruangan meeting tadi.


"Akhh... "


Rintihan Monica menjadi suatu obat mujarab. Yang membuatnya semakin memanas saja. Sehingga, Alex terus menghentak-hentakan miliknya di dalam sana.


"Ouwhh... Kau memang luar biasa, " Ungkap Alex sambil terus memejamkan matanya. Menikmati rasa yang sangat nikmat baginya. Daripada semua rasa yang pernah ada sebelum nya.


"Akhhh... Alex.. aku ingin keluar. "


Racau Monica, Saat ia merasakan sesuatu di dalam sana. Sudah akan luruh sudah. Sungguh ia selalu tak berdaya, Untuk sekedar menolak suaminya. Apalagi, Perasaan nya akhir-akhir ini mulai gila sendiri. Bahkan, Monica merasa hasratnya jauh lebih dominan dari sebelumnya. Ia juga malah ingin terus -terusan di gagahi oleh suaminya.


Makanya, Monica selalu saja merespon. Bahkan, Tak heran jika ia berani menggoda Alex. Untuk membuat suaminya itu tergoda akan ulahnya.

__ADS_1


Brak!


Alex membalikkan tubuh istrinya. Dan memposisikan nya dari arah belakang sana. Kini, Tanpa menjeda lebih lama lagi. Ia kembali, menyatukan jalu nya menerobos masuk tempat teenikmaatnya itu.


"Ouwh.. Shittt... Ini nikmat sekali. "


pug!


Pug!


Pug!


Monica hanya mampu mende-sah gila. Dan juga meracau nikmat, Dengan segala rasa yang ia nikmati saat ini. Bahkan, Seolah ia tidak merasakan lelah sedikit pun juga. Padahal, Ia sudah pelepasan sejak tadi.


Sedangkan di luar ruangan sana. Manajer pemasaran nya. dan juga karyawan yang ingin memberikan dokumen , Untuk meminta tanda tangan Alex. Hanya bisa menggeleng kan kepalanya saja. Akan kegiatan panas di dalam sana.

__ADS_1


Mereka sempat menempelkan telinganya. Hanya untuk mendengar jeritan kenikmatan Pimpinan perusahaan deng sekretaris nya itu. Hingga, Seorang wanita datang dengan gaya santainya.


"Sedang apa, Kalian disini?. " Tanya wanita dengan penampilan yang serba minim itu.


Bukannya menjawab. Semua orang langsung kabur begitu saja. Membuat wanita itu menaikan alisnya bingung. Lalu, Ia pun tersenyum. Saat semua orang telah pergi meninggalkan nya. Dan masuk kedalam lift lagi.


Wanita itu tersenyum, Karena baginya. Saat ini ia mulai memiliki akses bebas. Untuk keluar masuk ke dalam perusahaan Alex. Namun, Saat ia ingin mengetuk pintu ruangan kerja Alex. Ia malah mendengar suara des-ahan dari dalam sana.


"Sayang, Aku ingin keluar. " Racau Alex dengan suara berat dan seraknya.


"Akhhh... Alex, Akhh... "


"Sial... Siapa yang sedang di dalam sana bersama Alex. " Umpat wanita itu dengan wajahnya yang kesal.


Ia tidak tahu, Jika Alex sedang bermain kuda-kudaan dengan istri nya sendiri. Pasangan halalnya, Yang rela menunda meeting. Hanya demi mencari keringat dan peluh saja.

__ADS_1


Wanita itu yang tadinya tersenyum lebar. Kini, Malah menatap kesal kearah pintu ruangan kerja Alex. Dimana, Ia adalah Kakak Monica sendiri. Yang berniat ingin merebut Alex dari adiknya. Lantaran ia baru tahu, Siapa Alex sebenarnya.


"Gue gak akan nyerah. " Guman nya yang langsung pergi begitu saja. Meninggal kan tempat tersebut.


__ADS_2