Tersesat Dalam Fantasi

Tersesat Dalam Fantasi
Kedatangan Tamu


__ADS_3

Alex terus saja mengejar istrinya. Sampai Monica ingin sekali tertawa lepas. Akan tingkah suaminya hari ini, Namun melihat Alex yang seolah sedang kebakaran jenggot. Lantaran istrinya mengerjainya, Dengan bilang jika ATM sakti miliknya. Padahal, istrinya sama sekali tak memberikan itu. Tapi, Monica hanya memberikan beberapa sejumlah uang. Yang ia ambil dari sisa uang bulanannya saja.


"Sayang, Jadi beneran kan?. jika kamu tidak memberikan ATM itu pada keluarga palsumu?. " Tanya Alex sekali lagi, karena ia tak akan lega, Jika sampai benar itu yang di lakukan istrinya.


"Mana mungkin aku berikan itu pada mereka, Mas " Sahut Monica sambil meraih hairdryer. Untuk mengeringkan rambutnya yang masih basah.


"Really?. "


Anggukan kepala istrinya, Benar-benar membuatnya lega. Hingga senyum lebar itu terbit dibibirnya yang tebal sensual tersebut. Lalu, Alex melepaskan dasinya. Dan melemparkan jas kerjanya begitu saja. Kemudian, Ia mengambil alih hairdryer dari tangan istrinya.


"Biar aku saja yang melakukan nya!. " Ujarnya dengan senyum smrik nya.


Monica ikut tersenyum manis. Kala suaminya setiap harinya semakin sweet saja. Sikap Alex benar-benar berubah 180 derajat, Dari saat pertama kalinya mereka bertemu dulu. Dan langsung di nikahkan dengan sedikit keterpaksaan. Namun, Pernikahan yang awalnya tak diinginkan ini. Siapa sangka akhirnya akan jadi pernikahan yang langgeng. Apalagi, Keduanya sudah mulai saling mencintai.


Hari ini, Alex pun memutuskan untuk tidak datang keperusahaannya. Lantaran ia malah memilih menemani istrinya di mension saja. Ia pun tak membiarkan Monica untuk mengerjakan pekerjaan apapun. Kemesraan yang tak pernah dibayangkan sama sekali oleh keduanya. Kini, Malah menjadi adegan iri bagi orang yang melihat nya.


*****

__ADS_1


Sore harinya ketika Alex dan Monica sedang duduk di gazebo belakang mension. Seorang maid datang menghampiri mereka.


"Maaf tuan, Nyonya!. Ada sepupu tuan datang. " Ujarnya memberi tahu.


Alex menautkan kedua alisnya bingung. Karena ia merasa tak sedang mengundang siapapun saat ini. Apalagi sepupu nya. Yang memang sudah sibuk dengan urusan mereka masing-masing.


"Sepupu?. Siapa?. " Tanya Alex masih dengan wajahnya yang bingung.


Sementara Monica hanya diam sambil memperhatikan suaminya. Yang malah bengong dan sedikitpun tak berniat untuk beranjak dari sana.


"Wah- wah,,, Ada yang tak ingin di ganggu nih. " Seru seorang pria tinggi gagah, Dengan wajah khas bule nya. Datang menghampiri Alex dan Monica.


"Siapa, Mas?. " Tanya Monica dengan sangat pelan.


"Orang gila. " Jawab Alex asal.


"Gue bisa denger, woy. " Pria tampan dengan wajah khas bule nya. Langsung memotong ucapan Alex. Yang malah memperkenalkan nya sebagai orang gila pada Monica.

__ADS_1


Namun, Pria tampan itu malah langsung menghampiri Monica. Dengan mengulurkan tangan nya. Berniat untuk memperkenalkan dirinya secara langsung, Pada istri sepupu nya sendiri.


"Hai, Mon-mon. "


"Kau... " Alex melotot tajam saat sepupunya itu memanggil istri nya. Dengan panggilan kesayangannya dulu. Saat ia dan Monica belum akur dan masih saling bully satu sama lainnya.


"Hsssttt....!, " Pria maskulin itu meletakkan telunjuknya, Tepat di depan bibir nya. Membuat Alex benar-benar geram.


"Kenalkan Mon, Namaku Zein!. " Ujarnya dengan senyum manis di bibir nya.


"Zein sang pembuat onar. " Timpal Alex masih saja kesal.


"Tapi sayangnya lebih tampan dari Alexander Wilson. " Zein tak mau kalah. Hingga Monica langsung terkekeh akan perdebatan kecil suami dan pria tampan itu.


"Mau apa kau ke Indonesia?. "


"Cari istri. "

__ADS_1


"What?, "


__ADS_2