
"Bagaimana?. Apa kalian sudah ingat?. Apa yang sebenarnya kalian lakukan pada kedua orang tua Monica?. " Tanya Satria dengan nada penuh penekan nya.
Menatap wajah pasangan suami istri. Yang saat ini tengah tertunduk takut. Ketika ada orang yang tahu tentang kejadian 20 tahun silam. Dimana pasangan pak Husein dan juga Ibu Ratna lah, Yang menyebabkan kematian kedua orang tua Monica. Dan membuat Monica menjadi yatim piatu. Bahkan, Dulu Monica juga hampir tak tertolong nyawanya. Jika bukan Satria dan juga Jeny yang membawa Monica kerumah sakit pada saat itu. Mungkin, Monica juga tidak akan terselamatkan lagi.
"Sa... ya..., "
"Sudah!. Tidak usah dijelaskan lagi!. Karena saya sudah tahu semuanya. Dan bagaimana hubungan kalian dengan kedua orang tua Monica. " Potong Satria dengan nada santai, Namun penuh setiap kata yang ia ucapkan. Sangat penuh penekan.
Membuat Pak Husein dan juga Ibu Ratna. Hanya tinggal terdiam saja. Tanpa bisa menyela ataupun menyangkalnya lagi. Mereka juga cukup sadar diri, Kalau untuk melawan seorang Satria. Pria berkuasa yang terkenal dan juga seluruh keluarga besarnya di Jakarta ini. Siapapun yang mencari masalah dengan mereka. Maka, Siap-siap saja hancur sehancurnya. Tanpa harus mengotori tangan mereka sendiri.
__ADS_1
"Mulai sekarang dan seterusnya, Saya harap kalian tidak mengganggu ataupun mengusik kehidupan Monica lagi!. Anggap saja uang yang telah kalian gelapkan itu, Sebagai biaya kompensasi karena telah membesarkan nya selama ini!. " Ujar Satria mulai memberikan peringatan nya.
"Saya tidak akan menceritakan semuanya pada Monica. Tentang semua masa lalu kalian itu, Tapi sebaiknya kalian juga minta maaf dengan Monica secepatnya!. Sebab, Dia sudah tahu jika kalian hanya memanfaatkan nya saja selama ini. "
"Hah?, " Ibu Ratna nampak sangat terkejut sekali. Saat Satria bilang jika Monica telah tahu kebusukannya selama ini.
"Kalian boleh pergi!. Dan camkan kata-kata saya barusan!. " Satria mengusir pasangan itu dengan halus. Karena ia benar-benar muak akan sikap Ibu Ratna.
Pak Husein masih sempat berpamitan. Dan membungkuk hormat. Walaupun ia tahu jika Satria sangat jengah akan kelakuan mereka.
__ADS_1
"Tolong jaga Monica dengan baik!, Tuan! " Lirih pak Husein sebelum ia beranjak pergi. Saat istrinya sudah lebih dulu keluar dari ruangan tersebut. Dimana saat ini, Satria membawa mereka ke salah satu restoran miliknya. Dan masuk kedalam ruangan Vvip.
"Tanpa diminta pun, Kami akan selalu menjaganya, " Jawab Satria tegas.
Karena tanpa mereka ketahui juga. Jika sejak dulu, Satria dan Jeny memang telah mengawasi keluarga mereka. Jauh sebelum Satria kembali dan ingin mewujudkan keinginan terakhir Mamanya Monica. Yang merupakan salah satu perawat di rumah sakit keluarganya.
Ucapan seorang anak laki-laki yang berusia sepuluh tahun dulu, Selalu ada di ingatan Satria. "Kasihan sekali dia Dad, Jika aku sudah dewasa nanti, Apa boleh aku menikahinya Dad?. "
Senyum Satria terbit sambil menggeleng pelan. Saat ia mengingat kata-kata konyol putranya dulu. "Sekarang, Dia benar-benar telah menjadi istri mu, Lex" Guman Satria sambil menarik sudut bibir nya.
__ADS_1