
Alex benar-benar tak percaya sepupunya akan datang. Dan langsung menemuinya, Ketika ia telah kembali lagi ke Jakarta. Padahal, Sejak kejadian beberapa tahun lalu. Zein sama sekali tak pernah menampakkan wajahnya lagi. Bahkan, ia menghilang karena kabur dari mension nya sendiri. Dan menetap di Negara lain, Tinggal bersama sepupunya Lucas. Ikut dengan kakak Daddy nya sendiri.
"Apa yang akan kau lakukan di sini, Zein?. " Alex terus saja mencecar sepupu nya dengan pertanyaan yang sama sejak tadi. Seakan ia sedang mencurigai Zein, Lantaran sepupunya itu datang secara tiba-tiba begini.
"Aku hanya akan tinggal beberapa pekan saja, Disini!. " Jawab Zein dengan nada santainya. Pria maskulin itu sekarang memang sangat berbeda dari sebelumnya.
"Hei, Dengarkan aku bro!. Aku tidak mau terlibat masalah karena membantumu disini!. " Alex harus mencegah hal yang kemungkinan terjadi, Jika sampai Zein membuat ulah dan sampai melibatkan dirinya juga.
Zello saja sangat jengah dengan saudara kembarnya sendiri, Yang sangat susah di nasehati. Dan juga keras kepala itu. Apalagi dirinya yang juga hampir memiliki sifat yang sama dengan Zein. Alex saat ini ingin hidupnya tanpa masalah lagi. Agar ia bisa hidup dengan tenang, nyaman dan juga bahagia dengan keluarga kecilnya nanti.
__ADS_1
Zein pun berdiri dari sofanya. Lalu menghampiri Alex. Yang sejak tadi hanya duduk di kursi kebesaran nya saja. Di dalam ruangan kerja milik nya. Karena hari ini Alex sedang tak ingin melakukan perkerjaan kantor. Ia hanya ingin menghabiskan waktu bersama istrinya saja.
"Tenang saja bro!. Aku hanya ada urusan disini, Dan itu mungkin tidak akan lama. Setelah urusanku selesai, Maka aku akan pergi meninggalkan Negara ini lagi. " Zein kali ini terlihat sangat serius. Sehingga Alex pun tak tega untuk mengusir sepupunya itu.
Sebenarnya, Alex juga merasa kasihan dengannya. Karena Zein sudah kehilangan pekerjaan nya. Bahkan, Alex mendengar jika Zein malah kembali melanjutkan kuliahnya. Namun, Di bidang yang berbeda dari karir sebelum nya.
"Sebenernya apa yang sedang kau kerjakan disini?. " Rasa penasaran Alex tentunya tak akan hilang. Sebelum ia sendiri menemukan jawabannya.
"Haiss... Apapun yang sedang kau kerjakan, Tolong jangan buat masalah lagi!. Kau tahu jika istri ku sedang hamil anakku sekarang. Jadi, Aku juga tidak ingin terlibat masalah apapun denganmu lagi!, " Alex kembali mewanti-wanti sepupunya.
__ADS_1
"Okey... " Zein tersenyum dan mengangguk-anggukkan kepalanya.
Lalu pria itu pamit pergi, Karena ia hanya memerlukan bantuan Alex. Agar ia bisa melancarkan misinya di Jakarta dalam beberapa pekan saja. Selain itu juga, Zein tak ingin keluarga besarnya tahu. Jika ia sedang ada di Jakarta saat ini. Meskipun, Ia sendiri pasti yakin kalau Zello akan selalu tahu gerak geriknya. Meskipun, Lucas sudah ikut andil dalam kepergian nya sekarang.
"Selamat atas pernikahan mu, Bro!. Sorry tidak bisa hadir!, " Ucap Zein menepuk bahu Alex. Saat mereka sudah ada di depan mension.
"Thank you, Apa kau tidak ingin menginap dulu disini?. " Tanya Alex yang rupanya masih mencemaskan sepupu nya itu.
"Kau lupa?. Jika aku juga memiliki apartemen disini?. Hem?, " Zein masih saja bersikap santai, Seolah sekarang ia sudah bisa nenguasai keadaan nya sendiri. Dengan penampilan yang baru dan juga sikap yang jauh berbeda, Dari dia yang dulu.
__ADS_1
Alex tersenyum, Dan ikut menepuk bahu Zein. "Jika ada apa-apa, Kau bisa hubungi aku!. " Membuat Zein memberikan hormatnya pada Alex.