Tespack Di Saku Celana Suamiku

Tespack Di Saku Celana Suamiku
Pov Desi (Ibunya Daswan)


__ADS_3

Pov Desi (Ibunya Daswan)


Aku tak menyangka, bahwa aku akan mendapat kejutan dari menantuku. Kejutan di hari pernikahan putraku dengan istri keduanya. Kejutan yang begitu menyakitkan dan menghancurkan harapanku untuk mempunyai seorang cucu.


Awalnya aku bahagia, putraku menikah dengan Lidya, menantu yang sangat baik, sopan dan begitu menghormati aku dan suamiku. Apalagi aku tau, dialah yang membiayai putraku hingga akhirnya ia menjadi Sarjana. Aku juga bahagia, putraku menjadi seorang manajer. Siapa yang akan menyangka, putraku yang punya tampilan biasa biasa aja menjadi seorang manajer di sebuah perusahaan yang cukup maju. Bahkan aku sampai membangga banggakan pekerjaan putraku di depan semua keluarga besarku, dan juga di depan semua tetanggaku.


Mereka juga memuji putraku, dan mengatakan bahwa putraku itu sangat hebat. Aku menjadi wanita yang sombong, karena di kampung itu hanya putraku lah yang sukses, sedangkan pemuda pemuda di sana hanya bekerja serabutan. Banyak yang datang ke rumahku membawa berbagai macam makanan, dan juga berbagai macam hadiah. Berharap jika aku mau mempromosikan putra mereka agar bisa bekerja di tempat dimana putraku bekerja. Tapi aku hanya mengiyakan nya saja, tapi aku tak pernah menuruti permintaan mereka.


Semuanya baik baik saja, hingga tahun kedua, putraku mulai menginginkan sang buah hati. Begitupun denganku yang juga menginginkan seorang cucu. Aku ingin pamer ke mereka, bahwa aku akan mempunyai cucu yang sangat tampan dan cantik, karena menantuku itu mempunyai wajah yang begitu sangat di damba dambakan oleh semua laki laki. Dia sangat cantik, imut dan begitu menggemaskan.


Jika cucuku menuruni wajah putraku, maka jangan harap kelak aku mempunyai cucu yang tampan dan cantik karena wajah putraku yang biasa biasa aja, gak ada cakep cakepnya sama sekali. Untunglah sejak ia menjabat sebagai manajer, wajahnya sedikit ada perubahan. Mungkin karena ia mulai merawat diri, badannya juga yang dulu kurus kerempeng mulai berisi hingga dia terlihat lumayan tampan.


Di tahun kedua itu, aku mulai membenci menantu yang dulu menjadi menantu kesayanganku. Itu karena dia tak kunjung memberikan aku cucu. Sedangkan aku sudah gak sabar untuk memamerekan kepada para tetangga dan juga keluarga besarku.


Tapi dia benar benar membuat aku kesal. Sangking kesalnya aku sampai menghina dia, memaki dia, dan membentak dia dengan kata kata kasar. Sedangkan suamiku, memilih diam, dia tak melakukan apa apa. Ya dia itu memang suami yang sedikit pendiam. Dan dia lebih memilih tak megeluarkan suara dari pada melihat aku yang semakin tambah murka.


Di tahun ketiga, aku semakin membenci menantuku dan mengatakan dia wanita yang mandul. Padahal saat dulu aku menikah, hanya butuh waktu dua bulan, aku langsung hamil Daswan. Sedangkan ini sudah memasuki tahun ketiga, namun tak ada tanta tanda bahwa dia akan mengandung dan itu benar benar membuat aku kesal, kecewa, marah dan benci padanya.


\====

__ADS_1


Di tahun ketiga inilah, di pertengahan tahun. Anakku menelephon aku dan mengatakan bahwa ia telah menghamili wanita lain dan ingin menikah dengannya. Jujur aku kaget, dan gak menyangka bahwa dia menghamili wanita lain sebelum ia bercerai dengan istrinya.


Namun karena aku sangat bahagia, aku pun tak perduli. Yang penting, aku bisa menggendong cucu. Aku memberikan restu kepada mereka. Dia pun mengatakan akan segera menikah dengan pacarnya itu besok. Lagi lagi aku di buat kaget, namun hanya sebentar. Setelah itu aku pun mengiyakan. Dia membelikan aku tiket untuk pergi keluar kota karena ia gak mau menikah di kota yang sama dengan Lidya. Ia gak mau jika Lidya mengetahui pernikahan sirrinya dengan wanita lain.


Aku pun berusaha memahami putraku, aku mendukung apapun keputusannya. Toh ini bukan sepenuhnya salah putraku. Andai Lidya mau hamil, gak mungkin putraku sampai menghamili wanita lain. Aku segera memberitahu suamiku, apa yang terjadi. Dia sempat marah, tapi karena aku berhasil membujuknya, akhirnya ia pun hanya diam pasrah. Aku dan suamiku segera berangkat ke luar kota setelah putraku membelikan aku tiket lewat online. Aku gak terlalul bodoh, aku cukup tau walaupun gak sepintar putraku dan orang orang di luar sana.


Di sepanjang jalan, aku sudah gak sabar ingin bertemu dengan menantu yang kini tengah hamil cucuku sungguh aku sangat bahagia sekali. Bahkan aku sudah gak sabar untuk menggendong cucunya. Tapi aku harus tahan, karena aku harus nunggu beberapa bulan lagi agar bisa melihat cucuku lahir ke dunia.


Setelah sampai di kota S, ternyata putraku sudah menyiapkan penginapan yang cukup mewah. Ah putraku benar benar sudah menjadi orang sukses. Bahkan ia sampai menyiapkn semuanya agar bisa membuat aku dan suamiku nyaman.


Di sana aku bertemu dengan menantuku yang tak kalah cantiknya dengan Lidya. Bahkan tubuhnya bak model, aku sampai mengira dia itu model papan atas karena memang tubuhnya yang aduhai dan wajahnya yang sangat cantik. Ia juga sangat menghormati aku.


Aku juga berkenalan dengan besan, yah mereka kedua orang tua dari calon menantuku yang kedua. Mereka juga sangat baik dan ramah hingga aku mulai akrab dengan mereka semua.


\====


Hari ini, hari pernikahan putraku dengan Lisa, menantuku yang kedua. Semuanya berjalan dengan lancar. Namun setelah semua orang mengatakan kata sah. Tiba tiba Lidya dan kedua orang tuanya muncul. Jujur aku kaget, bagaimana mungkin mereka tau bahwa putraku akan menikah lagi. Padahal ini sudah di rencanakan baik baik.


Ku tatap wajah menantuku yang pertama, namun di sana aku tak lagi melihat wajah ketulusan dan keceriaan atau cinta untuk putraku. Yang ada, hanya mata yang penuh dengan kebencian dan kekecewaan yang begitu dalam. Aku tau, pasti rasanya sangat sakit. Bahkan jika aku ada di posisi dia, entah apa yang bisa aku lakukan mengetahui kenyataan bahwa sang suami menikah dengan diam diam dengan wanita lain.

__ADS_1


Tapi ini juga bukan sepenuhnya salah putraku, bukan. Dianya aja yang mandul, gak bisa berikan putraku seorang anak. Jadi wajar jika putraku menikah lagi, toh dalam islam, seorang laki laki boleh menikah lebih dari satu. Apalagi putraku punya alasan yang jelas kenapa ia bisa menikah lagi.


Aku hanya diam aja, aku mencoba untuk menjadi pendengar setia. Apa yang akan di bicarakan oleh Lidya. Karena aku melihat wajah tegasnya, bukan lagi wajah polos nan lugu. Kini aku melihat aura yang berbeda. Aura yang begitu tegas dan menyeramkan.


Namun saat Lidya mulai angkat bicara, ia mengatakan hal hal yang terjadi di masa lalu. Di mana ia melakukan sesuatu hingga putraku bisa sesukses ini. Aku rasa dia gak ikhlas membantu putraku hingga ia mengungkitkan di depan semua orang. Namun aku tetap memilih diam, hingga akhirnya ia mengatakan hal hal yang membuat aku sock. Dia bilang bahwa putraku lah yang mandul bukan dirina. Jujur, itu meruapakan penghinaan terbesar buat aku. Dia bilang putraku mandul, bagaimana bisa. Sedangkan putraku berhasil menghamili Lisa yang kini tengah mengandung cucuku.


Namun lagi lagi, aku memilih diam. HIingga Lidya mengungkapkan siapa Lisa yang sebenarnya. Apalagi ketika ia bilang, bahwa Lisa bukan hamil karena putraku melainkan laki laki lain. Dan di akhir cerita. Ia memberian semua bukti di mana di sana memang ada hasil lab putraku yang mengatakan bahwa putraku memang benar benar kena Azoospermia, di mana putraku tak mempunyai ****** walaupun hanya satu. Jujur, aku merasa ada sesuatu yang menghantam perasaanku. Apalagi ketika aku melihat vidio dimana wanita yang baru saja menjadi menantuku, di sana ia begitu lihat melakukan hubungan badan dengan banyak laki laki. Bahkan ia melakukannya sejak masih kelas dua SMA.


Sungguh aku merasa terpukul sekali. Sedangkan ku lihat suamiku diam dengan wajah datarnya, entah apa yang ia rasakan. Aku pun sulit menebaknya. Dia hanya menatap putraku, dengan tatapan kecewa.


Ku lihat tatapa putraku yang juga kaget dengan apa yang ia lihat. Ini benar benar kejutan yang sangat luar biasa. Lidya sukses membuat kami semua kaget dengan fakta yang terjadi. Ku lihat putraku mengejar Lidya yang sudah pergi bersama kedua orang tuanya, aku yakin dia pasti menyesal dan ingin minta maaf. Tapi tak lama kemudian, putraku kembali dengan wajah yang sangat memprihatinkan. Ada raut wajah penyesalan di wajahnya, aku tau apa yang dia rasakan. Karena aku pun menyesal telah menyia nyikan menantu sebaik Lidya. Apalagi selama ini aku sudah melakukan dia dengan tidak baik, padahal yang mandul itu bukan dia, melainkan putraku sendiri.


Entah bagaimana nasib putraku saat ini, Lidya sudah menggugat cerai, bahkan kini putraku menjadi pengangguran lagi. Lidya juga sudah menjual rumah yang mereka tempati selama ini, karena memang itu rumah Lidya pemberian kedua orang tuanya. Di tambah dengan kenyataan yang ada, putraku mandul yang artinya ia gak akan bisa punya anak untuk selamanya. Kenapa hidup putraku begitu mengenaskakan. Apakah ini karena dia sudah menjadi suami yang jahat dan tega mendzholimi istri sebaik Lidya hingga kini ia mendapat karmanya. Menikahi wanita murahan yang kini tengah mengandung anak orang lain.


Saat aku sedang merenung, ku lihat menantuku kedua ku. Ah, aku bahkan jijik mengatakan dia menantuku, aku gak sudi mempunyai menantu murahan seperti dia.


Ku lihat dia mendekati putraku, aku yakin dia mencoba untuk merayu putraku, aku harap putraku jangan sampai terkena rayuannya lagi. Aku benar benar gak bisa menerima menantu seperti dia. Gara gara dia, putraku kehilangan semuanya.


Dan di depan mataku, ku lihat putraku yang terlihat begitu emosi bahkan dia sampai menceraikan Lisa yang baru saja menjadi istrinya. Namun aku bahagia dengan keputusananya. Toh ini cuma nikah sirri dan gak banyak orang lain tau, jadi menceraikan dia lebih cepat lebih baik. Karena aku gak sudi mempunyai menantu yang sudah menjajakan dirinya kepada laki laki lain. Lagian apa kata tetangga jika mereka tau apa yang terjadi saat ini.

__ADS_1


__ADS_2