
Setelah kepergian Wawan, Desi sering merenungi kesalahannya di kamar. Ia memeluk foto sang suami yang tersenyum manis.
Maafkn aku sayang, maaf karena sudah menjdi istri dan ibu yang egois. Maaf karena aku sudah membuat kamu kecewa, maaf karena keegoisanku dan juga keogoisan anak kita, membuat kamu pun terkenda dampaknya. Kamu pasti berat menjalani hidup di saat semua orang memandang kita dengan begitu menjijikkan. Semua orang memandang keluarga kita dengan sebelah mata.
Andai aku menjadi ibu dan mertua yang baik, mungkin kita gak akan mengalami seperti ini. Seharusnya kita menjadi keluarga yang romantis dan baik baik saja. Dan seharusnya saat ini, Daswan hidup bahagia dengan istrinya bukan seperti ini, tercerai berai.
Tapi nasi sudah jadi bubur, kamu sudah pergi dengan kondisi kita yang mengenaskan seperti ini, bahkan sampai orang orang merasa ogah untuk memakamkan jenazah kamu. Aku janji, mulai hari ini aku akan menjadi orang baik. Aku akan membuat Daswan menyadari kesalahannya dan tak lagi mengganggu kehidupan Lidya.
__ADS_1
Aku akan berubah sayang, aku akan berubah menjadi ibu yang baik untuk Daswan. Aku gak akan lagi menghasut Daswan yang membuat dia menjadi laki laki yang buruk. Aku akan menasehatinya agar ia menjadi laki laki baik dan bisa memperbaiki kembali masa depannya.
Maafkan aku sayang, maafkan aku ... hiks .. hiks ... Aku sangat menyesal, sangat sangat menyesal ...
----
Desi terus meratapi kesalahannya, ia benar benar menyesal dengan apa yang telah ia lakukan. Sedangkan di kamar sebelah, Daswan pun juga merasa sedih dengan kepergian ayahnya. Kini di rumah ini hanya ada dirinya dan sang ibu. Tak ada lagi sosok seorang ayah, dan kini ia harus menggantikan posisi ayahnya untuk bisa menafkahi dirinya sendiri dan juga sang ibu.
__ADS_1
Setelah puas mencium foto ayahnya, ia pun menaruh foto itu kembali ke meja. Lalu ia pun segera istirahat, karena besok, ia harus bangun dan mencari pekerjaan dengan sungguh sungguh agar bisa mendapatkan pekerjaan. Ia gak mau terpuruk terus menerus, karena siapa lagi yang bisa di andalkan ibunya selain dirinya. Apalagi dirinya adalah seorang laki laki, ia harus bertanggung jawab kepada orang tua yang kini yang hanya tinggal ibunya seorang.
\===
Jangan lupa like, dan komennya ya. Kalau perlu follow akunku. Terima kasih.
Oh ya, jangan lupa untuk membaca ceritaku yang lainnya, karena akan ada cerita terbaru yang akan menghibur kalian semua. Terima kasih.
__ADS_1
Salam, Evi Tamala
Love You All