
Setelah semua masalah selesai, Daswan dan Lisa masuk ke dalam sel tahanan. Membuat Arya, Farhan dan Lidya kini merasa tenang. Karena tak akan ada lagi yang akan menyakiti mereka.
Lidya pun hanya fokus mengurus dua restorannya yang semuanya sama sama berkembang pesat. Rencananya, Lidya akan mulai membuka cabang di berbagai kota untuk memperluas usahanya.
Arya sendiri, ia juga fokus bekerja sebagai seorang dokter dan Farhan pun juga fokus mengajar sebagai dosen.
Sepulang kerja, ia selalu pergi ke resto Lidya untuk menjemputnya. Yah, Arya selalu antar jemput Lidya, jika dirinya sibuk maka Lidya akan di antar oleh Farhan atau di antar sopir.
Kini Arya berada di resto Lidya menunggu Lidya menutup restorannya bersama karyawannya. Lalu setelah memastikan semua karyawan pulang, barulah Lidya juga ikutan pulang bersama dengan Arya.
"Mas?" panggil Lidya saat mereka sudah ada di dalam mobil menuju pulang.
__ADS_1
"Iya sayang," jawab Arya sambil menoleh ke arah Lidya lalu fokus kembali ke arah depan.
"Kapan mas mau menikahi aku?" tanya Lidya tersenyum. Membuat Arya kaget dan langsung menepikan mobilnya.
"Sayang kamu serius? Kalau aku sih sekarang, besok juga oke. Aku selalu menantikan hal ini. Selama ini aku gak nanya lagi karena aku menunggu kamu yang mengatakan hal ini duluan. Karena kalau aku yang ngomong lebih dulu pasti di tolak atau di undur dengan waktu yang gak dipastikan," jawab Arya.
"Iya sudah sekarang aku sudah pasrah, dan kapanpun Mas Arya mau. Aku setuju," ujar Lidya tersenyum.
"Iya sudah kalau besok gimana? Aku akan memberitahu mama sama papa. Masalah resepsinya, itu belakangan. Gak papa kan, yang penting kita sah dulu jadi suami istri," ucap Arya bahagia karena gak lama lagi ia akan menjadikan wanita yang ia cintai sebagai istrinya.
"Hemm ya kamu gak papa sayang. Tapi Papa Farhan, papaku dan mamaku pasti mereka gak akan tinggal diam. Mereka pasti akan membuat pesta yang sangat meriah, mungkin lebih meriah dari pada saat pertunangan kita dulu," ujar Arya.
__ADS_1
"Iya sudah lah gak papa, aku juga gak nolak kog hehe,"
"Berarti ini beneran ya, kita nikah besok?" tanya Arya sekali lagi.
"Iya sayang," jawab Lidya yang membuat Arya ingin sekali memeluk dan menciumnya namun ia tahan sampai dirinya mengikat Lidya dengan tali pernikahan.
\======
Keesokan harinya, akad nikah pun di laksanakan jam 2 siang. Tidak banyak yang hadir, hanya Lidya dan Arya sebagai calon yang akan menikah, Farhan, Pak Penghulu, Kedua orang tua Farhan sendiri dan beberapa tetangga yang juga datang menyaksikan pernikahan tersebut.
Kini Arya dan Lidya sudah sah jadi seorang suami istri. Arya sangat bahagia sekali, bahkan ia selalu memeluknya membuat yang lain tertawa geli dengan tingkah laku Arya. Namun mereka pun memahami bagaimana perasaan Arya yang bertahun tahun mencintai Lidya dengan begitu tulus.
__ADS_1
Sebenarnya Farhan dan kedua orang tua Arya kaget saat Arya dan Lidya akan menikah hari ini, namun tak di pungkiri mereka juga bahagia karena akhirnya Arya dan Lidya bersatu dalam ikatan yang sah.
Farhan dan kedua orang tua Arya juga tak akan lupa akan memberikan pesta yang cukup mewah yang akan di adakan bulan depan.