Tespack Di Saku Celana Suamiku

Tespack Di Saku Celana Suamiku
Tespack Di Saku Celana Suamiku


__ADS_3

Pov Lidya


--


Sudah berbulan bulan sikap Mas Daswan berubah. Makin hari makin parah. Dan sekarang, ia pulang untuk meminta kembali emas yang dulu pernah ia berikan buat aku.


Dia juga sudah lama gak menafkahiku lagi, hingga akhirnya aku terpaksa membuka catering online. Alhamdulillah banyak yang minat, uangnya aku tabung. Karena aku ingin menyewa Ruko yang ada di Jalan Xx. Di sana ada tempat yang sangat strategis, dan aku yakin jualanku laris jika aku memilih Ruko disana.


Niatnya aku mau buka restoran, di sana aku bisa menyajikan berbagam macam makanan dan minuman. Sedangkan usaha catering online tetap akan aku jalani karena setiap kali ada yang order, aku bisa untung bersih sekitar 100 sampai 150 ribu. Bahkan aku sampai meminta bantuann tetangga yang menganggur buat bantu aku memasak karena sangking banyaknya yang order.


Mas Daswan tak tau menau masalah ini, karena setiap aku ingin mengatakannya, dia selalu sibuk. Dan gak pernah ada waktu lagi buat aku.


Aku juga tau, Mas Daswan selingkuh, hanya saja aku masih belum ada bukti sampai sekarang. Mas Daswan ternyata begitu lihai menyembunyikan perselingkuhannya.


Tapi sepintar pintarnya dia menyimpan bangkai, pada akhirnya kelak pasti akan tercium juga olehku.


Saat ini aku akan fokus sama usahaku, jika aku bercerai nanti. Setidaknya, aku sudah punya usaha sendiri dan tidak merepoti mama sama papaku lagi. Bagaimana pun aku adalah wanita yang sudah dewasa dan aku ingin berdiri di atas kakiku sendiri.

__ADS_1


Jika aku sudah punya usaha dan karyawan, aku bisa merawat tubuhku lagi. Dan bisa beli pakai pakaian bagus. Untuk saat ini, penampilan nomer dua. Yang penting usahaku berjalan lancar dulu. Aku harus berjuang untuk bisa menjadi orang yang sukses.


Aku gak mau terpuruk sama keadaan. Aku sedih Mas Daswan berubah, aku sedih karena aku sangat yakin Mas Daswan sudah menghianati pernikahan kami. Tapi aku gak mau menjadi orang bodoh. Sambil mencari bukti, aku bisa menjalankan usahaku tanpa sepengetahuannya.


Yah, dia gak akan tau karena dia jarang pulang dan tak lagi perduli sama aku. Dia hanya sibuk dengan urusannya sendiri. Biarlah dia bahagia di atas deritaku. Karena aku yakin, kelak aku lah yang bahagia di atas penderitaannya.


Karena aku percaya, karma itu ada.


\====


Seperti dulu, ada kertas penting yang ada di saku celana Mas Daswan dan aku gak sengaja mencuci celananya. Dan akhirnya kertas yang ada di saku celana rusak, padahal katanya itu kertas penting. Dan akhirnya Mas Daswan marah besar dan mendiamkan aku selama seminggu lebih.


Untuk itu aku selalu hati hati jika ingin mencuci baju dan celana Mas Daswan.


Aku sudah memeriksa semua baju Mas Daswan dan semuanya aman. Tinggal beberapa celana yang harus aku leriksa saku celananya. Hanya saja, saat aku memeriksa celana yang terakhir, aku menemukan testpack.


Tapi ini testpack siapa? Gak mungkin kan punya selingkuhan Mas Daswan. Secara Mas Daswan itu mandul. Tapi gak mungkin juga jika ini punya orang lain yang gak berkaitan dengan Mas Daswan. Lagian buat apa coba menyimpannya di saku celanannya.

__ADS_1


Terus testpack ini punya siapa? Kalau di lihat, ini ada garis duanya. Yang artinya yang punya testpack ini tengah mengandung.


Hah?! apa perlu aku tanya sama Mas Daswan, tapi pasti dia marah sama aku dan mengatakan aku kepo sama kehidupannya. Tapi jika aku gak nanya, aku penasaran banget sama yang punya testpack, kenapa bisa sampai nyantol di kantong celana suamiku. Kan aneh!


Hueffft ... sebenarnya apa sih yang terjadi sama suamiku? Atau dia sangking pengennya punya anak, makanya dia ambil testpack punya orang dan menyimpannya. Tapi apa Mas Daswan sampai segitunya, emang dia gak jijik megang testpack orang lain?


Jika pun Mas Daswan pengen punya anak, dia bisa mengadopsi anak dari panti. Walaupun bukan anak kandung tapi kan yang penting punya buah hati.


Hah! sebenarnya apa sih rahasia yang di sembunyikan oleh suamiku. Makin hari, makin aneh.


Moga aja, dia gak ketipu sama cewek di luaran sana.


Aku segera membuang testpack itu dan langsung membawa baju dan celana kotor itu ke belakang untuk aku cuci.


Setelah selesai cuci baju dan jemur baju, aku langsung bersih bersih rumah. Terakhir aku mulai masak banyak dengan di bantu oleh tetangga sebelah. Hari ini ada yang order 300 kotak dan akan di ambil jam 2 siang.


Sedangkan yang satunya akan di ambil jam 5 sore, dan dia order 100 kotak. Setiap kotaknya, aku jual 45 ribu karena ada ayam bakar pedas, sambal pedas manis, lalapan, ikan asin dan telur mata sapi 1.

__ADS_1


__ADS_2