The Boy I Love

The Boy I Love
persiapan luar biasa


__ADS_3

"cia...!!! jadwal tampil kita di majuin gara gara ada pembaharuan jadwal kompetisi dan untuk dance Pramuka variasi itu minimal 10 orang dan ada putra dan putri" teriak Salma yang baru saja berlari menuju cia Yang sedang mencuci piring di tepi sungai kecil


sontak cia kaget dan lansung mendongak ke arah Salma


"loh kok bisa, kita harus nanya sama kak angga" panik cia


"itu dia gak propesional banget gitu, yang harusnya kita tampil besok di majuin nanti malem"


"mending Lo bantuin gue bawain ini" kata cia sambil menyodorkan ember yang berisikan piring piring yang sudah bersih, dan bergegas kembali ke tenda


setiba cia dan salma di tenda ada Tasya yang sedang membakar sampah dan yang lain ada yang sedang memainkan handphonenya dan ada juga yang sedang sarapan pagi


"rajin banget sih temen gue" sapa Sherly yang sedang berbaring sambil memainkan handphonenya


"ya iya lah gak kayak Lo tu baju kotor di timpuk di mana mana" sahut Veni sambil menunjuk tumpukan baju kotor milik Sherly yang ada di pojok tenda


"entar juga gue kemas"jawab Sherly sedangkan Veni lansung Memutar matanya malas sambil mengalihkan pandangannya


"ngapa gak beli piring instan aja sih ribet banget kalau harus nyuci" lanjut Sherly mengalihkan pembicaraan dari Veni, cia yang tak menghiraukan omongan Sherly lansung saja merapikan piring piring yang ia bawa


_______


cia, Tasya, Sherly dan Salma berjalan santai dengan menenteng mungkena dan sajadah, ketiga gadis itu baru saja melaksanakan sholat ashar berjama'ah di mushola sekolah, sambil bercanda gurau dengan di selingi sedikit tawa


"guys tunggu bentar ya" Sherly menghentikan temannya saat melewati depan ruangan panitia


"apaan sih " tanya yang lainnya


"tadi gue nitip makanan sama Alia harusnya sih udah dateng, tunggu ya gue telfon dulu" Sherly meraih ponselnya dari saku celananya mengetik sejenak dan menaroh ponselnya tepat di samping telinga


"halo Al gue di depan ruangan panitia, gue tunggu ya"


'klek' ia mematikan telfonnya


"kalian nungguin siapa" tanya seseorang


lansung melihat ke arah suara tersebut, begitu di lihat itu adalah kak rizka, kakak kelas 12, gadis cantik bertubuh atletis, ya seluruh siswa tunas bangsa pasti tau ia siapa, siswa yang sudah memewakili sekolah menjuarai tari daerah di malaisya dan menjadi model kedutaan SMA tunas bangsa


"kak Rizka, ini kak lagi nungguin kak Alia" jawab Sherly


sejak melihat kak Rizka saat masa pengenalan lingkungan sekolah cia sudah sangat mengaggumi kak Rizka karena saat ia berbicara di depan semua ia memiliki karisma tersendiri bagi cia, walaupun memiliki paras yang cantik dan berprestasi kak Rizka tetaplah ramah dan tidak pernah membeda bedakan teman ataupun adik kelas


"Oya kak Tasya mau tanya dong, kok teknis perlombaannya di rubah kak kita udah latihan dan gak mungkin semua jadi sia sia ?" pertanyaan Tasya membuat Rizka tertegun dan menjadi bingung


"itu dia masalahnya" Rizka menggaruk kepalanya yang tak gatal, cia yang diamterus saja memperhatikannya kelihatan jari wajahnya kalau saat ini ia sangat bingun dan berusaha memikirkan sesuatu, semua menatap Rizka dengan bingung


"kakak bisa minta bantuan kalian gak ?" tanya Rizka tengan tatapan penuh arti, mereka bertiga mengangguk. "habis ini yang mau makan silahkan makan, setengah jam lagi Kakak tunggu di ruang musik ya"


"memangnya ada apa kak" tanya Sherly yang barusan datang dengan menenteng sebuah keresek


"ajak teman cewek satu orang dan cowok lima orang"

__ADS_1


"tunggu kak, maksud kakak Rizka kita rombak semua dance Pramuka variasi kita" Rizka hanya menjawab dengan anggukan


"tapi kak cia gak yakin bisa kita cuma punya waktu beberapa jam lagi gak mungkin kita rombak lagi" akhirnya cia angkat bicara


"kakak udah minta dengan kelompok lain tapi alasan mereka macem macem ada yang bilang fisiknya gak kuat banyak yang cerewet juga tinggal kalian harapan kakak"


"tapi kak.." ucapan Salma terhenti


"ini untuk sekolah kita, kakak yakin kalian bisa, dan kalian juga harus yakin, Menang kalahnya itu jangan di pikirin yang penting kita tampil semaksimal mungkin ya" dengan nada bicara yang sudah gemetar dan mata mata yang sudah berkaca Rizka terus menatap mereka


'jujur di dalam hati gue berat banget, karena gue gak yakin bisa, bukan takut kalah tapi takut ngecewain kak Rizka, ngeliat kak Rizka yang udah kayak gini, gue jadi bingung' batin cia yang terus menatap Rizka


"iya kak kita siap" sontak semua lansung menghadap ke arah suara tersebut. "kalau kita yakin kita pasti bisa" kata Sherly sekali lagi


"ada benarnya juga kata Sherly, lagian kalau kita belom coba mana kita tau" sahut Tasya


"oke kalau gitu kakak tunggu jam 4.00 di ruang musik jangan lupa yang cowok kakak deluan ya" kata kak Rizka dengan kegirangan sambil berlalu pergi


sepanjang jalan mereka terus saja membicarakan tawaran kak Rizka, ada yang masih ragu tapi ada juga yang memberi semangat sedangkan cia hanya diam sambil memikirkan perkataan kak Rizka


tepat pukul empat sore cia, Tasya Sherly, Salma dan keni tiba di kelas musik sudah ada kak Rizka dan seorang rekannya bernama Dina yang sudah menunggu


"kakak yakin kalian bisa" ucap Rizka memberi semangat "Oya yang laki laki mana ?" tanya Rizka


"oya kak, tadi Sherly udah bilang ke sini tapi kayaknya mereka agak telat karena ada rapat kelompok dengan bimbingan damping" kata Sherly


"oh gak papa, kita latihan deluan aja"


perlahan gerakan satu persatu diajarkan Rizka dengan sangat teliti walaupun formasi mereka masih acak-acakan. setengah jam berlalu


suara ketukan pintu dari kuar membuat mereka menghentikan musik dan gerakan, perlahan kak Dina membuka pintu


"Hay kak maaf telat" terdengar suara lelaki dan seperti tidak sendirian, kak dina pun mempersilahkan mereka masuk


ternyata itu mereka yang ingin berlatih dance Pramuka variasi, satu persatu mereka masuk ke ruangan, ada Bagas, Kenzo, Dodi, wildo dan alangkah terkejutnya cia saat melihat sosok Mario yang juga ikut, sepontan matanya terbelalak berusaha memenangkan detak jantungnya yang seketika berdetak sangat kencang, cia memalingkan wajahnya


"kok dia bisa ikut sih, gak harus bisa anggap dia bukan siapa siapa, bukan siapa siapa juga sih, aaaa cia harus bisa" pekik cia dalam hati


"nah udah lengkap kakak lansung atur formasi aja ya" kata Rizka


Sherly dan wildo di barisan paling kanan, Tasya dan Dodi sampingnya, cia dan Kenzo di tengah, keni dan Mario di samping cia dan Salma Bagas di barisan paling kiri, para lelaki yang berbasis di depan dan perempuan di belakang gerakan dengan gerakan di praktekan mereka dengan sangat lincah.


hampir dua jam berlalu gerakan sudah mampu di hapal hanya perlu menyimpannya saja, bahkan Rizka tak menyangka mereka bisa menangkap dengan secepat ini. gerakan gerakan baris berbaris dalam Pramuka di masukan ke dalam dance dan di berikan sedikit variasi, gerakan yang indah membuat mereka suka dan mudah memahaminya


klekk


Rizka mematikan musiknya


"guys waktu kita habis siap gak siap kita tampil, apa kalian siap tampil malam ini" ucap kak Rizka tegas


"kami SIAP !!" jawab sereka serempak dengan tegas membuat Rizka tersenyum senang

__ADS_1


"kakak salut sama kalian dalam waktu dua jam bisa hafal gerakannya sampai selesai, kakak harap kita bisa tampil semaksimal mungkin"


"siap kak"


"ingat jangan mengharapkan Menang, tapi tampil maksimal, ingat saat tampil jangan nerfes anggap aja kalian lagi latihan di bawa santai oke"


"siap kak" jawab mereka serempak


Rizka tersenyum puas, dan mereka di bubarkan untuk mandi dan di persilahkan untuk beribadah, merka kembali ke tenda masing masing


'ternyata benar kata kak Rizka kita bisa kalau yakin, bahkan sama sekali gak ada kesulitan yang gue rasain dan gue tau apa yang gue rasain pasti sama dengan yang lain, jujur gue juga gak nyangka dalam waktu dua jam bisa untuk latihan walaupun awalnya kita gak yakin semangat untuk teman teman semua' kata cia dalam hati dan juga senyumnya yang tak lepas


malam akhirnya tiba kini cia dan yang lainnya sudah siap dengan seragam Pramuka lengkapnya dan sedikit aksesoris tambahan


semua sudah berkumpul di aula dan sudah mengambil nomer undian. malam ini mereka akan menampilkan dance variasi Pramuka


cia dan yang lain berdiri di belakang panggung aula, dan mendapat nomer antrian nomer 9. satu, dua dan kini penampilan nomor urut tiga yang sedang tampil, mereka bahkan tampil dengan maksimal yang dari sekolah lain


"wih itu kak gerakan zumba yang pernah viral di tahun lalu" kata wildo dan juga Kenzo


"penampilan mereka keren keren banget" lirih Sherly


"udah terlanjur terjun, jangan down gitu dong kita pasti bisa" uca cia memberi semangat


tiba tiba dari belakang Rizka berlari kecil menghampiri mereka


"hey.. ingat ya jangan tegang harus di bawa santai oke" kata kak Rizka "Oya kakak tadi dengar kata juri gerakan harus orijinal murni variasi sendiri yang artinya bukan duplikat atau copy paste gerakan orang lain berarti kita masih punya kesempatan, kakak gak minta kalian Menag tapi kalian harus rileks " sambungnya


"kak kayaknya giliran kita masih agak lama bagaimana kalau kita latihan sebentar dulu untuk ngelatih kekompakan" saran Bagas


"iya kak boleh juga" sahut Sherly dan juga disetujui yang lainnya


"saran kakak jangan deh, kakak tau kalian capek mendingan kalian istirahat dulu aja kan bentar lagi tampil"


"tapi kak kita mampu kok" kata salah satu dari mereka "iya kak" lanjut mereka bersamaan


"kakak yang bilang kalau kita bisa kalau kita yakin dan kita yakin kok kalau kita bisa"suara wildo kini terdengar lirih memohon


mendengar perkataan adik tingkatnya itu Rizka tak bisa memaksa dan hanya bisa tersenyum


"kakak gak bisa ngelarang kalau kalian ngotot" dan itu ucapnya yang membuat mereka semakin bersemangat


kini mereka memilih ruangan yang ada di belakang aula untuk latihan,dengan menyetel musik dengan sangat kecil agar tidak terdengar yang lain dan mengganggu


🌸🌸🌸🌸🌸


waktu nulis cerita part ini author senang banget karena waktu latihan dua jam itu bener bener di alami sama author, itu salah satu pengalaman yang mengesankan.


ingat ya kita pasti bisa kalau yakin🌺🌺


itu pesan dari salah satu mentor dance yang luar biasa🤭

__ADS_1


dan jangan lupa vetenya ya🌹🌹


author sayang kalian🤗🤗


__ADS_2