The Boy I Love

The Boy I Love
gak sengaja ketemu


__ADS_3

bertempat dengan hari Minggu dan semua kegiatan juga di liburkan, cia dan teman temannya yang lain sudah janjian sejak pukul 10 pagi tadi untuk refreshing


cia, Tasya, putri, cessa dan Sherly sejak tadi pergi ke sebuah mall di Jakarta. sejak tadi mereka sudah menghabiskan waktu untuk berbelanja dan makan.


di sebuah tempat makan bernuansa Jepang, cia dan teman temannya menghabiskan waktunya untuk mengisi perut dan bercanda ria. sekilas cia melirik jam tangannya, dua jam sudah berlalu mereka menghabiskan waktu di mall itu


"gusy.. udah siang banget ni gue harus pulang deh kayaknya" ucap cia sambil menarik tasnya


"oh iya gue juga lagi ada tugas ni gak bisa lama lama" sahut Sherly


"pulang bareng aja" tawar cia pada Sherli


"guys.. kita balik deluan ya" pamit Sherly berdiri dari duduknya sambil mengaitkan sebuah tas kecil di pundaknya


"ya udah hati hati ya" kata Tasya sambil melambaikan tangannya


"tenang aja.."


sambil menunggu pintu lift terbuka cia dan Sherly sibuk memainkan handphonenya masing-masing hingga lift tiba di lantai dasar


cia dan Sherly keluar dari tempat itu sampai tibalah keduanya di besmen yang luas dan cukup sepi, keduanya berjalan menuju mobil milik semi yang di bawa dengan cia.


karena bertempat hari hari Minggu semi memutuskan untuk tetap di apartemen dan membolehkan cia membawa mobilnya untuk pergi walaupun sebenarnya semi tak sepenuhnya yakin pada cia, karena saat masih Bandung saja cia sudah sering merusak kendaraan kakak


Ting... suara pintu lift terbuka

__ADS_1


cia mendongakkan kepalanya sambil memasukkan handphonenya ke saku celananya, sontak cia kaget karena sosok peria yang ia kenal berjalan dengan seorang temannya dan dua orang wanita cantik yang juga cia mengenalnya


sekilas cia merik ke arah Sherly yang masih sibuk chatingan entah dengan siapa. sepertinya Sherly tidak melihatnya, cia sengaja tidak memberi tau Sherly, kalau dia tau Pati ceritanya bakal panjang lagi. keduanya keluar dari lift dan langsung berjalan menuju parkira bawah tanpa melihat empat orang yang juga ada di parkiran parkira


"sher.. abis ini anterin gue ke toko roti yang ada didekat perempatan depan ya, mau beli untuk semi"


"oh oke.." tanpa sengaja Sherly menokeh kepalanya ke samping kiri


"Revan.." panggil Sherly histeris, cia yang mendengarnya cukup kaget di buatnya karena suara cemprengnya itu


kebetulan parkiran mereka tidak terlalu jauh Sherly lansung berlari kecil mendekati Revan yang di temani temannya


"hey.." sapa Sherly sambil melambaikan tangannya


"Sherly... ada di sini juga Lo?" tanya Revan


Trismi dan Mia, Sherly cukup tau tentang mereka karena mereka juga anggota Scout camping di sekolah tapi berbeda kelompok dengan cia dan Sherly


cia yang dari tadi nengekiri Sherly hanya terdiam di samping Sherly sambil memainkan handphonenya, ya begitulah cia pasti akan lebih sibuk dengan handphonenya kalau di hadapan orang baru. tanpa cia sadari sejak tadi Revan memperhatikannya dengan tatapan aneh


"itu siapa ?" tanya revan pada Sherly


"oh ya ini cia temen gue" kata Sherly sambil menarik tangan cia dan cukup membuat ia kaget dan hanya tersenyum kikuk


"eh Lo ikut Scout camping juga kan ?" tiba tiba Trusmi ikutan nimbrung

__ADS_1


"iya gue cia salam kenal" kata cia sambil melambaikan tangannya untuk menyapa mereka


"gue udah tau Lo dan pasti Lo juga tau gue kan ?" kata Trismi sambil bertanya


cia sedikit bingung "I'm sorry tapi gue baru kenal dengan lo " jawab cia dengan kikuknya


hambir 15 menit mereka berbicara di besmen tapi tidak dengan cia, ia hanya bicara bila di tanya beberapa pertanyaan dari temannya dan hanya akan menjawab singkat dan seperlunya saja, sampai tiba saat handphone cia pun berdering sebuah panggilan suara yang saat ia lihat adalah dari semi.


"Sherly bentar ya angkat telfon dulu" ucap cia dan lansung menjauhi kerumunan itu setelah Sherly mengangguk


"assalamualaikum sem"


"waalaikumsalam, ci entar kalau pulang titip beli spageti dong lagi kepengen ni" kata semi dari seberang sana


"kalau mau nitip ngapa enggak chat aja sih"


"entar Lo gak baca ya udah telfon aja" jawab semi


"ya udah entar gue beliin" setelah itu telfon pun di matikan, tiba tiba terlintas di pikirannya untuk pulang lebih dulu dari Sherly. cia kembali mendatangi Sherly dan yang lainnya


"guys gue harus balik deluan ni udah di telfon soalnya" ucap cia bohong


"gak jadi belanja dulu ci?" tanya Sherly


"lain kali aja deh semi udah nelfon nih soalnya"

__ADS_1


Dengan cepat cia berjalan memasuki mobil sport biru itu dan melesat pergi dari tempat itu


__ADS_2