
kegiatan akan di mulai seminggu lagi semua anggota Pramuka yang dibantu juga oleh anggota OSIS terus bekerja keras mempersiapkan yang terbaik
setelah beberapa hari berlalu kondisi cia semakin membaik walaupun sempat di bawa ke klinik tapi sekarang jauh lebih baik
siang ini cia dan sangganya ada jadwal latihan sore, sepulang sekolah setelah makan siang cia sedang menyiapkan air minum untuk di bawa nanti. sambil menunggu cia bersiap semi memainkan handphonenya sambil menyedot minuman yogurt kotak kesukaannya yang selalu ia siapkan di rumah.
semenjak cia sakit semi yang akan selalu mengantarnya ke sekolah atau kemanapun kecuali cia pergi bersama cessa dan Putri ataupun dengan Sherly dan Tasya
"ci.. ntar gue ada latihan basket jadi agak telat jemput" ucap semi
"oh.. it's oke"
setiba di sekolah, belum banyak orang yang datang, memang selalu seperti biasa cia datang sedikit lebih awal dari yang lain. sambil menunggu cia duduk di bangku yang setengah melingkari ruangan itu, ya itu adalah ruangan tempat mereka memulai dan mengakhiri setiap latihannya. setelah beberapa menit cia menunggu Sherly datang dan langsung duduk di sebelah cia sambil senyum-senyum tak jelas.
"kesambet apaan lu senyam senyum gak jelas" celetuk cia memandang heran Sherly
"mumpung masih sepi dan Tasya juga belum datang gue pengen cerita" ucap Sherly kegirangan
Sherly teman satu kelas orangnya agak selengekan, banyak cowoknya tapi orangnya baik
"mau cerita ya cerita aja" cetus cia sambil meminum air mineral yang ia bawa
"Lo kenal revan anak IPS 1 gak" tanya Sherly lansung
"kagak" ucap singkat cia
" ih Lo mah kagak seru" Sherly memonyongkan bibirnya bergaya seperti ingin merajuk
"ya mana gue kenal, kalau mau cerita cerita aja"
"hehe jadi gue lagi Deket sama Revan anak IPS 1, dan dia baru aja putus sama pacarnya.. UPS mantannya" cia hanya diam dan mendengarkan "dan dia juga kepilih jadi anggota the Scout camping tahun ini aaa" dengan girangnya Sherly sampai berteriak kencang sampai membuat cia meringis sambil menutup telinganya
"iihh.. berisik banget "dengan cepat cia menutup mulut Sherly
"entar gue kenalin ya.." ucap Sherly dengan sedikit berbisik karena dari depan pintu terlihat Tasya yang sudah melambaikan tangannya
"di Depan udah pada rame tu gabung yuk" ajak Tasya dari kejauhan
__ADS_1
Tasya anak pengusaha sayuran ekspor, orangnya setia kawan gak suka bertele tele walaupun ngomongnya asal ceplos tapi baik banget ibaratnya dia bisa jadi kucing kalau dekat dengan orang yang baik dengan dia dan bakal jadi harimau kalau dia gak suka
setelah meletakkan barang-barang yang mereka bawa Sherly dan cia pun langsung bergegas berlari ke lapangan bergabung dengan anggota yang lain.
setelah di beri arahan oleh ketua dewan kerja yaitu kak Angga kini semua di bubarkan dari barisan untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya
cia dan teman temannya kempali pada sangganya yang terdiri dari cia Sherly Tasya Salma Veni firsya Keni dan Amel yang di dampingi kak Dinda anak kelas sebelas
mereka bersembilan kembali keruangan yang tadi di datangi cia terlebih dahulu karena ruangan itu adalah tempat latihan sangga cia dan teman temannya
setiap sangga yang mempersiapkan kompetisi memang di anjurkan untuk latihan di dalam ruangan karena setiap penampilan hanya boleh di lihat saat kompetisi
setelah kegiatan hari ini selesai semua anggota kembali di kumpulkan untuk mengakhiri kegiatan hari ini. setelah semua di bubarkan cia berjalan menuju ruangan ingin mengambil barang-barangnya tapi tiba-tiba
"cia.. bentar dulu" Sherly dengan cepat lansung menarik lengan cia dan membiarkan Tasya berjalan sendirian "gue mau ngasi tau Lo yang namanya Revan " mendengarnya membuat cia mengangkat sebelah alisnya menjadi penasaran
Tampak Sherly yang sedikit mencari cari sosok yang di maksudnya. sebelumnya ini bukan pertama kalinya Sherly berbicara tentang laki laki yang ia suka, bahkan orang yang baru ia kenal pun bisa Sherly bisa menyukainya dan ingin punya hubungan lebih. tapi cia hanya penasaran laki laki mana yang kali ini ia suka lagi, entah lah benar atau tidak tapi yang cia tau Sherly hanya ingin bersenang-senang
"nah itu ci" tunjuknya pada seorang peria yang sedang berjalan menyamping pergi menjauhi lapangan "itu orangnya cia, gimana ganteng gak" tanya Sherly
kembali cia teringat dengan seorang peria yang Sherly katakan pernah dekat dengannya berapa hari yang lalu
"hehe itu dekat juga" ucap Sherly sambil tertawa cengengesan
mendengar perkataan Sherli cia hanya mengerutkan keningnya sambil mengelap slkeringatnya menggunakan handuk kecil yang selalu ia bawa saat latihan
"gue ke depan deluan ya mau nungguin semi" setelah di angguki oleh Sherly cia mengambil tasnya dan beranjak dari ruangan itu terlebih dahulu dari Sherly
keadaan jalan sore itu sangat sepi, cia duduk di halte berharap ada angkutan umum yang lewat tapi tak satupun yang lewat. cia duduk sambil sambil mengayunkan kedua kakinya.
dari dalam gerbang sekolah, seorang peria tampan yang keluar menggunakan motor Scoopy warna biru pastel milik lansung mrndapati cia yang duduk sambil menunggu di halte. ia pun memberhentikan motornya tepat di depan halte, cia yang melihat peria itu berhenti cukup membuatnya heran
"nungguin semi ?"tanya peria itu setelah melepas helemnya
"eh mario kok Lo di sini"sapa cia
"kalau di tanya jawab dong jangan nanya balik" kata Mario sambil setengah tertawa
__ADS_1
"eh.. hehe iya nungguin semi"
"bareng gue aja, mumpung searah"
"memangnya Lo tau gue tinggal di mana ?" tanya cia karena seingatnya cia tak pernah melihatnya datang ke apartemennya
"makanya jangan sibuk mulu, gue pernah ke apartemen Lo sama semi waktu Lo gak ada di rumah" mendengar Mario, via hanya menyimak sambil sedikit mengangguk
"ayok buruan "
dengan sedikit ragu ragu cia pun menaiki motor Mario tak lama setelahnya motor itu pun beranjak dari tempat itu.
selama perjalanan tak ada percakapan penting antara keduanya, cukup membuat cia tidak nyaman dengan keadaan ini, cia mrmang tak pandai membuka topik pembicaraan tapi ia pun akhirnya memberanikan diri untuk bicara terlebih dahulu.
"kok Lo baru balik ?" tanya cia gugup
"haah.. gimana ?"
"ihh.. maksud gue kok Lo baru balik Jam segini" jelas cia lagi
"hehe.. gue denger cuma mau nyuruh Lo ngomong lagi aja" kata Mario sambil tertawa sontak membuat cia mengerutkan keningnya "abisnya Lo irit ngomong banget" sambungnya
"gue nanya kok gak di jawab" ucap ciasekali lagi dengan sedikit malu malu
"gue kan peserta Scout camping juga dan tadi gue ada urusan OSIS bentar makanya pulang telat" jawab Mario dan cia hanya berohria saja mendengar penjelasan Mario
kembali ia ingat perkataan mario 'anggota Scout camping' selama pelatihan cia tak pernah melihat Mario bahkan ia bertemu Mario saja pada saat mereka bertemu di caffe
"kok selama pelatihan gue gak pernah ngeliat Lo sih, pertama gue ngeliat Lo itu di caffe dengan semi" ujar cia
"astaghfirullah.. rupanya selain hemat ngomong Lo itu juga fokus Ama depan gak merhatiin sekeliling, hampir tiap hari gue ngeliat Lo latihan dan Lo itu satu sangga dengan Sherly iya kan?" kata Mario, mendengar kata Mario cia semakin di buat malu.
memang benar cia irit banget ngomong tapi itu tidak berlaku untuk orang yang sudah mengenalnya
beberapa menit kemudian keduanya pun sampai di besmen sebuah bangunan megah yang bukan lain adalah apartemen tempat cia dan semi tinggal, cia turun dari motor Mario dan melepas helmnya yang di bantu juga oleh Mario
"thanks Udah ngantrin"
__ADS_1
"oke gue balik dulu ya" pamit Mario
"iya hati hati" cia pun melambaikan tangannya pada mario yang mulai menjauh dari hadapannya iya pun tersenyum.