
"sem.. cepetan dong.."
pagi itu sudah di ributkan dengan suara cia yang terus saja menyuruh semi cepat. hari ini adalah hari pertama di mana semi dan cia akan bersekolah di sekolah barunya yang itu SMA tunas bangsa Jakarta.
hari itu adalah dimana semua siswa kelas 10 yang baru akan melaksanakan MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan mereka akan melaksanakan MPLS tersebut selama tiga hari kedelapan.
bertepatan ini hari pertama sekolah cia sangat bersemangat sampai sampai cia bangun sangat awal selepas solat subuh biasanya ia akan melanjutkan tidurnya tapi kali ini berbeda selepas solat via lansung mandi dan bersiap untuk kesekolah, bahkan sejak pukul 05.37 tadi cia sudah rapi dan sudah duduk di ruang TV dengan seragam lengkapnya dan terus terusan menyuruh semi cepat
"sem.. cepetan dong udah jam 6.15 menit nih" teriaknya sekali lagi sambil melirik arloji di tangannya.
"lu gila atau gimana sih baru jam segini udah mau berangkat belum aja sarapan" semi keluar dari kamarnya dengan menggenggam sebelum tasnya sambil merapikan dasinya.
"tapi gue gak masak, sarapan di sekolah aja deh" mohon cia dengan manjanya.
"gak, gue pesan di gofood sekarang masih banyak waktu juga" mendengar penolakan semi cia hanya bisa pasrah sambil memonyongkan mulutnya dan menghempaskan tubuhnya ke sofa pelan.
entah kenapa cia sangat semangat ingin berangkat ke sekolah, kebetulan ada beberapa teman cia yang bersekolah di sini juga bahkan mereka sudah janjian akan bertemu di sekolah, ya pastinya kalian tau biasanya anak baru ngapain begitu dah dengan cia dan teman temannya, mereka berencana untuk berkeliling sekolah bahkan mereka ingin melirik kakak kelas yang ganteng dan masih banyak lagi yang mereka omongkan melalui chat WhatsApp group milik mereka
setelah beberapa menit memesan makanan, akhirnya makanan yang semi pesan datang, ada dua buah Berger beberapa roti dan dua gelas susu kemasan, mereka pun sarapan terlebih dahulu setelah pukul 6.40 akhirnya mereka berangkat ke sekolah kebetulan SMA tunas bangsa tidak terlalu jauh dari apart milik mereka jadi tak butuh waktu lama, mobil sport berwar biru itu pun tiba di parkiran SMA tunas bangsa, suasana parkiran saat itu lumayan ramai dan rata rata semuanya siswa baru karena belum mendapatkan kelas jadi tongkrongannya pasti parkiran.
sepasang kakak beradik itu pun turun dari mobil, dapat mereka sadari banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka berdua bagaimana tidak seorang gadis cantik berkulit putih dan memiliki hidung mancung itu terus saja di lirik oleh siswa laki-laki yang lainnya begitu juga dengan perianya yang memiliki kulit sawo matang, gaya yang cool dan senyumnya yang membuat para siswa perempuan akan histeris.
cia menyadari kalau mereka menjadi tontonan para siswa tapi dia sama sekali tak menghiraukannya bahkan lama lama cia akan merasa risih tapi berbeda Dengan semi yang malah tebar tebar pesona.
cia yang melihat aksi semi hanya acuh tak menghiraukannya, sudah tidak heran baginya melihat semi yang seperti itu. tanpa menghiraukan semi, cia lansung berjalan mencari keberadaan temannya cessa dan jiya.
cia : "ke pinggir lapangan dong gue bingung mau ke mana" kira kira seperti itulah isi pesan WhatsApp yang cia kirim di chat group mereka
setelah menunggu beberapa menit kedua sosok yang cia tunggu pun tiba dan menghampirinya
"aaaaa.. gue gak nyangka kita bisa lulus di sekolah yang sama lagi" dengan suaranya yang cempreng cessa pun teriak dengan kencang untungnya tidak terlalu banyak siswa di sanal jadinya tidak ada yang menghiraukannya
cessa anetha seorang gadis cantik keturunan Brazil ini sudah sahabat dengan cia sejak TK karena mereka sekolah di TK yang sama dan mereka mulai berteman sekitar umur 4/5 tahun gitu deh dan Julia putri Anastasia sama seperti cessa mereka berteman sejak TK
"lebay Lo" kata putri dengan sedikit memicingkan matanya kepada cessa.
"apaan sih, Oya guyss katanya mau keliling sekolah kapan nih"
Teng.. Teng.. Teng..
lansung bell tanda siswa harus berkumpul pun berbunyi banyak siswa lainnya yang sudah berjalan mendekati lapangan upacara untuk berkumpul.
"barisa dulu" singkat cia sambil berjalan menuju lapangan dan langsung di ikuti kedua sahabatnya itu.
setelah beberapa menit para siswa sudah dapat berkumpul dengan rapi dengan beberapa anggota OSIS di belakang sebagai keamanan. setelah semua siswa di siapkan oleh ketua OSIS, seorang peria yang masih terbilang muda mungkin usianya sekitar 30an, mengenakan baju dinas berjalan mendekati panggung utama untuk menyampaikan tentang apa saja yang akan di lakukan selanjutnya.
"assalamualaikum Wr wb salam sejahtera untuk kita semua, pertama perkenalkan nama saya Agus Satyabudi di sini saya sebagai ketua panitia MPLS tahun ini dan sebagai guru olahraga di SMA ini"
"lumayan ya ci" gumam cessa
"lumayan apa nya " tanya cia menatap bingung sahabatnya itu
"gantengnya pak Agus hehe" kata cessa sambil senyum-senyum tak jelas
"sarap" gumam cia pelan
__ADS_1
"saya harap kalian semua dapat melaksanakan kegiatan ini dengan hikmat dan berbartisipasi jangan ada yang coba coba kabur karena gak ada jalan untuk kalian kabur, dan nanti setelah ini ikut arahan dari kakak kakak osisnya setelah itu kita ada pemateri di dalam ruangan, semuanya mengerti"
"mengerti" jawan semua siswa
"kalau begitu Angga lanjutkan ya" kata pak Agus pada seorang pemuda tampan yang berdiri tepat di samping kanannya yang bukan lain adalah ketua OSIS SMA tunas bangsa.
"siap pak akan kami laksanakan" ucap sang ketua OSIS sambil mengangkat tangannya seperti hormat sejenak.
setelah pak Agus menyerahkan kegiatan selanjutnya kepada anggota OSIS pak Agus pun kembali ke ruangannya untuk mempersiapkan materi yang akan diberikan kepada siswa-siswi baru yang akan diberikan setelah makan siang yang dilaksanakan di ruangan.
"assalamualaikum semua disini sebelum kita memulai kegiatan kami akan memperkenalkan diri terlebih dahulu" Kak Angga sambil mengangkat tangan kanannya seperti menyuruh semua anggota OSIS berkumpul di samping kanggota.
"nama saya Angga samiwerdi panggil aja Angga" ucapkan Angga kemudian seorang lelaki yang seumuran dengannya maju satu langkah sambil memegang mic.
"perkenalkan nama saya fajry...." dan seterusnya seperti itu diikuti juga dengan anggota OSIS yang lainnya
hari semakin panas dan siswa siswi mulai bosan jenuh dan banyak yang mengeluh kepanasan bahkan banyak yang tidak mendengarkan anggota OSIS berbicara karena bosan.
"sumpah mereka kira kita ikan asin apa di jemur kayak gini" umpat Putri. bukan hanya Putri yang berbicara seperti itu bahkan sudah banyak siswa yang mengeluh kepanasan dan berteriak-teriak kepanasan ya maklum anak SMA pasti pada bandel bandel.
jam demi jam berlalu akhirnya kegiatan hari ini pun selesai para siswa berhamburan berlari dari dalam ruangan menuju parkiran karena sudah tidak sabar lagi ingin pulang begitu juga dengan ketiga sahabat itu cia cesa dan Putri mereka berjalan Dengan semangatnya menuju parkiran sesampainya di parkiran ketiganya berpisah karena mereka tinggal di arah yang berbeda
hari ini cukup melelahkan untuk cia bagaimana tidak semua siswa pun merasakan itu walaupun hanya duduk diam di ruangan dan berdiri sambil mendengarkan itu sangat membosankan
dia berjalan mendekati mobil sport berwarna biru milik semi belum ada tanda-tanda semi sudah tiba jadi cia pun menunggu beberapa menit setelah itu semi pun datang dengan memainkan kunci mobilnya sambil bersiul bahkan banyak siswa perempuan yang liriknya tapi tak ada yang dihiraukan oleh Nya
"Udah lama " tanya semi singkat
"enggak sih baru aja" jawab ya sambil menggelengkan kepalanya
_____
malam harinya
malam itu masih sama seperti malam sebelumnya mereka makan dengan beberapa makanan yang di pesan online, bukannya tidak ada alat masak tapi hanya cia yang selalu Mageran kalau soal memasak
sambil melahap makanannya semi terus saja sibuk dengan game onlinenya makan malam saat itu pun tak ada percakapan penting antara keduanya hanya suara riuh yang bersumber dari semi dan handphonenya, sesekali cuma memandangnya dengan sinis namun sama sekali tidak di hiraukan semi sedikit pun
selepas makan cia berinisiatif membersihkan sisa makanan, satu persatu di bersihkan
"sem Lo masih apa enggak makanya ?"tanya cia sambil mencuci piring di wastafel
" ntar lagi " jawab semi singkat
setelah mencuci piring cia kembali ke kamarnya duduk di tepi ranjang sambil mengambil handphonenya yang ada di atas nakas pasalnya kedua tangannya itu terus saja ribut di group WhatsApp milik mereka
cia: " bahas apa an sih? " tanya cia ikutan nimbrung
Putri : "besok kan pembahasan tentang ekskul, gue pengen ekskul basket deh"
cessa : "mana ada cebol yang ikutan basket ππ"
Putri : " namanya juga belajarπ"
sejenak cia tampak sedang berfikir, ia pun menutup WhatsApp groupnya dan mencari website online yang ia gunakan untuk mendaftar saat itu. di bacanya dengan teliti daftar ekstrakurikuler yang tertera.
__ADS_1
- bola Basket
- sepak bola
- futsal
- tenis
- bola voli
- melukis
- seni tari
- cheerleader
- paduan suar & alat musik
- Pramuka
- PIK R
- dancer
- bela diri
kira kira seperti itu lah daftar ekstrakurikulernya. pandangan matanya terhenti tepat di baris ke-10 yaitu pramuka karena cia cessa da Putri cukup menguasai itu karena sejak masuk SMP mereka sudah mengikuti organisasi ini bahkan sudah pernah ikut jambore, kembali ia memandangi seni tari sebenarnya cia sangat suka menari sejak kecil tapi tak banyak orang yang tau, sejak SD hingga SMP cia sering menampilkan bakatnya itu tapi di saat acara perpisahan kelas ataupun acara akhir tahun yang di adakan di sekolahnya.
senyum tipis pun terpancar di bibirnya kembali ia buka WhatsApp group mereka dan mulai mengerikan sesuatu.
cia : "ikut Pramuka aja deh lagian kita juga udah ada pengalaman"
cessa : " ribet amat sih Lo berdua ngurusin ekskul"
Putri : " kalau gue sih ci rasanya males deh ikutan itu lagi bosen gue"
kembali cia mendengus saat membaca pesan dari teman temannya, mungkin hanya cia yang akan melanjutkan pengalamannya itu.
cessa : "udah deh jangan bahas ekskul sekarang besok juga di bahas di sekolah, udah ya gue mau tidur byeeππ"
setelah cessa berpamitan cia lansung menutup WhatsAppnya dan kembali menaruh HP nya di nakas. kembali ica berfikir sudah sangat pasti dia ingin melanjutkan Pramukanya dan berbagi pengalaman.
cia pun berdandan dengan sedikit berbaring, tiba tiba cia teringat sesuatu, dengan cepat ia mengambil handphonenya dan membuka galeri penyimpanan, geser dan terus geser sampai ia menemukan sesuatu, cia pun tersenyum sambil melihat foto ketiga anak SMP yang mengenakan pakaian Pramuka yang sangat berantakan tapi senyumnya begitu tulus, ya itu adalah foto cia putri dan cessa saat mengikuti jambore.
" di Pramuka kita punya banyak cerita jadi gue bakal terus bekin cerita itu walaupun kita udah beda organisasi" batin cia
πΈπΈπΈπΈ
Hay.. Hay.. the boy I love update lagi nih gimana ceritanya, jangan lupa like ya dan jangan lupa votenya biar author makin sering update ok ok ok...ππ
.
.
see you next part ya
__ADS_1