The Dead CINDERELLA

The Dead CINDERELLA
EPS. 52. Mengunjungi HAILEY..


__ADS_3

Ke esokan harinya..


Sierra dan Arthur sedang berdiri di teras kediaman Arthur, lebih tepatnya Sierra sedang mengantar kepergian Arthur.


" Kamu yakin akan aman jika kamu sendirian.?? Biarkan salah satu pengawalku mengikutimu oke.?" Ucap Arthur.


" Aku tidak apa apa, hanya ingin menemui Hailey sebentar sebelum dia menjalani hukuman matinya besok." Ucap Sierra.


Arthur ingin ikut kemana pun Sierra pergi, sayangnya kesibukannya tidak bisa terlalu lama ditinggalkan. Arthur hanya takut terjadi sesuatu kepada Sierra nya, sebab terakhir kali saat wartawan merubungnya, Sierra hamoir tak bisa mengkondisikan dirinya sendiri.


" Patuh yah.. Bawa dua orang, satu supir, satu yang akan mengawalmu." Ucap Arthur.


Sierra menghela nafas, ia sudah berulang kali debat tentang hal ini dengan Arthur sejak mereka bertemu di meja makan pagi tadi.


" Baiklah.. Aku tidak bisa menolak." Ucap Sierra.


Arthur memeluk Sierra dan mencium rambut Sierra seraya berkata.


" Aku hanya tidak ingin sesuatu terjadi lagi kepadamu sayang, aku terlalu takut. Maaf yah.. Aku sedikit mengaturmu, itu demi kebaikanmu. Hanya kemananmu saja yang menjadi prioritasku." Ucap Arthur.


Sierra menjadi merasa bersalah sendiri, Arthur hanya mengkhawatirkannya, seharusnya Sierra merasa beruntung karena kini ada seseorang yang benar benar menyayanginya.


" Aku yang minta maaf, seharusnya aku tidak begitu padamu." Ucap Sierra.


" Jadi kamu mau kan membawa 2 pengawal bersamamu.? " Ucap Arthur.


" Baik.. Aku akan patuh." Ucap Sierra.


Cup..


" Hati hati yah, aku pergi dulu mengurus pekerjaan." Ucap Arthur sambil mengecup kening Sierra.


" Ya.." Ucap Sierra.


Arthur pun pergi, dan Sierra pun bersiap untuk mengunjungi Hailey di penjara. Tak lama, Sierra kembali keluar dan sudah ada dua pria yang menunggu Sierra di depan.


" Nona, Saya Zen dan dia Zun, kami di perintahkan oleh tuan Arthur untuk mengantar anda." Ucap Zen, pria yang bertubuh kekar.


' Astaga, apa dia binaragawan.? Tubuhnya kenapa seperti hulk.'


" Oh, baik.. Kalau begitu maaf merepotkan kalian, tolong antar saya ke kantor polisi pusat." Ucap Sierra.

__ADS_1


" Tidak perlu sungkan nona, kami di tugaskan untuk menjaga anda. Mari silahkan." Ucap Zun, sambil membuka pintu mobil.


Zun membukakan pintu mobil untuk Sierra, dan Sierra pun masuk kedalam. Zen yang menyetir, sementara Zun duduk di sebelah Zen.


Tidak ada pembicaraan selama perjalanan, hingga akhirnya merrka tiba di kantor polisi pusat.


" Selamat siang, saya ingin mengunjungi Hailey Stanton." Ucap Sierra.


" Boleh minta data diri anda nona.?" Ucap petugas polisi itu. Sierra pun memberikan KTP nya kepada petugas polisi itu.


" Nona Sierra Leona.?" Ucap petugas polisi.


" Ya benar, saya Sierra Leona. " Ucap Sierra.


" Maaf, kami tidak mengenali anda.. Mari saya antar anda ke dalam." Ucap petugas itu.


Sierra tentu bingung sendiri, mengapa juga petugas polisi itu begitu loyal padanya. Tapi Sierra tidak berkomentar ia hanya mengikuti petugas itu dari belakang. Hingga ia memasuki sebuah ruangan dan duduk disana menunggu Hailey keluar.


Tak lama Hailey di bawa keluar oleh petugas polisi lain dan duduk dihadapan Sierra dengan tatapan mata tajam.


" Mau apa kau datang.?? Kau senang huh? Melihat aku akan dihukum mati.? Pasti kau senang kan.?" Ucap Hailey dengan suara bergetar.


' Dia frustasi..' Batin Sierra.


" Kau akan dihukum mati mengapa masih saja berbicara begitu kasar.? Tidak bisakah kau bicara baik baik.??" Ucap Sierra.


" Aku begini karena dirimu, beraninya kau meminta aku berbicara baik baik padamu.!" Ucap Hailey.


" Tidak.. Aku tidak salah apapun, bukankah memang sejak awal kau sudah terjun ke dunia kotor itu? anggap saja kau menuai apa yang kau tanam." Ucap Sierra.


" Tapi jika bukan karena dirimu, aku pasti masih hidup baik baik saja.! Gara gara kau.. Aku begini Sierra Leona.!! " Teriak Hailey histeris.


" Ck..ck..ck.. Bukankah kau yang berencana menjebakku malam itu? Kau ingin menghancurkan nama baikku dengan Dante secara bersamaan, dengan cara membuat Dante tidur denganku.?? Aku hanya memutar balik keadaan.. Jadi mengapa kau bilang kau dipenhara gara gara aku? Hailey, aku tahu semua rencanamu, rencana jahat kalian ber empat.. Aku bahkan tahu, ibumu, Julia.. Dia juga berkontribusi besar dalam rencana malam itu.." Ucap Sierra dengan wajah dingin nya.


Hailey terkejut.. Bagaimana bisa Sierra tahu semua rencananya itu. Rencana yang sudah ia susun matang matang.


" Kenapa .? Kamu terkejut..? Aku bahkan tahu bahwa kau.. Menyukai Alden, benar.??" Ucap Sierra.


" Kau.. Kau.. Dari mana kau tahu semua itu? Kau menguntiti aku diam diam selama ini.??" Ucap Hailey terkejut.


" Untuk apa... Aku tidak punya banyak waktu untuk menguntitimu." Ucap Sierra.

__ADS_1


" Lalu bagaimana kau tahu semua rencana ku.?" Ucap Hailey.


Sierra mendekat kearah Hailey, dan berbisik di dekat wajah Hailey.


" Karena aku sudah mati Hailey.. Aku mati menyandang status kriminal atas semua fitnahan dan tuduhan kalian dan perbuatan kalian. Aku mati menjalani hukuman seperti yang akan kau alami besok. Aku sudah mati saat aku berusia 27 tahun di kehidupanku yang sebelumnya. Apa kau percaya Hailey..?" Bisik Sierra.


Hailey ketakutan mendengar begitu dingin dan dalamnya suara Sierra yang berbisik padanya.


" Ap..apa msksudmu? Apa kau gila Sierra.?" Ucap Hailey tidak percaya.


" Terserah jika kau tidak percaya.. Aku terlahir kembali untuk membalaskan dendamku, dendamku yang mati sia sia menjadi kambing hitam kalian. Dendamku, yang selama aku hidup hingga aku mati menjadi pesuruh kalian, selalu di injak injak oleh kalian." Ucap Sierra dingin.


" Kamu gila Sierra.." Ucap Hailey gemetar ketakutan.


" Aku kembali hidup, di hari ulang tahunku yang ke dua puluh tahun, yang mana kamu dan Carine yang merencanakan untuk menabrakku hingga mati, kamu ingat.?? Tapi sayangnya Tuhan masih menyayangiku, Tuhan membuatku tetap hidup." Ucap Sierra dengan senyum smirk nya.


" Kamu gila Sierra.. gila.. Kamu gila.." Gumam Hailey.


" Selamat menjalani hukumanmu Hailey, aku sudah puas melihat kamu mengalami apa yang aku alami. Aku sudah puas melihatmu begitu frustasi karena tidak ada satu orang pun yang mengunjungimu." Ucap Sierra.


" KAMU GILA SIERRA.!!" Teriak Hailey memgamuk. Petugaspun langsung menghampiri dan menangkap Hailey.


" LEPAS.! PAK, SIERRA.. DIA GILA, DIA GILA PAK.!!" Ucap Hailey berteriak teriak.


" Oiyah, apakah kau tahu, kau dengan Carine juga bukan saudari kandung.?" Ucap Sierra kembali duduk dengan benar.


" Apa maksudmu.??" Ucap Hailey.


" Seharusnya Carine juga menjalani hukuman yang sama denganmu, tetapi ayah kandungnya membantunya, jadi dia hanya menerima hukuman 3 tahun penjara. Hailey.. Hailey.. Kau tidak sadar kah.? Ibumu bahkan lebih menyayangi Carine.. Apapun itu, Carine yang diutamakan. Carine adalah prioritas utama ibumu. Miris bukan..??" Ucap Sierra mengejek.


" Tidak.. Itu tidak mungkin.. TIDAK.!!" Teriak Hailey.


" Bawa dia kembali pak, saya sudah selesai." Ucap Sierra.


" LEPAS.!! SIERRA, KAU HARUS MATI BERSAMAKU. PAK DIA GILA PAK, TANGKAP DIA.. DIA GILA.!!" Tariak Hailey, namun tak di gubris.


Hailey diseret masuk kedalam selnya, sementara Sierra hanya menatap kepergian Hailey..


' Karma tidak akan jauh darimu Hailey..' Batin Sierra.


TO BE CONTINUED...

__ADS_1


__ADS_2