The Dead CINDERELLA

The Dead CINDERELLA
EPS. 54. Merusak mental Julia.


__ADS_3

Arthur tersenyum melihat bagaimana di ginnya tayapan Sierra saat ini kearah Julia , Arthur menekan sebuah tombol lain. Dan benar saja, Julia langsung melihat kearah Sierra dengan tatapan kebenciannya itu.


" SIERRA.!! lepaskan aku dari sini, kau tidak bisa menahanku disini. Ini perbuatan ilegal, kau menahan orang tanpa mengikuti peraturan hukum.!!" Teriak Julia.


" Dia bicara apa.??" Ucap Sierra.


Sierra tidak bisa mendengar apa yang Julia teriakan, tiba tiba Arthur memasangkan sebuah Headphone di telinga Sierra.


" Gunakan ini jika kamu mau mendengar suaranya sayang." Ucap Arthur, setelah Arthur memakaikan headphone di telinga Sierra, ia pun menyingkir. Ia ingin melihat bagaimana sikap Julia kepada Sierra.


Dan bebar saja, setelah Arthur memasang itu Sierra bisa mendengar teriakan Julia.


" SIERRA S*ALAN.!! Lepaskan aku dari sini, ini ilegal.!!" Teriak Julia.


" Wah.. lama tidak mendengar suaramu , kamu semakin bersemangat ya ibu tiri. Bagaimana kabarmu.? Baik? Buruk? Sepertinya buruk jika melihat dari kondisimu." Ucap Sierra mengejek.


" Kau.!! Sierra, lepaskan aku.. kau tidak bisa menahanku disini.!!" Teriak Julia lagi.


" Tenang ibu tiri, aku tidak akan melepaskanmu.. karena apa? Karena kamu terlalu kejam sebagai manusia. Aku hanya membantu polisi menghukum penjahat sepertimu." Ucap Sierra.


" Ini ilegal Sierra, Apa kau tidak takut aku melaporkanmu ke polisi saat aku bebas nanti.?!" Teriak Julia.


" Sayangnya kau tidak akan bebas." Ucap Sierra.


"SIERRA.!! Aku menyesal mengapa aku tidak membunuhmu juga dulu. Seharusnya kau mati bersama ibumu, seharusnya kau ma..AAKHH.!!! Teriak Julia kesakitan.


Sierra terkejut melihat bagaimana Julia seperti orang tersetrum. Ia melihat kearah Arthur, dan rupanya Arthur menekam sebuah tombol lain.


" SIERRA.!!! AAAARRRGGH.!!! " Teriak Julia lagi.


Sierra mencopot headphone nya lalu berjalan menghampiri Arthur.


" Arthur, jangan bunuh dia.." Ucap Sierra.


Arthur menghentikan aksinya, lalu tersenyum kearah Sierra.


" Aku tahu sayang, itu hanya pelajaran kecil untuknya, daya strumannya tidak begitu tinggi, hanya membuatnya kesakitan saja, tidak sampai mati." Ucap Arthur.

__ADS_1


Sierra tersenyum, lalu kembali menghadap Julia yang saat ini lemas karena kesakitan.


" Hei ibu tiri,  putrimu akan dihukum mati sebentar lagi.. apa kau tidak mau menitipkan sebuah pesan atau surst untuknya. Kau disini dan dia disana akan dihukum mati, takutnya dia akan menvira bahwa kau tidak peduli padanya." Ucap Sierra.


Julia menatap Sierra penuh kebencian, sir matanya mengalir membasahi pipi.


" Kau bohong." Ucap Julia.


" Kau tidak percaya.?? Menurutmu siapa kira kira yang akan dihukum mati? Putri mu yang lahir secara sah, atau yang tidak sah.??" Ucap Sierra.


" Apa apa an makdudmu sah dan tidak sah.?" Ucap Julia.


" Hailey, adalah putrimu yang sah dalam pernikahan mu dengan suamimu terdahulu, tetapi Carine.. bukankah dia adalah hasil dari kerja malammu di club.?" Ucap Sierra.


Julia hanya diam, ia sedikit terkejut karena Sierra mengetahui kebenarannya. Tetapi toh untuk apa takut, ia bahkan sudah tidak bisa mendapatkan hati Daniel lagi.


" Ibu tiri.. apa kau tidak merasa bahwa kau selama ini sangat pilih kasih terhadap kedua putri kandungmu.?? Kau lebih menyayangi Carine yang tidak sah, dari pada Hailey yang sah." Ucap Sierra.


" Kau tahu penyebab Hailey sampai terjun menjadi pengedar barang terlarang? Itu karena untuk mendapatkan perhatianmu. Aku ingat pada saat usia Hailey 17 tahun kau tidak menyiapkan pesta yang begitu mewahnya untuk dia, tapi ketika Carine berusia 17 tahun kau menyiapkan pesta mewah selama tiga hari tiga malam di kapal laut.  Ibu tiri, Hailey saat itu merasa sangat cemburu. Hingga dia yang tadinya hanya gadis jahat, menjadinsangat jahat dan nakal." Ucap Sierra lagi.


" Aku memperlakukan mereka sama, tidak ada yang aku bedakan.. kau jangan omong kosong." Ucap Julia .


" Salah.. Kau tidak memperlakukan mereka sama, kau pilih kasih terhadap kedua putrimu. Kau lebih mengutamakan Carine dari pada Hailey, dalam hal apapun itu.. Cobalah kau pikrikan Ibu tiri.. pikirkanlah.." Ucap Sierra.


Julia terdiam.. ia memang selalu mengutamakan Carine, karena Carine memiliki penyakit bawaan lahir dan kondisinya sedikit lemah. Tapi ia tidak berpikir bahwa Hailey mungkin akan cemburu kepada Carine yang selalu mendapatkan kasih sayang lebih.


" Untungnya Hailey pandai menyembunyikan perasaannya, dan terus mendukung apapun yang kau lakukan, seperti menjual dirinya pada pria kaya." Ucap Sierra.


Julia langsung melirik tajam Sierra.


" Apa maksudmu Hailey menjual diri pada pria kaya, dia bukan gadis seperti iti.!" Ucap Julia tajam.


" Sudah ku duga kau tidak tahu.. Ibu tiri, aku sering melihat dia keluar masuk di hotel dekat tempat ku bekerja paruh waktu. Dan.... dengan pria pria tua yang berbeda." Ucap Sierra.


" Kau bohong.! Hailey tidak seperti itu.!" Teriak Julia.


" Kau tidak percaya.?? Dan kau tahu pria yang ikut terseret ke penjara bersama Hailey, dia adalah sugar daddy nya Hailey." Ucap Sierra lagi.

__ADS_1


" Tidak.!!! Hailey ku bukan gadis seperti itu. Kau bohong Sierra! Kau berbohong untuk membuatku marah kan.?!!" Ucap Julia.


Julia terisak, ia tidak terima dengan kenyataan yang ada.


" Bukankah buah jatuh tak jauh dari pohonnya ibu tiri? Begitu juga dengan kedua putrimu. Yang satu jual diri sepertimu, yang satu menjadi selingkuhan calin kakak iparnya dulu dan parahnya sampai hamil." Ucap Sierra.


Julia terisak.. ia tidak menyangka Hailey akan menjadi wanita seperti itu. Ia hanya tahu Hailey mengedarkan obat terlarang, masalah kebutuhan biologis juga Julia tidak pernah melarang Hailey sama sekali. Menurutnya hal seperti tu bukan masalah tabu baginya. Tapi Julia sama sekali tidak pernah menyangka bahwa Haikey menjual dirinya.


' Kenapa samapai seperti itu.. apa sebenarnya yang sudah kamu alami Hailey.. ' Batin Julia.


" Oiya, dan yang akan dihukum mati, adalah putrimu yang bernama Hailey Stanton." Ucap Sierra, lalu langsung mencopot Headphonenya dan menutup kaca kaca itu menjadi kaca dua arah.


" Hufft.." Sierra menghembuskan nafas.


Terlihat Julia yang mennagis sejadi jadinya, ia berteriak, dan terisak sangat pilu hingga hampir kehilangan nafas. Tampaknya Julia sangat terpukul mendengar bahwa Hailey akan dihukum mati.


Tiba tiba Arthur memeluk Sierra dan mencium bibir Sierra sampai Sierra terkejut.


" Mph..mph.." Suara Sierra.


Arthur melepaskan ciumannya, lalu mencangkup kedua pipi Sierra.


" Aku tidak rela bibirmu ini mengucapkan kata itu. Kau dilarang mengakui orang lain sebagai calon suamimu." Ucap Arthur.


Sierra sampai terperangah, melihat betapa cemburunya Arthur saat ini.


" Kamu cemburu.?? Itu kan sudah berlalu, aku sudah tidak bersamanya, aku bersamamu sekarang." Ucap Sierra.


" Tetap saja aku tidak mau dengar kamu membahas masalalu, bahas saja tentang aku, kamu, kita dan masa depan kita." Ucap Arthur.


Sierra tersenyum, ia senang melihat bagaimana Arthur cemburu saat ini.


" Emh.. iya." Ucap Sierra.


Arthur pun memeluk erat Sierra.


TO BE CONTINUED..

__ADS_1


__ADS_2