The Imperial College

The Imperial College
Eps. 11: Ilmuwan Dadakan


__ADS_3

Huang Yunxi hanya seorang gadis tomboy yang hanya tahu main games dan bersenang-senang. Dia bukan lulusan sains atau sosial. Dia hanya Huang Yunxi, seorang gamers yang kerap menjadi pemenang dan mendapat banyak uang. Tapi, di dunia ini, dia dipaksa menjadi seorang ilmuwan yang harus menguji serbuk racun dengan peralatan yang belum pernah dia sentuh sebelumnya.


Awalnya dia kebingungan harus melakukan apa ketika dia dan dua orang bermarga Yuwen itu sampai di ruang mayat Paviliun Yindai. Namun, Huang Yunxi kemudian memikirkan petunjuk lain di otaknya, hingga dalam satu kedipan mata, sebuah buku panduan pengujian ilmiah terjatuh dan mendarat di telapak tangannya.


Sistem tidak terlihat yang ajaib itu juga memberinya jas lab, kacamata, sarung tangan dan pengaman yang lain. Berbagai jenis cairan juga tersedia begitu Huang Yunxi selesai berpikir. Setelah memastikan semuanya aman dan terpasang sesuai dengan buku panduan, Huang Yunxi meminta Yuwen Rong memberinya sebuah ruangan yang agak jauh dari keramaian. Di dalam ruangan itu, Huang Yunxi menjelma menjadi seorang peneliti dunia kuno dengan peralatan modern.


Yuwen Yue juga selalu berada di sisinya. Pria itu membantu dan melakukan apapun yang dia bisa. Meskipun agak khawatir dan tidak yakin, tapi Yuwen Yue selalu mencoba meyakinkan dirinya sendiri. Huang Yunxi adalah gadis nakal yang tidak pernah belajar dengan baik dan selalu berbuat onar di sana-sini, dengan prestasi yang kurang dan kemampuan tidak mumpuni. Tapi, hari ini, gadis nakal itu tampak seperti seorang wanita terpelajar yang bahkan siapapun tidak ada yang bisa menandinginya.


Pakaiannya, penampilannya, wajahnya, keterampilannya, semuanya tampak sangat berbeda. Yuwen Yue juga tak pernah berhenti bertanya perihal alat-alat yang digunakan oleh wanita itu dan dari mana dia mendapatkannya. Menurutnya, peralatan aneh itu tidak pernah ada di sini dan tidak ada seorang pun yang pernah melihatnya.


Bagaimana bisa seorang Huang Yunxi yang bodoh memiliki kemampuan dan pesona sebaik ini?


Entahlah. Yuwen Yue sendiri tidak yakin. Dia hanya bisa melihat dan memperhatikan Huang Yunxi dari jauh karena gadis itu memintanya untuk mejaga jarak. Huang Yunxi sengaja melakukannya karena dia tahu pria itu sangat penasaran. Terkadang, rasa penasaran bisa membuat seseorang terancam. Itulah yang ada di pikiran Huang Yunxi.


Yuwen Yue tidak boleh ada di dekatnya. Kalau sampai pria itu menyentuh cairan atau mencampurkan yang ada dengan sembarangan, maka Huang Yunxi tidak dapat memastikan bahaya apa yang akan mereka hadapi. Dia sendiri belum tahu betul dan belum paham betul zat-zat ini, apalagi Yuwen Yue. Bukan hanya keracunan, bahkan mungkin rasa penasaran pria itu bisa menyebabkan ledakan yang besar atau kebakaran.


Huang Yunxi meminta serbuk racun yang tersisa, melarutkannya dalam air di gelas kimia kemudian membaginya dengan meneteskannya ke dalam beberapa tabung reaksi. Sesekali dia melihat buku panduan, meminta bantuan Yuwen Yue untuk mengambilkan sesuatu, kemudian fokus kembali pada percobannya.


“Guru, apa di sini ada arak?” tanya Huang Yunxi setelah beberapa saat.


“Untuk apa?”


“Ada atau tidak?”


“Ada.”


Yuwen Yue kemudian keluar. Beberapa saat kemudian, dia kembali dengan sekendi arak di tangannya. Huang Yunxi menuangkan arak tersebut ke sebuah wadah, kemudian mencelupkan beberapa pipet tetes ke dalamnya. Cairan alkohol yang dia punya habis, jadi tidak ada jalan lain selain menggunakan arak untuk mensterilkan peralatannya.


Setelah dirasa bersih, Huang Yunxi kemudian meneteskan beberapa jenis cairan penguji ke dalam setiap tabung reaksi yang sudah berisi sampel racun secara bergantian. Dia menunggu beberapa saat untuk melihat reaksi yang terjadi dan efek apakah yang timbul setelah pencampuran kedua zat.


Setelah beberapa saat, setiap tabung reaksi kemudian menunjukkan perubahan. Masing-masing dari tabung kaca kecil tersebut mengalami perubahan warna yang berbeda. Huang Yunxi kemudian membuka kembali buku panduan, mencari teori yang berkaitan dengan perubahan warna setiap tabung reaksi guna mengetahui jenis racun apakah yang bereaksi.


Ketemu!


Huang Yunxi bersorak ketika dia menemukan jenis racun yang dimaksud di buku panduan. Ternyata, racun tersebut adalah racun yang sejenis dengan racun Bunga Putih, sebuah racun yang terbuat dari serbuk bunga musim dingin yang diekstraksi bersama dengan serbuk bunga lili dan disimpan selama tiga bulan untuk mengendapkan serbuknya.


Efeknya bisa menimbulkan halusinasi, semangat yang tinggi, kemudian bisa menyebabkan si pengguna menjadi gila. Jika digunakan terus menerus dalam jumlah besar, sistem syaraf otak bisa rusak dan pembuluh darah bisa pecah. Bisa dikatakan kalau jenis racun ini adalah zat adiktif.

__ADS_1


“Guru, lihat! Racunnya sudah teridentifikasi!”


Yuwen Yue langsung berlari menghampiri Huang Yunxi. Gadis itu mengangkat salah satu tabung reaksi ke udara. Rasa senang dan terharu langsung mencuat begitu saja di hati Huang Yunxi. Dia tidak pernah menyangka kalau menjadi ilmuwan dadakan yang amatir bisa segembira ini ketika berhasil.


“Yunxi, racun ap aitu?”


“Kalau aku melihat buku, ini adalah racun Bunga Putih. Guru, apa kau pernah mendengarnya?”


“Sepertinya pernah. Apa efeknya?”


“Racun ini adiktif, bisa membuat seseorang ketagihan. Mungkin semasa hidupnya, mayat itu tertekan hingga dia menggunakan racun ini sebagai obat penenang.”


“Efek lainnya?”


“Halusinasi. Itu yang mungkin membuat orang itu bunuh diri.”


Yuwen Yue terdiam sejenak. Sejauh yang ia tahu, racun Bunga Putih adalah racun langka dan mahal. Karena itulah pihak kerajaan, terutama Kaisar, memberikan dekret yang berisi pelarangan pembuatan, peredaran, jual beli dan penggunaan racun ini di Kekaisaran Dong Hua. Siapapun yang ketahuan menggunakan, membuat atau mengedarkan dan menjual racun ini pasti akan dihukum berat.


“Kau yakin ini adalah racun Bunga Putih?”


Huang Yunxi mengangguk. Dia melihat keraguan dan kebingungan yang menyatu di wajah Yuwen Yue. Pria itu tampak sedang memikirkan sesuatu.


“Tidak ada. Yunxi, kembalilah ke Akademi Kerajaan lebih awal.”


Huang Yunxi memicingkan mata. Sudahlah, biarkan saja Yuwen Yue berbuat sesukanya. Dia juga sudah lelah. Ternyata menjadi ilmuwan sangat melelahkan. Yang terpenting dia sudah mengidentifikasi racun yang bisa menyelesaikan kasus bunuh diri di Akademi Kerajaan yang tengah diselidiki oleh Yuwen Yue dan Yuwen Rong. Tugasnya bisa dibilang sudah selesai. Urusan asal-usul racun dan sisanya, biar Yuwen Yue dan Paviliun Yindai saja yang mengatasinya.


Seluruh peralatan yang dia gunakan kemudian dibersihkan. Sisa-sisa racun dimasukkan ke dalam sebuah kantong sampah yang bisa mencegah zat menyebar, kemudian dikubur dalam-dalam. Sisa peralatan lain dimasukkan ke dalam sebuah kotak kayu yang besar, termasuk jas laboratorium dan kacamata. Sedangkan buku panduan dibawa oleh Yuwen Yue untuk dipelajari.


“Bagaimana dengan peralatan aneh ini?” tanya Yuwen Yue setelah Huang Yunxi selesai membersihkan diri.


“Simpan saja di sini. Akademi Kerajaan sepertinya tidak terlalu membutuhkannya,” jawab Huang Yunxi sekenanya. Gadis itu kemudian keluar dari Paviliun Yindai dan kembali ke Akademi Kerajaan menggunakan kereta kuda Yuwen Yue.


Sepeninggal Huang Yunxi, Yuwen Yue menemui Yuwen Rong untuk mendiskusikan hasil temuan Huang Yunxi. Dia menerangkan bahwa racun sisa di mulut mayat itu adalah Bunga Putih yang dilarang oleh negara. Yuwen Rong terkejut karena ternyata Huang Yunxi benar-benar bisa mengidentifikasi racun yang bahkan Pavilun Yindai saja tidak bisa mengidenitifikasinya.


Rumor bahwa Putri Xiyue bodoh ternyata hanya kabar burung.


“Aku tidak menyangka kalau muridmu itu ternyata benar-benar bisa mengidentifikasinya.”

__ADS_1


“Hm.”


“Tuan Muda Pertama, kau punya murid yang luar biasa. Aku yakin dia bisa melampauimu suatu saat.”


Yuwen Yue hanya mendesah pelan. Dia menyesap aroma teh krisan yang harum, kemudian meminumnya sedikit. Dia sendiri juga masih tidak percaya bahwa Huang Yunxi memiliki kemampuan sehebat itu. Selama ini gadis itu hanya bisa membuat keributan dan membuat masalah di mana-mana.


“Tapi, mengapa mayat ini bisa memilikinya?”


“Itulah masalahnya.”


“Tuan Muda Pertama, kau harus berhati-hati. Mungkin ada banyak orang di Akademi Kerajaan yang menggunakannya tanpa kau ketahui.”


“Aku harus melakukan inspeksi.”


Yuwen Yue berencana melakukan razia dan pemeriksaan pada setiap orang di Akademi Kerajaan tanpa kecuali. Jika sampai jenis racun ini dimiliki orang lain di Akademi Kerajaan, maka bahaya yang lebih besar mungkin sedang mengintai. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Yuwen Yue pasti tidak akan melepaskan orang yang memiliki racun ini.


Pria itu kemudian menyerahkan kotak kayu berisi peralatan laboratorium yang tadi digunakan Huang Yunxi.


“Huang Yunxi meninggalkan peralatan anehnya di sini. Mungkin bisa kau gunakan suatu saat,” ujar Yuwen Yue.


“Wah, Putri Xiyue sangat rendah hati. Tuan Muda Pertama, kau harus lebih memperhatikan muridmu itu. Jangan sampai bakatnya ini terbuang sia-sia.”


“Bakat apa? Maksudmu bakat membuat keributan dan berbuat onar di mana-mana?”


“Lihat, kau mulai bersikap menyebalkan lagi. Pantas saja kau masih melajang hingga umur segini.”


Yuwen Yue menatap Yuwen Rong dengan tajam. Apa pria itu baru saja menyindirnya?


“Cih, berteriak pada orang lain tanpa melihat diri sendiri.”


“Eh, aku melajang karena tidak ada niat untuk menikah. Yuwen Yue, kuberitahu kau. Nona Su Jiayu sepertinya tergila-gila padamu. Bagaimana jika kau mempertimbangkannya?”


“Tuan Muda Ketiga, bagaimana jika kau saja yang menggantikanku untuk menghadapi Nona Su Jiayu?”


“Ahahaha, tidak, terima kasih.”


Dua orang bermarga Yuwen itu kemudian kembali berdiskusi perihal kasus yang mereka hadapi. Namun, pikiran Yuwen Yue tidak pernah terlepas dari sosok Huang Yunxi yang menarik perhatiannya sejak beberapa saat yang lalu. Entah reaksi apa yang akan ditunjukkan Kaisar esok hari begitu tahu kalau orang yang berhasil mengidentifikasi racun dalam kasus ini adalah putrinya sendiri.

__ADS_1


...***...


...Halo, para pembaca kesayangan! Apa kabar? Author baru bisa update hari ini karena satu dan lain hal. Semoga Author bisa terus konsisten update ya biar kalian juga senang, hihihi. Wah, Yuwen Yue sudah mulai tertarik nih sama Yunxi, gimana ya kehidupan Yunxi ke depannya? Stay tune terus ya, sampai jumpa di episode berikutnya! ...


__ADS_2