TIGA BERSAUDARA

TIGA BERSAUDARA
Dalangnya Angel and the geng!


__ADS_3

Selamat Membaca😊


***


Setelah Daffa memberitahukan kepada Karina, kalo dalang dibalik semuanya adalah Angel and the Geng, Karina terlihat sangat kesal, namun Karina bisa meredam emosinya sesaat.


"DAMN IT ... si Angel, gara-gara dia nih, hampir aja nama baik gue jadi jelek, untung aja itu cowok gak ngapa-ngapain gue, kalo sampe dia ngapa-ngapain gue, duhh ancur lah sudah harapan gue!" batin Karina.


"Sayang, kok kamu malah bengong gitu, kenapa? Kamu gak terima ya sama perlakuannya Angel?" tanya Daffa yang membuyarkan lamunannya Karina.


"Sudah tahu pun masih saja bertanya, ya jelaslah aku gak terima, karna dia kan, kamu marah sama aku, terus nama baik aku juga jadi jelek kan, dan sekarang aku harus tinggal di hotel ini, karna Kirana juga gak mau lihat aku ada dirumah!" balas Karina menampilkan mimik wajah sedihnya.


"Udah gak usah dipikirin sayang, kalo emang kamu nyaman tinggal disini, yaudah disini aja, lagian menurut aku, disini juga gak buruk-buruk amat, papa kamu tu sayang sama kamu, makanya papa kamu tempatin kamu disini?" ucap Daffa sambil tersenyum kecil.


"Iya sih, tapi kan disini sepi, gak kayak dikamar aku sendiri?" balas Karina dengan menundukkan kepalanya.


"Aku kasih saran nih sama kamu, kamu dekor aja hotel ini seperti dikamar kamu, biar kamu terbiasa disini?" ucap Daffa.


"Enggak ah, hotel ini kan milik orang lain, kalo aku punya apartemen aku sendiri, baru aku bakalan dekor!" balas Karina.


"Yaudah, kalo itu sih terserah kamu aja!" ucap Daffa.


"Iya." balas Karina singkat.


"Yaudah aku pulang dulu, ya, besok aku kesini lagi?" ujar Daffa sambil berdiri.


"Yaudah kamu hati-hati di jalan, ya, oh iya, aku titip salam buat mama sama papa kamu, ya?" balas Karina tersenyum, dan ikut berdiri juga.


"Iya, nanti aku sampein, yaudah aku pulang, assalamualaikum?" ucap Daffa.


"Waalaikumsalam." Karina pun mengantar Daffa sampai ke depan pintu lift.


Setelah Daffa pergi, Karina pun berniat kembali ke dalam kamarnya, namun dari arah belakang ada yang tak sengaja menabrak Karina sampai Karina terjatuh, saat Karina melihat wajahnya, ternyata dia adalah Doni.


"Sorry-Sorry, elo gapapakan?" tanya Doni sambil mengulurkan tangan.

__ADS_1


"Elo lagi, elo lagi!" ucap Karina Sembari bangun, dan tak menghiraukan uluran tangannya Doni itu.


"Sorry lah gue gak sengaja, gue lagi buru-buru juga?" balas Doni dengan menatap Karina.


"Yaudah kalo lo lagi buru-buru, ngapain masih disini, yaudah sana pergi!" ucap Karina dengan kesal.


"Galak bener dah, iya ini juga gue mau pergi kok, bye cantik!" balas Doni dengan mencolek dagunya Karina. Setelah itu kembali melanjutkan perjalanannya.


"Ih dasar, maen colek-colek aja, emangnya dagu gue ini kek sambel apa, di colek segala!" gumam Karina dengan ekspresi wajah kesalnya.


Teddy yang mendengar ada Keributan di depan kamar anak bosnya pun langsung bergegas menghampiri.


"Nona? Apa ada masalah? Saya dengar seperti ada keributan?" tanya Teddy dengan hawatir.


"Tidak paman, saya tidak apa-apa, tadi hanya ada orang iseng, oh iya paman, apa papa sudah pulang dari kantornya?" balas Karina dengan menatap Teddy asisten papanya.


"Sudah nona, memangnya ada apa, kok nona menanyakan papa, ada yang penting?" ucap Teddy dengan sopan.


"Iya ada, tapi sudahlah, saya bisa sendiri, yasudah kalo begitu saya masuk dulu paman?" balas Karina tersenyum kecil.


***


Keesokan harinya, Karina pun berangkat ke sekolah diantarkan Teddy, karna Karina gak mau ada orang yang tahu Karina tinggal di hotel, tapi kini Karina telah berpindah tempat ke apartemen yang sudah di janjikan papanya tadi malam.


***


Alan dan ketiga temannya yang sudah menunggu Karina pun langsung bertanya-tanya soal kenapa Karina gak ada di rumahnya.


"Elo lagi ada masalah kah?" tanya Alan dengan memperhatikan raut wajahnya Karina.


"Banyak masalah gue, kenapa emang?" balas Karina dengan menyimpan tasnya dan duduk di kursi.


"Ya ceritain dong kalo lo punya masalah, jangan kek gini, kita kan jadi gak tahu apa-apa?" ucap Alan.


"Ceritanya panjang banget, cuman sekarang udah selesai kok, temennya si Daffa ada yang care sama gue, dia yang ngungkap masalah gue?" jelas Karina.

__ADS_1


"Kok bisa, terus cowok lo itu, gimana?" balas Alan lagi dengan penasarannya.


"Ya cowok gue keburu emosi lah sama gue, dia marah sama gue, untungnya ada si Alex!" ucap Karina.


"Emang permasalahannya apa? Kok bisa cowok lo itu marah sama lo?" tanya Farel.


"Ya gimana gak marah, tuh si Angel ngejebak gue tidur di hotel sama cowok?" balas Karina dengan kesal, dan terlihat dari raut wajahnya kalo Karina memang jijik mengingat kejadian itu.


"Maksud lo di jebak di hotel sama cowok itu gimana? Kok bisa sih?" sambung Kiki.


"Ya bisa lah, gue di kasih obat tidur, terus sama si cowok itu di bawa ke hotel, gue setengah b***l tahu gak, terus si Angel motret gue sama si cowok itu, terus di kasih sama Daffa, ya Daffa marah lah sama gue?" balas Karina.


"Dasar wanita ular, kok dia senekat itu ya, terus lo tidur dimana? Soalnya kemaren gue ke rumah lo, tapi gak lihat lo?" tanya Alan.


"Waktu kemaren sih emang gue tidur di hotel sama paman Teddy, asisten pribadi bokap, tapi beda kamar ye, jangan melayang tuh otak?" cetus Karina dengan tersenyum.


"Malah becanda lo, serius kali?" sambung Bayu.


"Iya gue serius Bay, tapi sekarang gue udah pindah ke apartemen gue sendiri kok, gue gak nyaman sih tinggal di hotel itu, karna kemaren, gue ketemu sama cowok yang satu kamar hotel bareng gue, jadi gue gak mau kalo ketemu dia lagi gitu!" balas Karina.


"Wahh gila itu orang, sampe senekat itu, tapi elo gak di apa-apain kan sama orang itu?" tanya Kiki.


"Ya itu dia, Alhamdulillahnya gue gak di apa-apain sama itu cowok, lagian itu cowokan suruhannya si Olive, temennya si Angel?" balas Karina.


"Ya syukur deh kalo lo gapapa, kalo sampe lo kenapa-napa, gue sama yang lainnya bakalan maju deh, buat ngabisin itu cowok?" ucap Kiki dengan kesalnya.


"Sabar bro, yang penting sekarang temen kita yang cantik ini, gak kenapa-napakan, nah mendingan kita jagain dia aja, biar dia gak kenapa-napa lagi?" balas Alan dengan tersenyum kecil.


"Beres lah, kalo soal ngejagain mah itu gampang, gimana lo mau di jagain sama kita?" tanya Bayu.


"Gak usah, ntar kalo kalian pada ngikutin gue, ntar ada yang tahu lagi tempat tinggal gue, kan ini harus di rahasiakan guys?" balas Karina.


Mereka berempat pun mengangguk tanda mengerti, dan mereka berlima pun hanya bercanda ria saja.


#bersambung

__ADS_1


__ADS_2