TIGA BERSAUDARA

TIGA BERSAUDARA
Hari-H pernikahan Daffa dan Jenny.


__ADS_3

#TIGA_BERSAUDARA_SEASON_2


Setelah itu Alex pun melenggang pergi memasuki kamar yang ada di mension papinya itu.


Tak lama dari itu Alex pun merebahkan tubuhnya di kasur yang berukuran king size, setelahnya Alex pun merogoh saku celananya dan mengambil gawai miliknya dan mulai mencari nama kontak kepercayaannya itu.


¥ Via Telpon ¥


"Hallo ... saya ada tugas baru buat kamu, tolong kamu kerjakan dengan baik?" Alex.


"Siap tuan muda, ada tugas apa?" balas suara dari sebrang sana.


"Saya minta kamu untuk menjaga Karina, karna saya baru mendapat kabar kalau Karina membatalkan pertunangannya dengan sahabat saya, jadi kamu beserta teman kamu jaga dia terus, kalau ada apa-apa, hubungi saya lagi, paham?" Alex.


"Baik tuan muda." Alex pun langsung menutup sambungan telponnya sepihak.


Alex pun tersenyum miring. "Daffa ... Daffa ... elo rela melepaskan berlian hanya demi kerikil kecil yang gak ada bandingannya itu, gue Alex Ferguson akan berjanji mulai hari ini gue bakalan ngejagain Karina apapun yang akan terjadi dan gue gak akan ngebiarin elo menyakitinya kembali!" gumamnya sambil memandangi foto Karina yang ada di ponselnya.


★★★


Hari ini Daffa dan Jenny menikah, Karina, Almahendra, Citra, Adit dan putranya pun ikut menghadiri acara pernikahan itu, Karina mencoba tegar agar tidak menangis di acara pernikahan itu.


Karina dan yang lainnya duduk di meja undangan dan menikmati makanan yang tersaji walau malas.


"Kamu yang kuat ya, kakak tau kok ini berat buat kamu, tapi kamu jangan hawatir, di luar sana pasti ada pria yang lebih baik dari Daffa yang akan Allah sandingkan denganmu nanti?" ucap kak Adit mensupport adik iparnya itu.


Karina pun tersenyum kecil. "Aamiin ... aku gapapa kok kak, aku baik-baik aja. Kakak gak usah hawatir!" balas Karina.


Adit dan Citra pun tersenyum dan tak lama Almahendra pun mengusap punggung putrinya itu pelan untuk menguatkannya.


"Kamu memang anak papa yang paling kuat nak, dari sejak kecil mental kamu memang sudah di latih kuat, kuat seperti baja!" ucap Almahendra tersenyum.


Karina pun membalas senyuman kecil dan mengangguk tanpa ingin membalas kata-katanya lagi.


Tak lama dari itu keluarga Almahendra pun mulai menaiki pelaminan untuk bersalaman dengan para pengantin.


Karina pun tersenyum sambil menyalami kedua pengantin itu. "Selamat ya buat kalian, semoga pernikahannya langgeng sakinah mawadah warahmah!" kata Karina sambil berjalan pelan dan menuruni pelaminan di tuntun Aditiya - kakak iparnya.


Daffa tertegun melihat keanggunan mantan kekasihnya itu, ingin sekali Daffa berlari dan memeluk mantannya itu, namun Daffa juga tidak ingin membuat Jenny kecewa dan Daffa memilih diam saja.


Di balik itu ada Lidia - mamanya Daffa yang sudah menangis kala melihat Karina yang sudah bukan menantunya lagi dan memilih turun dari pelaminan itu dan di ikuti sang suami.


Tanpa sepengetahuan Karina, tiba-tiba saja Alex datang dan menyalami tangannya Almahendra, Citra dan Adit.

__ADS_1


Mereka bertiga tertegun melihat ketampanan dan kegagahan dari seorang Alex Ferguson ini, tak banyak yang menyangka jika Alex sekarang menjadi CEO muda yang terkenal dengan kepintarannya dalam membangun perindustrian di dunia yang berkembang pesat ini.


"Alex? Kok elo ada disini?" kata Karina sambil menatap wajahnya Alex yang tampang itu.


"Gue sengaja datang kesini buat liat keadaan lo, apa lo kuat melihatnya atau malah bakal pingsan nantinya?" balas Alex dengan serius namun masih tersirat senyuman kecil di bibirnya itu.


Sebelum Karina menjawab ucapannya Alex, tiba-tiba Citra bertanya soal siapa pria yang sedang mengobrol dengan adiknya itu.


"Siapa Karin? Kakak tidak mengenalinya sedikit pun?" sambung Citra sambil menatap adiknya itu.


"Alex, sahabatnya Daffa waktu dulu SMA?" balas Karina.


"Ohh ... kok berubah drastis ya, dulu tidak setampan ini, kok sekarang di tambah gagah pula?" kata Citra yang memuji perubahan drastisnya Alex.


Alex pun tersenyum kecil. "Kakak bisa aja, dari dulu aku seperti ini, gak ada yang berubah sama sekali. Kalian mau pada pulang atau gimana?" tanya Alex setelahnya.


"Kami akan langsung pulang saja, kasian Karina kalau lama-lama disini, karna mau sekuat apapun dia, dia tetap perempuan yang punya hati mudah rapuh!" balas Citra sambil mengusap bahunya Karina pelan.


"Hemm ... kalau mau pulang kita barengan aja, Karina bisa tunggu gue sebentar kan?" Karina pun mengangguk dan menyuruh kakak dan papanya untuk pulang duluan dan Karina akan pulang bersama Alex.


Setelah itu Alex pun naik ke pelaminan dan menyalami kedua pasangan suami istri yang baru menikah itu.


"Semoga langgeng bro pernikahannya. Sorry gue gak bisa lama, ada urusan lain?" kata Alex sembari tersenyum.


"Elo kan sahabat gue, mau sesibuk apapun gue, kalau buat lo gue bakal selalu ada, ya udah gue cabut duluan, ya?" Alex pun berpamitan pergi.


"Iya thanks ya?" Alex pun hanya mengangguk setelah itu menghampiri Karina dan mengajaknya pergi dari acara itu.


Daffa yang melihat Karina bersama dengan Alex pun sepertinya cemburu, namun karna ada Jenny, Daffa mencoba menyembunyikan rasa cemburunya dan mengepalkan tangannya.


Karina POV


"Elo mau minum apa? Udah makan belom?" tanya Karina.


"Apa aja terserah lo, gue gak masalah kok, gue lagi gak banyak makan dulu, ntar gue gemuk emang lo mau?" balas Alex sambil tersenyum.


"Emang kenapa kalau lo gemuk? Gak masalah kan, Lex?" kata Karina sambil membalas senyumannya Alex itu.


"Ya gak masalah sih, cuman nanti kalau ketampanan gue hilang karna gemuk gimana? Emang lo masih mau sama gue?" balas Alex sambil menatap serius ke arah Karina.


"Ngomong apaan sih, udah deh kita ini cuman temen gak lebih, gue baru aja merasakan patah hati, gue gak mau patah hati lagi!" ucapnya sambil pergi meninggalkan Alex.


Karna keadaan di rumah lagi sepi karna Almahendra yang kembali ke kantornya, Citra dan Adit lagi di kamar, Alex pun mengikuti Karina sampai ke dapur.

__ADS_1


"Karin, lo marah sama gue?" kata Alex sambil berdiri di sampingnya Karina.


"Gue gak marah kok, nih minuman lo?" balas Karina sambil memberikan jus buah kepada Alex.


"Makasih, gue perlu ngomong serius sama lo, ayo?" ajak Alex sambil menarik tangannya Karina menuju ke ruang tamu.


Karina dan Alex pun duduk di kursi dan saling berhadapan.


"Lo mau ngomong apa?" tanya Karina.


"Elo mau bantu gue gak?" balas Alex.


"Bantu apaan? Emang lo lagi kenapa?" tanya Karina bingung.


"Gue diminta ngenalin cewek yang lagi deket sama gue, kalau gue masih belum bisa ngenalin cewek gue, nyokap bokap gue mau jodohin gue, jadi gue minta tolong banget sama lo, elo mau yah gue kenalin, please?" balas Alex memohon.


"Gue gak mau Lex, pertemuan antar keluarga lo itu gak bisa di permainkan kayak gitu, elo mau gue pura-pura jadi cewek lo gitu, kalau nanti orangtua lo nyimpen harapan besar sama gue gimana? Gue gak mau di bilang penipu saat orangtua lo tau kalau gue bukan cewek lo?" kata Karina.


"Gue tau, gue janji sama lo kalau gue gak bakalan ninggalin lo, apalagi kalau sampai bikin lo kecewa karna ulah gue, gue emang mau serius sama lo, tapi gue sadar diri kok, kalau lo gak mungkin mau kan sama gue dan gue tau kalau lo masih cinta sama Daffa!" balas Alex sambil menghembuskan nafasnya kasar.


"Gue mau-mau aja sih bantuin lo, apalagi lo juga udah sering bantuin gue dari dulu, tapi elo jangan maksain gue buat secepatnya gue cinta sama lo, karna gue masih mikir-mikir buat mencintai orang lagi."


"Gak masalah kok, gue bakalan bantuin lo buat move on dari mantan kekasih Lo itu, gimana?"


"Boleh ... emang kedua orangtua lo dimana?" tanya Karina.


"Mereka masih di Paris, dan belom ngambil penerbangan ke Jakarta, nanti setelah mereka ke Jakarta, gue bakalan ajak lo buat ketemu sama mereka?" balas Alex.


"Tapi gue dek-dek'an dari sekarang lho, gue takut kalau orangtua lo gak nerima gue, lo tau sendiri kan kalau gue sama lo aja beda kastanya apa lagi dari segi level."


"Itu bukan masalah kok, nyokap gue pasti dukung apa yang gue mau, jadi lo gak usah hawatir!" balasnya.


"Ya udah terserah lo aja, tapi kalau nyokap lo nyuruh lo buat cepet-cepet nikah gimana?" tanya Karina.


"Ya tinggal nikah aja, emang kenapa? Lo gak mau nikah sama gue?" balas Alex sambil menatap wajahnya Karina.


"Bukan gitu Alex, elo tuh kenapa sih nyebelin banget." Karina pun langsung memanyunkan bibirnya karna kesal.


"Iya becanda juga, ya udah gue balik dulu, ya? Nanti kalau nyokap bokap gue udah di Jakarta gue kabarin lo lagi, okey?"


"Okey lah!"


Setelah itu Alex pun bangun dari duduknya dan menuju ke parkiran dan mulai menancap gasnya untuk kembali ke mensionnya sendiri yang ada di Jakarta.

__ADS_1


#bersambung


__ADS_2