
TIGA_BERSAUDARA_SEASON_2
♥️ Happy Reading Guys😘 ♥️
Tak lama Alex pun membayar bill nya lalu mengajak Karina untuk langsung ke rumahnya dan membicarakan tentang pernikahan yang ingin di maju kan tanggal nya.
Hanya butuh waktu tiga puluh menit, Alex pun telah sampai di mension nya dan mengajak Karina untuk masuk ke dalam.
"Tunggu?" Karina pun memberhentikan langkah nya dan menahan Alex untuk tidak masuk dulu.
"Kenapa?" balas nya sambil menatap Karina.
"Kamu yakin mau bicarain soal ini sama mami, papi kamu?" ucap nya masih ragu.
"Iya aku serius, biar aku juga bisa lebih jagain kamu lagi kan?" balas nya lembut.
"Ya udah!"
Alex dan Karina pun mulai masuk ke dalam mension nya Alex dan bertemu mami, papi nya Alex yang sudah menunggu sedari tadi, karena sebelum ke mension, Alex sudah mengabari mami nya untuk tidak bepergian kemana-mana dulu.
Mereka berempat pun mulai duduk di sofa dan kemudian melanjutkan ke obrolan soal pembahasan soal pemajuan tanggal pernikahan.
"Ada apa, Lex?" tanya nya.
"Alex mau pernikahan kami di segera kan, Alex gak mau menunggu lebih lama lagi, pih?" balas nya langsung pada inti nya.
"Oh ... kamu mau nya kapan? Semua nya bisa di atur," enteng nya.
"Besok, tapi besok nya lagi gimana?"
"Bisa di atur, berarti deal ya, tinggal papi telpon aja pengelola pesta pernikahan kamu, gampang!"
Alex pun menyerah kan semua nya sama papi nya, Alex hanya tinggal menunggu beres nya aja dan acara nya saja.
__ADS_1
Karina dan Alex pun mulai membicarakan hal ini dengan keluarga nya Karina dan mereka pun setuju-setuju aja, karena lebih cepat lebih baik.
★★★
Ke esokan hari nya, undangan pernikahan pun telah selesai di cetak, dan mulai di kirim kan ke mension nya Alex.
Sekitar pukul sepuluh tepat, Alex dan Karina pun mulai menyebar kan undangan nya dengan bantuan Jefan dan juga Felicia dari pihak nya Karina, sedangkan Alex menyuruh Ran - asisten pribadi nya.
Setelah undangan selesai di sebar, Karina dan Alex pun mengunjungi restoran milik nya yang gak jauh dari kantor nya.
Daffa POV
"Jen, ini undangan pernikahan siapa?" tanya Daffa yang gak tahu kalau itu undangan pernikahan nya Alex dan Karina.
Jenny pun berlari kecil untuk menghampiri suami nya itu. "Aku gak tahu, disitu ada nama nya kali, masa kamu gak tahu?" balasnya.
"Ya ada, cuman ini inisial nya doang," lalu Daffa pun membuka isi undangan itu dan betapa terkejut nya Daffa saat mendapati nama nya Karina dan Alex yang tertera di undangan itu.
"Kok ini ada nama Alex sama Karina? Apa yang nganterin kesini mereka juga?" sambung Daffa.
"Oh ... ya udah aku tanya mbok dulu," Jenny pun hanya mengangguk, lalu membuka undangan itu dan baru ngeh kalau undangan itu dari mantan kekasih nya Daffa.
Daffa pun langsung pergi ke dapur untuk menemui mbok nya, dan mulai menanyakan soal siapa yang memberikan undangan itu.
"Iya den, tadi yang kesini den Alex sama non Karina, tadi mereka sempat bertanya soal aden, mbok bilang kalau Aden masih di kantor," jelas nya.
"Ya udah deh gapapa," mbok Sum pun mengangguk, dan Daffa pun kembali keluar dari dapur, dan mulai duduk di sofa.
"Karina dan Alex mau menikah besok, sedangkan gue masih belum bisa move on dari mantan kekasih gue itu, apa gue yakin sanggup melihat nya menikah dengan orang lain?" tanya nya pada diri sendiri, dan tak menemukan jawaban apapun atas apa yang di pertanyakan nya itu.
★★★
Pernikahan Karina dan Alex pun akan di langsungkan hari ini dengan sangat mewah dan meriah, bagaikan pernikahan artis saja.
__ADS_1
Karina dan Alex pun terlihat lebih tampan dan cantik saat mengenakan balutan kebaya dengan payet yang indah menghiasi lekukan tubuh nya Karina, begitu pun dengan pakaian yang Alex pakai, terlihat senada dengan yang di gunakan Karina dan menambah ketampanan yang tiada banding itu.
Setelah ijab kabul selesai, Karina dan Alex pun mulai berdiri di atas pelaminan, dan tamu pun mulai berdatangan untuk bersalaman, dan mengucapkan doa-doa yang baik untuk mereka berdua.
Nampak nya Daffa dan Jenny pun telah datang, kedua nya pun langsung naik ke pelaminan dan menyalami kedua mempelai itu, Daffa sedikit tidak menyangka kalau Karina akan menikah dengan sahabat waktu SMA dulu.
Jenny yang merasa Daffa masih mencintai Karina pun langsung mengajak Daffa untuk turun dari pelaminan itu dan mengambil makanan, lalu duduk di pojokan.
"Aku gak suka, ya, kamu yang kayak tadi, ingat Daffa. Kamu punya aku, dan aku sedang mengandung anak kamu, jadi ku mohon jangan bikin hati aku sakit?" ucap nya lirih sambil menatap wajah nya Daffa.
"Iya ... maaf kan aku Jen," balas nya singkat.
Jenny pun hanya menarik nafas nya pelan dan mengeluarkan nya kasar. "Lihatin aja, gue bakalan bikin elo gak tenang Karina, karena mau bagaimana pun Daffa masih mengharapkan elo, dan belum bisa mencintai gue seutuh nya, walau pun gue sedang mengandung anak nya!" batin nya berdecak kesal.
Setelah acara selesai, Alex dan Karina pun mulai masuk ke kamar pengantin mereka dan memilih duduk-duduk di samping ranjang.
Alex pun merapatkan duduk nya di samping Karina, dan perlahan memegang lembut tangan nya Karina.
"Kamu gapapa kan?" tanya Alex yang membuat Karina bingung.
"Gapapa apanya?" balas nya lembut sambil menatap sang suami yang baru menghalalkan nya itu.
"Tadi kan ada Daffa sama istri nya, kamu gapapa kan? Apa kamu masih mencintai Daffa?" tanya nya yang begitu aneh.
"Pertanyaan apa itu, sudah jelas aku ini istrimu, kenapa masih tanya soal perasaan ku terhadap dia?" balas nya.
"Ya ... aku cuman gak mau aja, kamu sedih karena mantan kekasih kamu itu,"
"Sudah lah kamu tidak perlu membahas soal itu, aku sudah melupakan nya, aku mau bersih-bersih dulu, sepertinya tubuh ku sudah mulai lengket?"
"Mau aku bantu melepaskan riasan mu itu?"
"Boleh."
__ADS_1
Alex pun mulai membantu Karina melepaskan semua benda yang memasang di atas kepala nya Karina itu, dan Karina pun mulai membersihkan make up yang menghiasi wajah cantik nya itu dengan toner.
bersambung.....