TIGA BERSAUDARA

TIGA BERSAUDARA
Tertangkap Polisi


__ADS_3

Selamat membaca😊


***


Setelah beberapa hari kemudian, akhirnya Kirana pun tertangkap polisi juga, Kirana langsung di masukan di sel tahanan, dan polisi pun memberitahukan kepada keluarga yang bersangkutan.


***


"Karin, kakak baru aja dapat kabar, katanya Kirana sudah di tahan di polres jakarta, dan kakak mau menengoknya, apa kamu mau ikut juga?" tanya Citra dengan menatap Karina.


"Boleh kak, mau berangkat sekarang?" balas Karina sambil berdiri.


"Iya sekarang, tapi papa gimana, ya?" kata Citra dengan menengok ke arah Almahendra yang masih terbaring di kasur rumah sakit.


Teddy yang mendengar ucapannya Citra pun langsung menghampiri. "Udah mbak berangkat aja, bapak biar saya yang jaga disini?" ucap Teddy dengan sopannya.


"Makasih paman, yasudah kalo gitu, saya pergi dulu, paman tolong jaga papa, ya? Kalo ada apa-apa, paman langsung telpon aja," balas Citra tersenyum.


Teddy pun mengangguk mengerti. "Baik mbak!" jawab Teddy singkat.


Citra, Adit, Karina, dan Daffa pun mulai bergegas berangkat ke kantor polisi,


***


"Pak, saya ingin bertemu dengan adik saya yang bernama Kirana Almahendra?" ucap Citra dengan perasaan yang mungkin sudah hancur.


"Baik mbak, silahkan di tunggu, ya?" ucap pak polisi sambil berlalu pergi.


Setelah itu polisi pun membawa Kirana yang sudah memakai seragam tersangka, dan membuat Citra menangis tak percaya, atas apa yang di perbuatnya.


Citra pun merasa lemas sampai terduduk di lantai, Adit yang melihat itu pun langsung membangunkan Citra, dan menyuruh nya duduk di kursi.

__ADS_1


"Kirana, sebenarnya apa yang lo mau dari gue? Kok elo sampai tega sih, ngeracunin gue?" tanya Karina dengan menatap Kirana.


Kirana pun tersenyum miring. "Gue ngelakuin itu karna gue iri sama lo, kenapa sih di dunia ini, keberuntungan selalu hadir dalam hidup lo, dan gue gak terima kalo lo lebih di sayang banyak orang," kata Kirana.


"Iri kenapa? Bukannya elo yang lebih beruntung dari gue, sejak kecil aja gue di beda-bedain sama lo, terus apa yang bikin lo iri sama gue?" Karina pun menatap Kirana.


"Lo sendiri tahu kan, kalo gue suka sama Daffa, tapi sekarang lihat, malah elo kan cewek yang di pacarin sama Daffa?" kata Kirana.


"Daffa lagi yang jadi alasan nya, kalo emang lo suka sama Daffa, ya lo kejar dong, bukannya malah pacaran sama sobi gue sendiri, ehhh ... denger, ya, sebelum gue jadian sama Daffa juga, mungkin lo yang udah duluan jadian sama Alan!" balas Karina.


Daffa pun menghampiri Karina. "Udah, ini bukan salah nya Karina kok, emang gue nya aja yang cinta sama Karina, dari awal juga gue gak suka sama lo, gue benci dengan cara lo yang kayak gitu," ucap Daffa, dan menarik tangan Karina untuk pergi dari sana.


"Kakak sungguh tidak percaya, kamu bisa setega itu, kakak kecewa sama kamu, dan karna kamu, papa jadi kumat penyakit jantung nya, dan harus di rawat, sampai sekarang pun papa belom di perbolehkan pulang juga," ucap Citra kesal.


"Ya aku gak tahu kak, kalo aku bakalan secepet ini ketangkep, tapi yaudah lah, kakak juga gak bisa terus nyalahin aku, aku begini karna kakak," balas Kirana.


"Kok jadi kakak yang di salahin, ya ini kesalahan kamu sendiri, Kirana!" bentak Citra.


"Kakak mohon, kamu jangan mengulangi kesalahan yang sama, kakak gak mau lihat kamu terkurung di penjara seperti ini, kakak gak tega lihat kamu begini?"


"Udah terlanjur kak, yaudah gapapa biar aku disini aja, buat menebus kesalahan aku sama Karina, sekarang papa gimana kak? Aku mau lihat papa?" merasa bersalah, dan memohon.


"Papa masih di rumah sakit, ya gimana, kakak juga gak bisa bebasin kamu, yang melaporkan kasus kamu kan Alex, sama Daffa, jadi kakak gak bisa ngapa-ngapain,"


"Iya gapapa kok, yaudah kalo kakak nanti pulang, jangan lupa salamin sama papa dari aku, ya? Aku baik-baik aja disini,"


"Yaudah kalo gitu kakak pamit pulang dulu, ya?" sambil berdiri.


"Iya, makasih udah dateng kesini, maafin kelakuan aku juga, sampein sama Karina, kalo aku menyesal telah berbuat hal yang membahayakan dia," ucap Kirana yang menyesali perbuatannya.


"Iya ... nanti kakak sampein, ya?" balas Citra dengan tersenyum.

__ADS_1


"Kak Adit juga mau pulang, kamu baik-baik disini, biar nanti kakak bicarakan tentang ini sama Daffa, ya?" ucap Adit dengan mengelus rambut panjang nya Kirana.


Kirana pun tersenyum, dan mengangguk. Setelah itu Citra, dan Adit pun pergi, dan Kirana pun kembali di masukan ke dalam sel tahanan.


"Maafin aku Rin, sungguh hati ku telah di butakan karna rasa iri ku, andaikan kamu meninggal waktu itu, aku adalah orang yang pertama paling menyesal, dan aku sangatlah bodoh! You stupid Kirana!" batin Kirana sambil menjambak-jambak rambutnya sendiri.


POV Karina


"Daffa, stop? Kamu mau ngajakin aku kemana? Gak usah buru-buru juga dong bawa mobil nya, aku sungguh takut?" kata Karina sambil memegang erat sabuk pengamannya.


Daffa pun langsung memberhentikan mobilnya dengan menginjakkan remnya sekaligus, dan membuat kepalanya Karina terbanting ke depan. "Sayang, kamu gapapa kan? Maafin aku, aku sungguh terpengaruh tadi, aku kesal dengan Kirana, please, maafin aku?" ucap Daffa sambil memegang tangannya Karina, dan mengusap lembut kepalanya Karina.


"Sakit tahu, lagian kamu kenapa sih? Aku aja gapapa kok, udah kamu gak usah kebawa emosi, mau gimana pun juga, Kirana tetep kakak aku, kamu gak boleh kayak gitu dong," balas Karina dengan kesal nya.


"Ya gimana lagi, dia hampir aja mau bunuh kamu, kalo sampai kamu mati gimana? Aku gak bisa bayangin lho tanpa kamu di samping aku?" ucap Daffa dengan tatapannya yang aduhai.


"Udah deh, kalo aku bilang gapapa, ya gapapa, kamu jangan seperti ini dong, aku maklumi Kirana yang seperti itu,"


"Kenapa?"


"Karna Kirana mencintai kamu Daff, aku tahu Kirana udah jadian sama Alan, tapi mungkin perasaan dia masih ada buat kamu?"


"Iya okey ... tapi aku gak bisa, aku gak cinta sama Kirana, aku cintanya cuman sama kamu, apakah kamu tidak mencintai aku?"


"Justru aku mencintai kamu, jadi ... yaudah lah gak usah di bahas lagi, mendingan sekarang, kita ke rumah sakit aja," ajak Karina.


"Iya udah!" balas Daffa singkat.


Mereka berdua pun langsung kembali ke rumah sakit, dimana papa nya Karina di rawat.


#bersambung

__ADS_1


__ADS_2