
Tiba-tiba saja, dari arah jendela, terlempar sebuah tubuh manusia dengan pakaian mewah khas seorang pangeran kerajaan didepan Raja Yu, Ratu Yu dan Putri Yu Mina yang mana membuat ketiganya terkejut.
"Ka-kak!" Ucap terkejut Putri Yu Mina melihat tubuh orang yang tak lain adalah Putra Mahkota dari Kerajaan Yu.
"I-ini-"
Ucapan Raja Yu terpotong oleh kedatangan dua sosok berpakaian hitam dengan topeng dan pedang yang sangat tidak asing.
Blackrose Mafia!
Semua orang kembali terkejut melihat kedatangan dua sosok yang tak lain adalah sang ketua tim Alpha dan wakilnya. Semua orang berdiri kaku melihat kedatangan dua sosok itu.
Kedua tim Alpha dan wakilnya itu lantas memberi hormat pada Xiao Lu. Keduanya bahkan tidak melirik ke arah para penguasa.
"Nona, kami sudah memusnahkan Kerajaan Yu seperti yang nona inginkan." Ucap dingin namun penuh nada hormat sang Alpha pada Xiao Lu.
__ADS_1
"Seperti yang diinformasikan bahwa Kerajaan Yu akan berusaha melamar Pangeran Zhao Chen. Mereka juga berencana akan menghancurkan keluarga Jenderal Besar Ahn jika nona masih tetap bertunangan dengan Pangeran Zhao Chen." Tambah orang sang Alpha membuat semua orang menghirup udara dingin disekitar.
Para penguasa dan para jenderal begitupun bangsawan yang mengenal dekat Jenderal Besar Ahn tentu saja merasa marah. Sebegitu inginnya mereka melamar Pangeran Zhao Chen hingga ingin memusnahkan keluarga tunangan Pangeran Chen sendiri? Batin mereka.
Wajah Raja Zhao dan Jenderal Besar Ahn beserta keluarganya tak terbendung lagi berwarna merah menahan amarah. Mereka mengepalkan tangannya hingga memutih.
"Juga, informasi lainnya adalah karena Kerajaan Yu ingin mengangkat derajat kerajaannya dan mereka harus memastikan jika pihak mereka harus mendapat pertunangan itu. Terlebih, mereka berpendapat jika Pangeran Chen adalah pangeran kesayangan raja dan jika putri mereka melakukan pernikahan, mereka akan sangat mendukung agar Pangeran Chen naik tahta." Ucap kembali ketua tim Alpha.
Pihak Kerajaan Wen terkesiap mendengar itu. Mereka menatap horor pada ketiga sosok yang kini tengah memucat.
"Apa maksudmu? Saya tidak pernah punya niatan untuk menjadi penguasa! Saya hanya ingin hidup bahagia dengan Lulu!" Seru Pangeran Chen tiba-tiba dengan raut wajah marah membuat orang-orang kembali terkesiap.
"Manusia rendahan!" Geram Putri Mahkota Anming dalam pelukan suaminya.
Pangeran Mahkota juga menajamkan matanya saat menatap ketiga orang yang masih duduk di lantai itu. Sebenarnya tak masalah jika pun adik-adikku ingin naik tahta. Hanya saja, ia akan menentang jika itu terjadi karena pengaruh dari luar.
__ADS_1
"Ketua Alpha, anda bilang jika Kerajaan Yu sudah anda musnahkan, benarkah?" Tanya Putra Mahkota Zhao Yang dengan nada datar.
"Benar. Hanya tersisa rakyat disana. Para inti kerajaan sudah kami lenyapkan." Balas Ketua Tim Alpha.
"Dengan begitu, kekuasaaan akan menjadi milik Blackrose Mafia bukan? Jika boleh, aku ingin mengajukan agar Kerajaan Yu diambil alih tangan oleh adikku. Entah Pangeran Chen atau Pangeran Jing." Ucapan dari Putra Mahkota Zhao Yang membuat mereka hanya bisa mematung. Bahkan, Pangeran Jing menjatuhkan rahangnya terkejut. Sedangkan Pangeran Chen, ia tidak peduli tentang kekuasaan. Ia hanya ingin hidup dengan tenang bersama sang kekasih.
"Sesuai perintah dari pemimpin, Kerajaan Yu sudah dialih tangan menjadi wilayah kekuasaan Pangeran Ketiga." Balas Ketua Tim Alpha membuat Pangeran Jing melotot.
"A-apa?!" Ucapnya tak percaya sambil menatap rumit ke arah Xiao Lu yang sempat-sempatnya menyeringai jahil kepada sang pangeran membuat Pangeran Jing ingin memuntahkan darah.
Semua orang tahu bagaimana bebasnya Pangeran Jing. Ia tidak ingin pusing dengan ***** bengek kerajaan. Jadi, ia memutuskan ikut bergabung ke Blackrose Mafia agar ia bisa bebas melakukan apa yang ia suka.
"Kakak ipar.." rengek Pangeran Jing yang hanya diacuhkan oleh Xiao Lu.
"Pangeran Mahkota, karena mereka berniat itu sama dengan ingin menggulingkanmu dikemudian hari, maka, aku akan menyerahkan orang-orang menjijikan ini pada pengaturan anda. Yah, meskipun tanganku gatal untuk memenggal kepala pria tua itu karena ingin menghancurkan keluargaku. Dengan musnahnya inti Kerajaan Yu sudah cukup memuaskan." Ucap Xiao Lu.
__ADS_1
"Hanya saja... sisakan gadis kecil itu untuk menjadi mainanku." Tambah Xiao Lu sambil menunjuk Putri Yu Mina membuat semua orang menatap iba Putri Yu Mina yang masih kesakitan dan menangis karena melihat tubuh kaku saudaranya.
***