Time Slip : Xiao Lu

Time Slip : Xiao Lu
Siksaan Nyata 3


__ADS_3

"Arrrgggghhhh..."


Tring


Brug


Belati cantik itu terjun bebas dan menghantam lantai tepat dibawah kaki Xiao Lu. Xiao Lu hanya menatap datar pada tubuh yang kini meringkuk di lantai.


"SAKIT... ARGGHHH..." teriak Putri Yu Mina.


Sebelum Putri Yu Mina berhasil dengan aksi yang ingin menusuk Xiao Lu, Putri Yu Mina justru tiba-tiba terjatuh dan berteriak kesakitan.


Seluruh tubuh Putri Yu Mina sangat sakit seperti ditusuk banyak anak panah. Putri Yu Mina bahkan memukul beberapa bagian tubuhnya yang sakit itu membuatnya semakin berteriak histeris.


Xiao Lu tersenyum kecil melihat adegan itu. Ia cukup puas dengan racun terbarunya. Ya. Serbuk tadi adalah racun terbaru buatan Xiao Lu. Xiao Lu baru saja membuat Putri Yu Mina menjadi kelinci percobaan racun nya. Ia cukup puas saat tahu reaksi racun nya itu walaupun racun itu cukup lambat.

__ADS_1


Xiao kembali menyesap teh melati kesukaannya. Ia hanya menonton Putri Yu Mina yang menangis kesakitan. Ia juga bisa melihat dibeberapa bagian tubuh Putri Yu Mina yang mulai membengkak. Wajah Putri Yu Mina bahkan sudah seperti pig.


Xiao Lu tertawa kecil melihat pemandangan di depannya. Tubuh ramping Putri Yu Mina kini menghilang digantikan dengan tubuh berlemak layaknya pig.


Xiao Lu memejamkan matanya mendengar rintihan Putri Yu Mina. Inilah yang ia sukai dari para korbannya. Ia menyukai dimana orang-orang yang selalu berkata sombong kini justru merintih dan memohon.


Tiba-tiba saja, sesosok bayangan hitam masuk dari pintu dengan cepat lantas berdiri dibelakang Xiao Lu yang masih memejamkan matanya.


"Ada apa?" Tanya Xiao Lu tanpa membuka matanya.


"G'rose, saya membawa kabar dari istana." Ucap sosok itu yang sudah dipastikan adalah seorang pria.


"Orang-orang dari Kerajaan Yu telah tewas. Putra Mahkota Zhao Yang sendiri yang mengeksekusinya. Putra Mahkota Zhao Yang terlebih dahulu menyiksa mereka dengan cambuk berduri hingga tubuh mereka terkoyak. Lalu, Putra Mahkota Zhao Yang memerintahkan penjaga untuk menyiram mereka dengan air garam. Terus berulang seperti itu selama lima kali. Setelah puas, Putra Mahkota Zhao Yang memerintahkan penjaga untuk memenggal kepala mereka dan menaruhnya dialun-alun. Sedangkan tubuh mereka kembali dipulangkan untuk dipajang di Kerajaan Yu." Jelas pria itu.


"Wah.. ternyata kakak iparku sangat menakjubkan haha." Ucap Xiao Lu sambil tertawa riang.

__ADS_1


Putri Yu Mina yang meskipun tengah kesakitan, ia tetap bisa mendengar dengan jelas apa yang dibicarakan oleh kedua orang di hadapannya. Putri Yu Mina bahkan langsung terdiam dan pandangannya berubah menjadi tatapan kosong tanpa kehidupan.


Xiao Lu yang melihat itu hanya menyeringai. Sedangkan sosok dibelakangnya hanya menatap datar pada Putri Yu Mina.


"Jenderal, kau ingin mencoba bermain?" Tanya Xiao Lu pada sosok itu.


Benar. Sosok itu tak lain dan tak bukan adalah jenderal kepercayaannya. Salah seorang prajurit yang diberikan padanya lalu ia angkat sebagai jenderal pasukannya karena kemampuannya yang cukup memuaskan Xiao Lu. Jenderal yang juga ikut dalam pembantaian kelompok penghianat kerajaan.


"Bolehkah?" Tanya Jenderal Muda itu berbinar.


"Tentu saja." Balas Xiao Lu ringan.


Tanpa basa-basi, Jenderal Muda itu langsung menghampiri Putri Yu Mina. Ia lalu berjongkok dihadapan Putri Yu Mina.


"Kau berani mengusik junjunganku maka kau harus menerima hukuman dariku. Kau benar-benar harus dimusnahkan karena mencoba merebut apa yang dimiliki junjungan kami." Bisik pria itu membuat Putri Yu Mina bergidik.

__ADS_1


"Terima akibatnya, Tuan Putri!"


***


__ADS_2