Transmigrasi Mafia

Transmigrasi Mafia
Ulang tahun


__ADS_3

Khanza sedang merebahkan dirinya di kamar kebanggaannya, dia sedang memikirkan siapa pelaku yang sudah membunuh orang tua khanza sebenarnya.


“Gue harus minta bantuan sama blue Shapire” ucap khanza bangun dari rebahannya.


Khanza pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, 30 menit kemudian khanza sudah beres, dan memoles dirinya yang terlihat natural, bibir pink nya di poles hanya dengan lip balm.



Khanza mamalia kaos putih, celana pendek, dan memakai sepatu warna putih.


“Sekarang gue harus ketemu blue Shapire” ucap khanza di depan cermin.


Khanza pun menuruni tangga dengan cepat, karena dia tidak mau bertemu dengan semua keluarganya, tapi Tuhan berkehendak lain, ternyata di ruang keluarga terdapat Abraham dan roman yanh sedang membicarakan bisnis nya.


“Mau kemana kamu sore-sore begini ?” Ucap Abraham, khanza hanya diam dengan pandangan lurus kedepan.


“Biarkan saja dia pergi ayah” ucap roman tanpa melihat khanza.


Khanza yang mendengar itu ada rasa sesak di dalam sana, gak tau mungkin itu perasaan khanza yang sebenarnya atau bukan, khanza pun menarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan hatinya.


“Gue tidak boleh seperti ini” batin khanza.


Khanza pun pergi dari mansionnya, dan mengendarai mobilnya dengan cepat.

__ADS_1


tidak ada waktu 1 jam, khanza sampai di markas miliknya, disana terpampang jelas bendera kebanggaannya. Khanza pun masuk, tetapi di cegat oleh satpam di depan karena markas ini sangat tersembunyi yaitu di ujung hutan yang sangat luas.


“Siapa anda ?” Ucap satpam menyelidik.


“Saya Aleya” ucap khanza dengan tegas, satpam itu pun kaget, karena baru ini dia melihat bos besarnya secara langsung, satpam itu hanya melihat dirinya di video saat meeting berlangsung, dia pun kaget karena wajahnya berubah.


“Saya sedang perlu dengan Rama” ucap khanza, dan pergi meninggalkan satpam.


Khanza pun memasuki ruangan, dengan gaya badasnya, dia langsung menuju ke ruangan milik pribadinya.


“Ram gue butuh bantuan lo” ucap khanza tanpa basa basi.


“ lo siapa berani-beraninya masuk ke ruangan ?” Ucap Rama bangkit dari duduknya.


“Aleya sudah mati, gak mungkin dia hidup kembali” ucap Rama menatap khanza.


“Rama pamungkas, hobi menggunakan ****** ***** Barbie” ucap khanza dengan tersenyum sinis. Rama pun kaget karena yang tau kebiasaan Rama yaitu hanya khanza seorang.


“Okeh gue ngerti, tapi kenapa muka lo berbeda, dan malah lebih kecil dari tubuh Aleya dulu” ucap Rama melihat- lihat khanza dengan teliti.


“Lo tau transmigrasi ? Gue bertransmigrasi ke tubuh ini, yang punya tubuh ini sudah meninggal, dan jiwa gue masuk kedalam tubuh ini, yang punya tubuh ini bernama khanza anaknya Abraham” ucap khanza menjelaskannya pada Rama, Rama pun hanya menganggukkan kepalanya.


“Terus lo mau minta bantuan gue ? Bantuan apa ?” Ucap Rama tanpa basa-basi.

__ADS_1


“Gue minta bantuan untuk siapa pelaku yang sudah membunuh nyonya Abraham” ucap khanza mendudukan dirinya di kursi.


“Iyah gue cari ley” ucap Rama dan membuka laptopnya, dia hanya bermodalkan otak, bisa tau semua apa yang terjadi sebenernya.


“Jika nanti sudah ketemu, langsung kasih ke gue, nih nomor gue” ucap khanza memberikan hp nya dan langsung di catat oleh Rama.


“Gue balik dulu ram” ucap khanza meninggalkan markasnya.


Khanza pun langsung pulang ke mansion nya, karena dia merasa tidak enak badan nya, khanza pun sampai dan langsung menuju kamarnya dan merebahkan dirinya.


Pagi hari


Khanza pun bangun dari tidurnya, dia masih sedikit pusing, tetapi dia masih bisa ber aktivitas, akhirnya khanza pun pergi mandi dan langsung berdandan tipis, khanza akan pergi ke sekolah karena dia akan memberikan hadiah untuk di berikan ke kepala sekolah.


Khanza pun langsung memberikan instruksi pada Rama untuk mengirimkan helikopternya yang sudah di persiapkan oleh khanza.


“Ram nanti kalo gue telfon lo langsung bergegas ke sekolah gue” ucap khanza menelfon Rama.


“Okeh siap, ini langsung gue pasang ajah apa yah banner nya ? Ucap Rama di seberang sana.


“Okeh sip, gue tutup yah, gue tunggu di sekolah” ucap khanza dan mematikan telfonnya.


“Ini hadiah buat anda pak Subroto karena anda sedang ber ulang tahun hari ini” ucap khanza dan menancapkan gas nya dengan kencang.

__ADS_1


__ADS_2