
Matahari pun mulai terlihat sangat malu-malu, khanza masih mengumpat di dalam selimut, karena cuaca yang begitu dingin, di tambah ruangan ber ac.
“Sayang bangun, mandi terus kita sarapan yuk” ucap mirna dari luar pintu. Khanza pun menggeliat kesana kemari.
“Iyah bunda” teriak khanza dari dalam kamar. Khanza pun bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
20 menit kemudian, khanza selesai dari ritual paginya, dia menghadap ke kaca untuk melihat wajahnya.
“Sialan” umpat khanza melihat wajahnya di kaca.
Khanza pun langsung keluar dari kamarnya, dan bergegas menuju meja makan, untuk melakukan sarapan paginya.
“Pagi khanza” ucap mereka yang sudah di meja makan.
“Pagi” ucap singkat khanza pada mereka.
“Sini sayang duduk samping bunda” ucap mirna mengambilkan pirin dan makanan untuk khanza.
“Terimakasih bunda” ucap khanza dengan tersenyum lembut, vian yang melihat senyum khanza itu pun langsung terpesona.
“Kenapa lo liatin gue begitu ?” Ucap khanza ketus, vian hanya mengacuhkan.
“Sudah-sudah kalian makan dulu, oh iyah untuk acara ketemu klien nanti jam 3 sore” ucap William memberitahukan nya pada mereka.
“Memang ada acara apasih yah ? Sampe ngundang kita semua ?” Ucap mirna pada William.
“Bukan acara sih, dia ingin memperkenalkan anak nya buat magang di perusahaan ayah” ucap William.
“Kenapa gak di perusahaan sendiri yah ?” Ucap mirna lagi.
“Katanya dia bosan dengan perusahaan milik ayahnya, makanya klien ayah menyuruh ayah untuk memasukan anaknya di perusahaan ayah” ucap William yang selesai dengan sarapan nya.
“Udah kalian makan dulu, jangan banyak bicara saat makan” ucap William pergi dari meja makan.
“Kira-kira siapa yah bun, kok ayah gak ngasih tau” ucap vian penasaran.
“Khanza izin keluar sebentar bun” ucap khanza selesai makan.
“Mau kemana ?” Ucap mirna.
“Ada urusan yang harus khanza selesaikan” ucap khanza dengan tenang.
“Biar vian yang nganter kamu” ucap mirna lagi.
“Tidak usah bun, khanza bisa sendiri, kalo gitu khanza pamit” ucap khanza menyalami tangan mirna.
“Sepertinya ada rahasia, masalah apa yang belum terselesaikan ?” Batin vian bertanya pada diri sendiri.
__ADS_1
Mirna pun pergi menyusul William, vian yang penasaran pun pergi membuntuti khanza dari belakang. Khanza menggunakan taksi online untuk menuju ke markas blue Shapire.
“Pak turun saya disitu” ucap khanza menunjuk markasnya.
“Nona ada perlu apa ke markas itu ?” Ucap supir menanyakan pada khanza.
“Saya memang ada perlu pak” ucap khanza dengan tenang.
“Nona kalo mau kesitu hati-hati yah takutnya nona kenapa-kenapa, karena geng ini adalah mafia, jadi nona harus hati-hati” ucap pak supir, dan di hadiahi senyuman manis dari khanza.
Khanza pun sampai di markasnya, dia langsung memasuki markasnya dengan wajah ala mafia nya.
“Eh nona baru datang ?” Ucap satpam penjaga, khanza hanya menganggukkan kepalanya.
Khanza pun langsung masuk kedalam ruangan pribadinya, dan masih ada Rama yang masih berkutat dengan tugasnya.
“Waww queen sepertinya lo lagi ada masalah ? Tumben banget ke markas ?” Ucap Rama menyambut khanza.
“Yang lain pada kemana ? Tumben markas sepi ?” Ucap khanza menanyakan bawahan nya.
“Mereka lagi di sebar ke penjuru negeri queen, mereka lagi di butuhkan, di Ukraina terdapat pengeboman besar-basaran” ucap Rama menjelaskan pada khanza.
“Wahh bagus-bagus” ucap khanza merebahkan dirinya di sofa, Rama pun bingung melihat khanza yang sepertinya kelelahan.
“Ram, perintahin salah satu bawahan, bawain gue gaun dan heels” ucap khanza menyuruh Rama.
“Nanti sore mau ada pertemuan, gue sekarang tinggal dirumah William Axelino” ucap khanza masih menutup matanya.
“Lo serius ? Gila sih memang jodoh gak akan kemana yah queen hahaha” ucap Rama dengan tertawa keras.
“Jodoh ? Maksudnya ?” Ucap khanza langsung bangun dari rebahan nya.
“Lo gak tau ? Keluarga lo sebenernya udah berhubungan baik dengan keluarga Axelino, sebelum lo mati juga keluarga Axelino sudah mengecap nama Aleya sebagai menantu nya” ucap Rama menjelaskan.
“Shitttt, gue gak tau kalo soal itu” ucap khanza menghela napas nya.
Sedangkan di pintu gerbang, vian sudah mengira jika khanza pergi ke markas nya, vian pun langsung masuk markas.
“Pak tadi khanza kesini kan ?” Ucap vian pada satpam.
“Khanza siapa ? Disini tidak ada yang namanya khanza” ucap satpam ketus.
“Baiklah” ucap vian lalu dia pergi dari markas blue Shapire.
“Ram, bang farhan sering kesini gak ?” Ucap khanza.
“Kemarin dia kesini pas malam, sepertinya dia punya banyak masalah, terlihat dari raut wajahnya” ucap Rama dengan menceritakan farhan.
__ADS_1
“Ya pasti dia punya masalah, karena dia jadi kepala sekolah di Alexander” ucap khanza dengan tenang.
“Whatttt ? Kepala sekolah ?” Ucap Rama kaget mendengar penuturan khanza.
“Brisik monyet, gak perlu kaget gitu” ucap khanza mengusap telinganya.
“Gue terkejut queen” ucap Rama kembali duduk.
Tok
Tok
Tok
“Ini bos gaun dan heels nya” ucap salah satu bawahan memberikan papper bag ke Rama.
“Wah bos bisa-bisa sudah punya cewek” ucap Ari pada Rama.
“Mau saya bunuh ?” Ucap khanza bangun dari duduknya.
“Wah bos bisa-bisa nya dia mau bunuh saya” ucap Ari tersenyum sinis.
“Sialan Ari, dia queen blue Shapire” ucap Rama dengan tegas, Ari pun langsung terlonjak kaget.
“Saya tidak mau punya queen baru, hanya Queen Aleya yang mampu menjaga blue Shapire” ucap Ari dengan tegas.
“Saya Aleya Calista Alexander, Queen dari Blue Shapire, saya belum mati” ucap khanza dengan wajah menakutkan.
“Hah ? Queen Aleya ? Kok wajah nya beda” ucap Ari dengan bingung.
“Ari lo gak usah banyak tanya, yang sekarang queen kita sudah kembali, dan inilah queen kita, walaupun dengan wajah yang berbeda tetapi jiwa mafia nya masih sama” ucap Rama dengan tegas, dan di hadiahi senyuman smirk dari khanza.
“Maaf queen saya tidak tahu” ucap Ari langsung membungkuk di depan khanza, khanza hanya menganggukkan kepala.
“Oh iyah gue mau, Ari sekolah di Alexandria” ucap khanza.
“Baik, gue akan urus itu” ucap rama.
“Lo harus berada di sekolah yang sama kaya gue, gue mau lo awasin keisha di sekolah” ucap khanza menatap Ari.
“Baik queen, kalo begitu saya pamit” ucap Ari dan meninggalkan ruangan rahasia.
“Ram gue cabut dulu” ucap khanza dan memberikan kode 2 jari dan tangan di atas pada rama. Rama pun hanya tersenyum melihat kepergian khanza.
YUHUUU KHANZA BALIK LAGI, SEKARANG UNTUK UPDATE SETIAP PAGI DAN MALAM YAH GUYS.
JANGAN LUPA TINGGALIN LIKE NYA JUGA🔥🥰
__ADS_1
SALAM SANTUY DARI MIMIN🔥