
Vian pun mengikuti ayahnya di ruangan kerja, vian bertanya pada dirinya sendiri, ketika ayahnya menyuruhnya ke ruang kerja.
“Ada apa yah ?” Ucap vian langsung to the point.
“Kamu sudah tahu kan, jika Aleya masih hidup ?” Ucap William.
“Dia masih hidup, tapi di dalam tubuh khanza” ucap vian lagi.
“Jadi perjodohan ini akan tetap di lanjutkan” ucap William menatap vian yang sedang kebingungan.
“Perjodohan maksudnya gimana ayah ?” Ucap vian belum paham.
“Dulu waktu bunda ngelahirin kamu, yang nolongin Rosa, bunda nya Aleya” ucap William.
“Apa hubungan nya perjodohan sama melahirkan ayah ?” Ucap vian yang masih bingung.
“Rosa itu dokter kandungan yang saat itu menolong bunda kamu, dan bunda mu berjanji, jika anak nya keluar akan di jodohkan sama anaknya Rosa” ucap William.
“Dan pas banget anaknya Rosa itu perempuan dan itu Aleya” ucap William lagi.
“Jadi vian akan di jodohkan sama aleya yah ?” Ucap vian sumringah.
“Yah begitulah, dan itu sudah perjanjian dua keluarga, tapi saat itu anak nya Rosa mengalami kecelakaan dan meninggal, tapi Tuhan malah berkehendak lain, Aleya masih hidup di badan orang lain” ucap William tersenyum menggelengkan kepalanya.
“Memang jodoh tidak akan kemana ayah” ucap vian percaya diri. William yang mendengar itu pun langsung tersenyum.
“Ini buat acara nanti malam” ucap William memberikan kotak cincin pada vian.
“Apa ini ayah ?” Ucap vian memegang kotak itu.
__ADS_1
“Itu cincin buat Aleya, karena Aleya ada di tubuh khanza, berarti berikan itu pada khanza” ucap William menepuk bahu vian.
“Sejak kapan ayah menyiapkan ini ?” Ucap vian melihat cincin itu.
“Itu cincin turun temurun dari keluarga ayah, ayah memberikan itu buat bunda, karena ayah bunda punya anak laki-laki, jadi itu diwariskan ke kamu” ucap William.
“Makasih ayah, nanti malam vian kasih ke khanza” ucap vian menghambakan senyumnya.
“Kalo begitu kamu mandi, bentar lagi kita akan berangkat” ucap William.
“Kalo begitu vian pergi dulu ayah” ucap vian dan meninggalkan William dikamar. Saat membuka pintu kamar, wajah mirna sudah terpampang jelas.
“Wah ternyata sudah dikasih” ucap mirna melihat kotak cincin yang dipegang vian, vian hanya tersenyum malu.
“Good luck yah nak” ucap mirna mengelus rambut vian.
“Khanza mana bun ?” Ucap vian menanyakan khanza.
“Kalo begitu, vian juga mau siap-siap bun” ucap vian meninggalkan mirna.
Mereka pun bersiap masing-masing, butuh waktu 1 jam untuk bersiap.
“Bun, ayah khawatir jika khanza tidak menerima vian” ucap William.
“Iyah ayah, diliat dari sikap khanza memang tidak menyukai vian” ucap mirna.
“Biarkan saja deh, itu urusan mereka, kita hanya menyampaikan saja jika mereka memang sudah di jodohkan sejak vian lahir” ucap William memakai dasinya dan menggunakan jas nya.
“Ayah masih terlihat sangat tampan walaupun sudah tua” ucap mirna tersenyum meledek.
__ADS_1
“Tua-tua begini masih kuat bun hihihi” ucap William cekikikan, dan di hadiahi tabokan dari mirna.
“Bisa ajah ayah, yaudah ayok kita keluar” ucap mirna menggandeng William.
“Gue harus terlihat perfect, eh gue pake apa ajah juga tetap ganteng” ucap vian tersenyum ke kaca.
“Vian buruan keluar, ini kita takut terlambat” teriak mirna dari luar kamar vian.
“Iyah bunda ini sudah selesai” ucap vian.
Vian pun langsung keluar dari kamarnya, dan menatap kedua orang tua nya dengan tatapan intens.
“Wahh kaya pengantin baru ajah nih, segala pake gandengan” ucap vian meledek kedua orang tua nya.
“Udah ayo kita turun” ucap mirna, dan semua nya pun menuruni tangga. Tinggalah khanza yang masih di dalam kamar.
“Mau di gimana pun gue tetap cantik” ucap khanza tersenyum ke kaca. Khanza pun keluar dari kamarnya dan berpapasan dengan vian yang turun dari tangga.
Mereka saling pandang, vian terpesona melihat kecantikan khanza yang tidak manusiawi itu, begitu khanza melihat vian merasa dia orang terganteng.
“Ehemmm kenapa pada tatap-tatapan begini” ucap mirna dengan tersenyum.
Khanza dan vian pun dibuat salah tingkah oleh perkataan William.
“Ayo kita berangkat” ucap William dan semuanya pun mengikuti William dari belakang
__ADS_1
MAAF GUYS BARU UPDATE, SELAMAT MEMBACA.
JANGA LUPA TINGGALKAN LIKE NYA🔥