
Khanza beralih ke arah bu siska kembali, dia masih punya urusan dengan bu siska itu.
“Apa anda masih tetap ingin membawa hp itu ?” Ucap khanza dan maju ke arah bu siska, bu siska yang melihat itu akhirnya mundur perlahan.
“Jika anda masih tetap begitu, saya tidak segan-segan mengahancurkan siswa yang ada di kelas ini” ucap khanza menunjuk semua siswa.
“Dasar iblis” ucap Rio tanpa sadar dirinya langsung di tatap oleh khanza.
“Hahahaha saya iblis ? Yah benar saya khanza berhati iblis, jika lo tau gue iblis kenapa masih mencari masalah sama gue ? Lo gak takut jika gue mencelakai lo ?” Ucap khanza menaikan satu alisnya.
“Kenapa gue harus takut dengan iblis macam lo ? Lo tidak sebanding dengan gue” ucap Rio tersenyum smirk, khanza yang mendengar itu langsung menuju ke bangku Rio.
“Rio Dewanta ? Pemilik bar cloud ? Wah hebat sekali, masih sekolah sudah memiliki bisnis gelap” ucap khanza menarik name tag Rio.
Rio terlonjak kaget ketika khanza tau jika dirinya pemilik bar cloud. Bar Cloud sendiri bar yang menjual minuman, bahkan dia pun menjual para gadis-gadis untuk di perjual belikan, bahkan semua warga Indonesia sepertinya tidak tahu jika pemilik bar itu adalah Orang yang masih berstatus murid itu.
__ADS_1
“Jika lo masih ikut campur urusan gue, gue bisa saja membuat bar itu tutup bahkan nama baik lo di sekolah jadi buruk” ucap khanza memasangkan lagi name tag nya, rio pun langsung pucat seketika.
Khanza tersenyum smirk ke arah rio dan beralih pandangan nya ke arah bu siska lagi.
“Bagaimana ibu apa masih belum puas dengan adegan tadi ?” Ucap khanza dan berjalan menuju bu siska.
“Hp ini akan saya bawa ke ruangan, sepertinya ada sesuatu di hp ini, sampai-sampai kamu takut jika hp nya saya bawa” ucap sinis bu siska, khanza pun masih bersikap tenang.
“Sudahlah bu kembalikan saja, bentar lagi mau istirahat, jam pelajaran terganggu hanya gara-gara satu hp” ucap siswi lain.
“Kembalikan sekarang” ucap khanza tegas dan terjadilah acara tarik tarikan hp, sampai hp pun terlepas dari genggaman tangan mereka berdua, hp itu pun terlempar ke jendala dan jatuh ke bawah.
“Sialan, anda ingin mati hah ?” Bentak khanza, dan khanza pun terjun dari jendela ke bawah, aksi itu pun bikin bu siska dan siswa kaget, seketika mereka melihat dari atas, apakah dia mati atau tidak, karena kelas khanza ada di lantai 2.
Siswa yang ada di bawah, yaitu kelasnya angelo, dia dia melihat ada seseorang terjun dari atas.
__ADS_1
“Whattttt” ucap angelo langsung berdiri dan melihat ke jendela, siswa dan guru pun ikutan kaget mendengar teriakan angelo.
“Ada apa angelo ?” Tanya bu fitri yang sedang melihat angelo di depan jendala.
“Bu saya melihat siswa terjun dari atas” ucap angelo panik, semua yang mendengar itu langsung ke arah jendela untuk melihat siapa yang terjun.
Di kelas khanza semua siswa merasa takut jika terjadi apa-apa sama khanza, karena gara-gara masalah hp dia nekat terjun ke bawah untuk mengambil hp.
Khanza yang ada dibawah dia langsung mencari hpnya, dia takut jika hpnya hilang ataupun rusak, karena di dalam hp tersebut banyak bukti ataupun masalah-masalah dengan geng mafia nya dulu.
Khanza menemukan hpnya dan kembali ke kelasnya dengan berjalan tenang, kakinya berdarah akibat terkena kayu balok yang ada di bawah. khanza membuka pintu kelas dengan tenang.
“Za kaki lo berdarah” ucap siswi nerd, khanza pun langsung melihat kakinya, dia merasa senang jika melihat darah, khanza pun membersihkan darah itu menggunakan dasi nya.
Khanza berjalan ke arah bu siska dan menendang tubuh bu siska dengan kuat, siswa pun kaget dan pergi meninggalkan kelasnya karena takut.
__ADS_1
“Ini balasan jika anda mencampuri urusan saya bu siska” ucap khanza dengan tegas dan di akhiri nada penekanan pada akhir kalimatnya.