Transmigrasi Mafia

Transmigrasi Mafia
Pertemuan Sekilas


__ADS_3

Khanza dan vian pun menuju parkiran untuk pulang, tetapi khanza di cegat oleh teman-teman nya.


“Za lo gak apa-apa kan ?” Ucap rindi pada khanza


“Gue gak apa-apa” ucap khanza dingin, Rio melihat tangan khanza yang banyak darah.


“Za tangan lo berdarah, kita ke rumah sakit ajah dulu” ucap Rio menarik tangan khanza, tubuh khanza pun menubruk badan Rio, karena tenaga khanza sudah mulai habis.


“Khanzaaaaa” teriak vian dan khanza pun di gendong oleh vian ala bridal style. Seseorang yang turun dari mobil pun melihat mereka berkerumunan.


“Ada apa ini, kenapa kalian tidak masuk ke dalam ? Bukan ini udah masuk jam pesta ?” Ucap Farhan kepala sekolah Alexandria dan kakak pertama Aleya yang berada di tubuh khanza.


Khanza mendengar suara familiar itu, dia berusaha membuka matanya, samar-samar khanza melihat yang dia kenal, tetapi karena sudah terlanjur lemas, akhirnya khanza pun pingsan.


“Bang, gue anter khanza ke rumah sakit” ucap vian dan langsung menuju ke mobilnya, dan menancapkan gas nya dengan cepat.


“Dia kenapa ? Kok pingsan ?” Tanya Farhan pada salah satu muridnya.


“Itu pak tadi pas acara, khanza berantem sama keisha terus pak Subroto dateng, kemudian mereka bertarung” ucap Rio dengan menggebu-gebu.


“Sekarang pak Subroto dimana ?” Ucap Farhan lagi pada siswanya.


“Pak Subroto ada di dalam bersama anak istrinya pak” ucap Rio lagi.


“Yaudah kalo begitu kalian pulang saja, ini sudah malam” perintah Farhan pada semua siswa yang hadir di acara pesta ulang tahun keisha.

__ADS_1


Farhan pun masuk ke dalam ruangan, Farhan melihat banyak darah di pinggir kolam, bahkan di lantai pun ada, Farhan hanya melewatinya saja, ketika hendak melangkah, kaki Farhan menginjak badan orang.


“Shitttt” umpat Farhan menjauhkan dirinya dari orang-orang yang sudah tertembak mati oleh khanza.


“Pak Subroto sebenarnya apa yang terjadi, saya kesini karena undangan dari istri bapak, tapi ini apa ? Kenapa banyak nyawa yang melayang ? Apa ini pembunuhan berantai ?”ucap Farhan dengan suara dingin.


“Maaf pak Farhan, tadi acaranya memang berjalan dengan lancar, tetapi ketika ada siswi itu acarnya pun menjadi berantakan seperti ini, dan lihat anak saya, dia pun menjadi korban bully oleh siswi bapak” ucap Subroto menunjuk keisha yang sedari tadi menundukkan kepala nya, keisha sengaja agar Farhan percaya.


“Siapa nama siswi itu ?” Ucap Farhan dengan tegas.


“Dia khanza Feronica Abraham” ucap Subroto.


“Ternyata anak dari Abraham” ucap Farhan menganggukkan kepalanya.


“Ahh saya ingat, khanza yang sudah bikin bapak keluar dari sekolah ?” Ucap Farhan lagi.


“Jadi ingin bertemu saya dengan khanza, anda fikir saya tidak tahu ? Jika anda sudah menampar siswa saya ? Saya tahu semuanya apa yang anda lakukan” ucap Farhan dingin.


“Pak Farhan harus percaya sama saya, dia duluan yang sudah bikin saya murka, dan dia duluan yang bikin saya menampar bocah itu” ucap Subroto meyakinkan Farhan.


“Saya sudah tidak ada urusan lagi sama anda pak Subroto, saya pamit undur diri” ucap Farhan yang hendak pergi, tetapi tangan Farhan di cekal oleh Subroto.


“Jangan sentuh saya dengan tangan kotor itu, atau tangan anda saya patahkan” ucap farhan menghempaskan tangan Subroto dengan kasar.


Farhan pun langsung pergi dari hadapan Subroto, Subroto sendiri marah dan menghancurkan kue yang ada di depan nya.

__ADS_1


“Sudah saya bilang, kamu harus hati-hati sama khanza, sudah saya bilang kamu jangan terlalu gegabah saat menghadapi khanza, kamu lihat sendiri kan ? Rencana kita gagal semua” ucap Subroto dengan nafas yang tidak beraturan.


“Hiks hiks maafkan keisha daddy, keisha udah terlanjur kesal sama khanza” ucap keisha dengan menangis tersedu-sedu.


“Keisha janji akan membunuh khanza nanti hiks hiks” ucap keisha dengan yakin di sela-sela tangisnya.


“Apa ? Membunuh ? Yang ada kamu terbunuh terlebih dahulu, sebelum khanza di bunuh oleh kamu” ucap Subroto memegang kedua bahu keisha.


“Cukup, kita tidak perlu berurusan lagi sama khanza, daddy tidak mau kamu terluka atau pun sampai di bunuh oleh khanza” ucap Subroto frustasi.


“Tidak daddy, keisha harus bunuh khanza” ucap keisha dengan yakin dan menghapus air matanya.


Plakkk


Plakkk


Plakkk


Subroto pun menampar pipi keisha berkali-kali, bahkan wajah keisha pun membengkak akibat tamparan Subroto yang keras itu.


“Daddy udah dad, ini anak kamu” ucap mommy shinta yang sedari tadi masih shock dengan kejadian tadi.


“Jika dia anak saya, mana mungkin dia membantah saya dan tidak menuruti saya ? Hah” bentak Subroto dengan lantang, keisha pun langsung berlari ke dalam dan naik ke atas untuk menuju kamarnya.


“Lihat dad, hanya karena bocah sialan itu, kamu berani nampar anak kamu sendiri” bentak shinta dan berlari mengejar keisha.

__ADS_1


“Daddy memang jahat” ucap bara dan bergegas pergi dari hadapan Subroto.


Jangan lupa like nya guys, biar gue update terus


__ADS_2