Transmigrasi Mafia

Transmigrasi Mafia
Pencari Masalah


__ADS_3

Keluarga vian dan khanza pun langsung menaiki mobil, mirna dan William, khanza dan vian. Mereka di mobil yang berbeda.


“Za” panggil vian singkat.


“Hmm” khanza berdehem.


“Rencana lo selanjutnya apa ? Gue tau lo gak bakalan lepasin Abraham begitu saja” ucap vian to the point.


“Apapun rencana gue, lo gak berhak untuk tau” ucap khanza dingin.


“Jika nanti lo butuh apa-apa, lo bisa minta bantuan gue” tawar vian.


“Lo tau gue kan ? Gak perlu bantuan lo juga gue bisa sendiri” ucap khanza ketus, vian hanya menghela nafas kasar.


Mobil William tiba terlebih dahulu di restoran, di ruang vip sudah terdapat keluarga Alexander yang sudah menunggunya.


“Nah udah datang, khanza mana mir ?” Ucap Risa menanyakan khanza pada mirna.


“Masih di jalan sama vian” ucap William mendudukan dirinya.


“Halah biasa bun anak muda” ucap Farhan menyela.


“Selagi menunggu khanza dan vian, kita pesan makanan dulu” ucap alex membuka menu nya. Semuanya pun menganggukkan kepalanya.


Vian dan khanza pun sampai di tempat parkir, bian memakirkan mobil nya. Vian dan khanza pun masuk restoran.


“Gue ke toilet dulu” ucap khanza pada vian.


“Mau gue tungguin apa gimana ?” Ucap vian menawarkan diri.


“Tidak perlu” ucap khanza dan langsung menuju ke toilet.


Di dalam toilet khanza bercermin untuk melihat dandanan dia, apakah masih sama atau udah berantakan.


“Wahhh ada anak sialan” ucap gadis yang keluar dari toilet. khanza hanya Diam menatap wajah gadis itu di pantulan kaca.


“Sepertinya lo lagi ada acara” ucap gadis itu melihat khanza dari cermin, khanza hanya mengabaikan.


“Apa ada masalah ? Apa sebelumnya kita saling kenal ? Ahh sepertinya lo yang kenal gue, tapi gue gak kenal lo” ucap khanza menatap gadis itu.

__ADS_1


“Hahaha belaga sok gak tau, padahal dulu kita saling merebutkan cowok yang sama” ucap gadis itu memainkan rambutnya.


“Cowok yang sama ? Sepertinya lo salah orang” ucap khanza membersihkan tangannya.


Sedangkan di ruang vip, vian sudah mendudukan dirinya di dekat Farhan.


“Lah yan, khanza mana ? Kok gak sama kamu ?” Ucap Rosa pada vian.


“Dia lagi di toilet bun” ucap vian dengan sopan.


“Yaudah kamu pesan ajah dulu” ucap mirna pada vian, vian pun memesan makanan nya.


Di toilet khanza dan gadis itu masih berbincang, kebetulan toilet di restoran itu lagi sepi.


“Lo pura-pura gak tau apa memang gak tau ?” Ucap gadis itu.


“Gue gak mau tau lo siapa, gue gak peduli dan tidak ada untung nya juga” ucap khanza yang hendak meninggalkan toilet, tetapi kaki khanza tersandung akibat kaki gadis itu.


“Upsss gue gak sengaja” ucap gadis itu menutup mulutnya.


“Sepertinya lo punya masalah sama pemilik tubuh ini ?” Ucap khanza menunjukan dirinya. Gadis itu pun bingung dengan perkataan khanza.


Plakkkkk


“Dasar bodoh, bisa-bisanya lo berurusan sama gue” ucap khanza dan menampar gadis itu. Gadis itu pun langsung terperanjat kaget dan emosi.


“Dasar gadis sialan bisa-bisa lo nampar gue, apa lo gak takut sama gue hah ?” Bentak gadis itu menatap khanza.


“Takut ? Hanya orang bodoh dan udik yang takut sama elo” ucap khanza dengan tenang.


“KHANZAAAAA” bentak gadis itu dan hampir menampar khanza, tetapi khanza langsung memegang tangan gadis itu.


“Gue sudah dandan cantik, tidak boleh ada lebam di pipi gue, lo salah berurusan sama gue, sekali lagi lo melantangkan tangan kotor lo itu, gue gak segan-segan memotong tangan ini” ucap khanza menghempaskan tangan gadis itu,dan pergi dari toilet.


“Sialan lo khanza, tunggu pembalasan gue” ucap gadis itu dengan geram.


Setelah pertengkaran itu, munculah seorang gadis yang sedari tadi menguping pembicaraan khanza, dia senang melihat khanza ada musuh baru.


“Lo benci sama khanza ?” Ucap keisha pada gadis itu. Yah dia keisha yang sedari tadi menguping pembicaraan khanza.

__ADS_1


“Siapa lo ? Kok lo kenal khanza ?” Ucap gadis itu pada keisha.


“Kenalin, gue keisha, gue satu sekolah sama khanza” ucap keisha memperkenalkan dirinya.


“Gue Laura” ucap Laura menjabat tangan keisha.


“Sepertinya kita mempunyai tujuan yang sama” ucap keisha pada Laura.


“Kenapa lo benci khanza ?” Tanya Laura pada keisha.


“Gue gak suka sama khanza, karena dia sudah mengeluarkan bokap gue dari jabatan kepala sekolah” ucap keisha dengan geram.


“Dan dia juga udah rebut vian dari gue” ucap keisha pada Laura.


“Berarti memang benar jika khanza perusak hubungan orang, dia juga sudah mengejar-ngejar cowok gue dari lama” ucap Laura.


“Oh iyah cowok gue di sekolah yang sama kaya khanza” ucap Laura.


“Siapa nama pacar lo ?” Ucap keisha.


“Angelo” ucap Laura dengan cepat.


“Wah benar si khanza pernah mengejar-ngejar angelo, bahkan ngajak angelo untuk makan malam” ucap keisha berbohong pada Laura.


“Sialannnnnnn” teriak Laura dengan nafas terengah-engah.


“Sepertinya kita harus membuat rencana untuk menghancurkan khanza” ucap keisha.


“Tidak hanya hancur, tetapi harus mati” ucap Laura dengan tersenyum devil.


Mereka berdua pun memikirkan apa yang dipikirkan masing-masing. Banyak cara untuk menghancurkan khanza.


“Hahaha dasar bodoh” batin keisha menatap laura.


“Sepertinya gadis ini bakalan gue jadiin kambing hitam, memang bodoh” batin Laura tersenyum pada keisha.


SELAMAT PAGI GUYS, JANGAN LUPA LIKE NYA.


TERIMAKASIH YANG SUDAH MENUNGGU MIMIN UPDATE.

__ADS_1


__ADS_2