
Laura pun langsung bergegas menuju ke garasi mobilnya, dia akan menuju ke tempat yang sudah di katakan oleh keisha.
Butuh waktu 10 menit untuk sampai di cafe tersebut, Laura pun mengedarkan pandangan nya untuk mencari keisha, ternyata keisha belum sampai di tempat tujuan.
Laura pun duduk di tempat paling pojok, dia memilih pojok agar dia berleluasa ngobrol dengan keisha, Laura menunggu keisha lebih dari 10 menit. Dan tibalah keisha di cafe itu.
“Udah nunggu lama lo ?” Ucap keisha mendudukan dirinya di kursi.
“Tidak lama” ucap Laura langsung memanggil pelayan untuk memesan minuman.
Di saat mereka memesan minuman, Laura pun langsung membuka pembicaraan nya.
“Sya gue di suruh putus sama bokap” ucap Laura.
“Kenapa nyuruh putus ? Memangnya angelo ada salah sama bokap lo ?” Ucap keisha kaget.
“Gue gak tau kalo soal itu sya, tapi bokap kekeuh buat gue sama angelo untuk putus” ucap Laura menghela nafas kasar.
“Jika bokap lo nyuruh putus, berarti emang ada yang tidak beres sama angelo ra” ucap keisha.
“Kira-kira apa yah sya, gue juga gak tau” ucap Laura.
“Kenapa lo gak tanya ajah sama bokap lo ?” Ucap keisha.
“Gue udah tanya, tapi bokap gue gak bilang, cuman bilang nanti kamu akan nyesel kalo udah tau” ucap Laura menirukan omongan Vastin.
“Pasti ada yang tidak beres ra, buktinya dulu bokap lo gak nyuruh lo putus kan ? Bahkan dukung hubungan kalian ?” Ucap keisha masih mengingat omongan Laura pas di toilet.
“Iyah benar sya, sekarang bokap gue berubah pikiran, oh iyah nanti malam juga gue di ajak buat acara perjamuan” ucap Laura menyenderkan kepalanya di tembok.
“Jangan bilang lo mau di jodohin ra ?” Ucap keisha.
“Hah ? Iyah benar juga, kenapa tiba-tiba bokap gue ngajak acara perjamuan sih” ucap Laura yang sudah sadar.
“Sepertinya memang iyah, lo mau di jodohin” ucap keisha meminum minuman nya.
“Ahh gak tau lah, pusing gue sya” ucap Laura memegang kepalanya.
Percakapan Laura dan keisha sudah di dengar oleh Ari dan Rama, yah setelah mereka pulang dari rumah khanza, mereka mampir ke cafe untuk membahas mengenai Laura.
“Tanpa di undang pun, mereka masuk sendiri ri” ucap Rama tersenyum sinis.
“Tapi Laura mau di jodohkan sama siapa yah ?” Ucap Ari pada Rama.
Akhirnya Rama pun mengirimkan pesan pada khanza, dia memberi tahu kan jika Laura bertemu dengan keisha.
“Gue udah ngasih tau queen, gue jamin nih, queen langsung datang kemari” ucap Rama tersenyum.
“Nanti kalo mereka berantem gimana ? Bisa repot kita ram” ucap Ari menatap Rama.
“Lihat saja nanti” ucap Rama tersenyum smirk.
Di meja Laura pun menatap kedua pria yang sedari tadi menatap dirinya dan keisha.
__ADS_1
“Sya liat deh itu mereka ngapain liatin kita ?” Ucap Laura menggerakkan bola matanya ke arah meja Rama dan Ari.
“Biasalah kita kan cantik jadi banyak yang liat” ucap keisha dengan sangat PD nya.
“Iyah mungkin” ucap Laura kembali berbincang dengan keisha.
Di sisi lain, di kediaman keluarga Alexander, khanza sedang menatap ponsel nya, dia menimbang-nimbang, apakah dia akan ke cafe atau tidak.
“Gue kesana aja deh” ucap khanza langsung bangkit dari duduknya, dan menyambar tas nya, kemudian dia membawa kunci mobil nya, sekalian tes drive.
Di ruang tamu terdapat Farhan dan Rosa yang sedang menonton tv.
“Mau kemana kamu ?” Ucap Rosa pada khanza.
“Aku keluar bentar bun, mau ke cafe bareng anak-anak” ucap khanza mengampiri mereka.
“Bilang ajah mau tes drive kan ?” Ucap Farhan tersenyum sinis.
“Nah tuh tau” ucap khanza tidak kalah sinis.
“Yaudah kamu hati-hati dijalan, jangan terlalu ngebut” ucap Rosa memperingati.
“Aku tidak janji bunnnnn” teriak khanza langsung lari terbirit-birit meninggalkan ruang tamu.
Khanza pun langsung menyalakan mesin mobilnya, khanza berdecak kagum dengan suara deru mesin mobilnya.
“Emang bener bang Farhan tau selera gue” ucap khanza mengelus stir mobilnya, khanza pun langsung menancapkan gas nya.
“Wihh siapa tuh yang pake mobil mewah ? Sepertinya dia anak sultan” ucap salah satu pengunjung di cafe.
Laura dan keisha pun mendengar desas-desus orang sekitar yang membicarakan seseorang yang memakai mobil mewah tersebut.
“Gila sya, mobil siapa itu ? Keren banget” ucap Laura menatap kagum, keisha pun langsung melihat keluar. Ekspresi keisha pun sama-sama kagum.
“Kalo yang punya mobil itu cowok, gue gebet” ucap keisha dengan tersenyum smirk.
“Emangnya dia mau ?” Ucap Laura sinis.
“Kuta lihat saja nanti, dia cowok apa cewek” ucap keisha masih menatap mobil tersebut.
Khanza pun masih memperhatikan sekitar, kenapa neraka pada ngeliatin mobilnya, memang apa yang salah.
“Dasar norak” ucap khanza langsung menggunakan topi dan masker nya.
Semua tercengang ketika melihat siapa yang keluar dari mobil tersebut, ternyata yang menggunakan mobil itu adalah cewek.
“Ternyata cewek ra” ucap keisha.
“Kayaknya gue kenal postur tubuh dia sya” ucap Laura pada keisha.
“Gue juga ra, bentuk tubuh dia kaya gak asing” ucap keisha menatap khanza yang sudah memasuki cafe.
Khanza berjalan menuju meja Rama dan Ari, khanza berjalan tidak luput dari pandangan orang-orang yang berada di cafe.
__ADS_1
“Wahh queen kita jadi pusat perhatian ri” ucap Rama pada Ari, Ari pun melihat khanza dengan kagum.
“Iyah ram, mana cantik pula” ucap Ari keceplosan, khanza hanya mengabaikan.
“Dimana mereka duduk ram ?” Ucap khanza langsung to the point. Khanza masih memakai maskernya, dia sengaja pakai masker.
“Duduk di meja paling pojok dekat dengan jendela di arah jam 3 queen” ucap Rama, dan khanza pun langsung mengerti, khanza menatap sekilas mereka berdua, begitu pun Laura dan keisha, dia melihat khanza.
“Ehh ra di ngeliat kesini kan ?” Ucap keisha dengan girang.
“Sepertinya begitu sya, kita samperin yuk, sapa tau dia bakalan jadi temen kita” ucap Laura percaya diri, mereka belum tahu jika orang tersebut adalah khanza.
Laura dan keisha pun berjalan menuju meja yang di tempatin oleh khanza dan anak blue Shapire. Dan langsung menyapa nya.
“Hai kita boleh gabung gak ?” Ucap Laura pada khanza.
“Mampus tepat sasaran kan ?” Batin Rama, Ari, dan khanza.
“Silakan duduk ajah” ucap Rama mempersilahkan mereka duduk.
“Ohh iyah kenalin, nama gue Laura, dia keisha” ucap Laura memperkenalkan diri dan keisha.
“Kami disini boleh gabung kan ?” Ucap keisha.
“Iyah gabung ajah, lagian juga masih ada kursi kosong disini” ucap Ari, khanza pun tersenyum smirk dibalik masker nya.
“Oh iya, nama gue Ari, dia Rama, dan dia queen Ehh maksud gue….” ucap Ari langsung mendapatkan tatapan maut dari khanza.
“Siska” ucap khanza singkat dengan nada dibuat-buat. Laura dan keisha pun hanya menganggukkan kepalanya.
“Oh iyah nanti malam kalian ikut kita ajah” ucap Rama yang sudah di setujui oleh khanza.
“Ikut kemana ?” Ucap keisha.
“Kita mau ngerayain pesta, bareng anak-anak lain nya” ucap Ari, khanza pun menaik turunkan alisnya, tanda setuju.
“Kita ketemu jam 7 malam di club Jack” ucap Rama, keisha dan Laura pun menganggukan kepalanya.
“Lo ikut kan sis ?” Ucap Laura pada khanza. Khanza hanya berdehem menandakan setuju.
“Okeh guys sampai ketemu nanti malam” ucap khanza beranjak dari duduknya di ikuti oleh Ari dan rama.
Setelah kepergian mereka, Laura dan keisha masih setia duduk di tempat khanza tadi, dan menatap kepergian mereka yang sudah masuk ke dalam mobil masing-masing.
“Akan gue pastikan siska jadi temen gue” batin Laura dan keisha.
“Dasar bodoh, lihat saja nanti makam girls” ucap khanza langsung menancapkan gas nya dan pergi dari cafe tersebut.
MAAF GUYS BARU UPDATE, KARENA SAYA SIBUK.
PART SELANJUTNYA NANTI SORE YAH
TINGGALKAN LIKE JIKA KALIAN MENYUKAI CERITA SAYA🌻🐢
__ADS_1