Transmigration Emperor'S Concubine

Transmigration Emperor'S Concubine
Kemurkaan Kaisar Nathan Part 1


__ADS_3

Keesokan harinya Kaisar Nathan dengan segerombolan kesatria telah kembali ke istana. Semua orang berkumpul di depan pintu gerbang termasuk Ratu Valerie dan para Selir, dengan posisi Ratu Valerie di depan.


Tapi yang sekarang menjadi pertanyaan Ratu Valerie sejak tadi tidak melihat keberadaan Selir Laura. Akhirnya ia memutuskan untuk bertanya kepada pelayan pribadinya.


" Sia, Dimana Selir Laura tidak berada di sini, seharusnya dia juga menunggu kedatangan Kaisar?" tanya Ratu Valerie yang berbicara pelan agar tidak terjadi kegaduhan.


" Saya tidak tahu, Yang Mulia. Tapi tenang saja saya sudah menyuruh salah satu Pelayan untuk memanggilnya." ucap Sia.


Jawaban dari Sia membuat perasaan Ratu Valerie sedikit lega meskipun ia sedikit merasa cemas.


Tidak beberapa lama kemudian Kaisar Nathan sudah sampai di depan gerbang istana. Banyak para Selir langsung bercermin dan merapikan penampilan nya supaya bisa membuat Kaisar tertarik kepada mereka.


Sedangkan Ratu Valerie yang melihat kedatangan Suaminya langsung berjalan mendekat dan membungkuk badannya.


" Selamat datang kembali Kaisar, saya senang anda sampai ke istana dalam keadaan baik-baik saja." ucap Ratu Valerie sambil tersenyum lembut.


Kaisar Nathan sama sekali tidak menanggapi ucapan penyambutan dari Ratu Valerie karena sedari tadi pandangannya terus mencari keberadaan seseorang.


Hal itu di sadari oleh Ratu Valerie. Ia mengerti bahwa sekarang Kaisar sedang mencari Selir Laura hal itu entah mengapa membuat perasaan nya terasa panas. Seperti cemburu. Tapi untungnya Ratu Valerie bisa mengendalikan dirinya dengan baik agar tidak membuat keributan.

__ADS_1


" Apa yang sedang anda cari, Yang Mulia? Sampai anda menghiraukan saya?" tanya Ratu Valerie.


" Dimana Selir Laura? Bukannya seharusnya dia berada disini?" tanya Nathan dengan tatapan tajam.


Entah mengapa membuat Ratu Valerie merasa ketakutan melihatnya. Tidak lama kemudian seorang pelayan berlari menuju ke arah mereka.


" Salam huh... Yang Mulia..Selir Laura tidak ada di kamar nya." ucap Pelayan sambil nafas tersengal-sengal.


Mendengar ucapan dari Pelayan tersebut membuat Kaisar Nathan tiba-tiba merasa marah. Ia pun langsung mencekik pelayan tersebut sampai tidak bisa bernafas.


" BAGAIMANA BISA KAU MEMBIARKANNYA LOLOS, APA KAU SUDAH TIDAK MENYAYANGI NYAWAMU?" ucap Nathan sambil berteriak murka bahkan mata merahnya menyala membuat suasana terasa tegang dan menyeramkan.


" Bukan hal itu bagus, Yang Mulia." ucap salah satu Selir yang berbicara santai.


Tanpa mempedulikan mereka yang melototi Selir yang berani membicarakan Selir kesayangan Kaisar.


Kaisar Nathan yang mendengarnya tatapan nya semakin murka. Dia pun dengan kejamnya melepaskan cekikannya dan berjalan mendekat menuju ke arah Selir itu.


Selir yang tadi membicarakan Laura melihat Kaisar Nathan menghampirinya membuat nya merasa senang. Karena ia kira dia sudah membuat Kaisar padanya. Sampai tidak menyadari aura yang di keluarkan Kaisar Nathan yang semakin gelap.

__ADS_1


Mereka semua yang melihatnya hanya bisa menundukkan kepalanya karena takut melihat tatapan membunuh Kaisar Nathan.


" Benarkah, Selir Amber." ucap Nathan dengan pelan sambil tangannya menyentuh dagu Selir Amber.


Selir Amber yang melihat Kaisar Nathan memegang nya merasa senang. Kemudian ia menunjukkan senyumannya yang manis.


" Ucapan saya benar, Yang Mulia. Lagipula saya yakin saat ini Selir Laura pergi bersama selingkuhannya dan mungkin saja anak yang berada di kandungannya merupakan anak pria lain." ucap Selir Amber yang semakin menjelekkan Laura.


Kaisar Nathan yang sudah tidak bisa menahan kemarahannya langsung mengambil pedangnya yang berada di pinggangnya dan...


Crash....


KYAA...


Continue....


Maafkan Author yang baru bisa update sekarang. Karena sejak tadi jaringan di rumah Author jelek 😭


Dan juga Author mau kasih tahu besok mungkin Author akan update terlambat. Karena besok pagi jadwalnya masuk sekolah.

__ADS_1


See you Again


__ADS_2