Transmigration Emperor'S Concubine

Transmigration Emperor'S Concubine
Tuntutan


__ADS_3

" Kami tidak tahu, Yang Mulia." ucap Para bangsawan sambil menggelengkan kepalanya.


Kaisar Nathan yang mendengarnya langsung menyuruh para prajurit untuk membawa mereka masuk.


" BAWA MEREKA MASUK." ucap Nathan yang berbicara secara lantang.


Kriettt....


Tidak berapa pintu besar aula dibuka, bertapa terkejutnya mereka semua melihat Duke Salvaka yang di tarik secara paksa oleh Prajurit. Tapi yang lebih terkejut nya lagi adalah Ratu Valerie yang juga ikut di seret secara paksa.


Bukannya itu Duke Salvaka dan Ratu Valerie.


Apa yang mereka lakukan terhadap Kaisar sampai membuat beliau murka.


Benar, seharusnya Kaisar sangat mencintai Ratu nya sampai rela tidak mempunyai keturunan sekarang.


Tapi yang kudengar Selir Laura sedang mengandung anak Kaisar.


Benarkah..

__ADS_1


Kaisar Nathan hanya berdiam diri di singasana nya dan duduk dengan mengeluarkan aura kekuatannya. Ia sama sekali tidak berniat menghentikan pembicaraan para Bangsawan itu. Karena yang terpenting sekarang adalah menghukum kedua Penghianat di depannya.


Brugh....


Ratu Valerie dan Duke Salvaka di lempar secara kasar. Hingga tersungkur di bawah lantai yang dingin. Ratu Valerie mengepalkan tangannya melihat bagaimana Kaisar Nathan menatapnya datar dan para Bangsawan yang menatapnya secara hina.


Setelah melihat kedua orang itu duduk di hadapannya Kaisar Nathan menyuruh Axton untuk membaca tuntutan.


" Bacakan Axton." ucap Nathan dengan datar sambil pandangannya terus kearah Ratunya atau lebih tepatnya sebentar lagi akan menjadi mantan Ratu.


Axton pun menggangguk kepalanya setelah itu ia langsung membuka gulungan yang dibawanya dan membacakannya.


Seketika ruangan menjadi ricuh banyak Para Bangsawan tidak percaya melihat bagaimana sifat Duke Salvaka yang dikenal ramah berani melakukan tindakan keji itu.


Duke Salvaka sendiri yang mendengarnya langsung berdiri dari duduknya dan memandang Kaisar Nathan tajam.


" SAYA TIDAK MELAKUKAN HAL SEKEJI ITU, YANG MULIA. INI HANYA TUDUHAN PALSU SAYA YAKIN BAHWA ASISTEN ANDA YANG MELAKUKAN NYA." ucap Duke Salvaka yang membantah atas semua hukumannya.


Axton yang merasa tidak terima bahwa dirinya dituduh ingin menghajar Duke Salvaka. Sebelum Kaisar Nathan mencegahnya dengan memberikan tatapan tajamnya. Membuat Axton hanya bisa menghela nafasnya melihat apa yang akan dilakukan Kaisar Nathan kepada mereka berdua.

__ADS_1


" Apa menurutmu begitu Duke?" tanya Nathan sambil memandang Duke Salvaka.


Duke Salvaka yang merasa bahwa Kaisar mempercayai nya lagi sontak langsung menggangguk kepalanya dengan semangat.


Melihat anggukan Duke Salvaka sontak membuat Kaisar Nathan tertawa keras. Tapi bagi Para Bangsawan yang mendengarnya seperti suara tawa iblis.


Begitu juga dengan Axton yang merasa takut dengan Kaisar Nathan. Setelah menghentikan tawanya Kaisar Nathan langsung menggunakan sihir nya dan melayangkan Duke Salvaka sambil mencekik lehernya.


Duke Salvaka yang merasa bahwa ada sesuatu yang mencekik lehernya langsung berteriak keras dan dengan perlahan tubuhnya melayang.


" ARRGGHHHHH...." jeritan pilu Duke Salvaka membuat Ratu Valerie yang mendengarnya memejamkan matanya takut.


Begitu juga dengan Bangsawan lain yang hanya bisa menundukkan kepalanya melihat aksi sadis Kaisar Nathan.


Tapi bagi Kaisar Nathan hal ini sangat menyenangkan bisa menghukum Penghianat yang keras kepala seperti Duke Salvaka.


" Sepertinya aku tidak membutuhkan waktu tiga hari untuk menghukum mu Duke, karena aku mengganti hukumannya dengan.....mati hari ini." ucap Nathan sambil menyeringai


Melihat Duke Salvaka....

__ADS_1


Continue...


__ADS_2