Transmigration Emperor'S Concubine

Transmigration Emperor'S Concubine
Rasa Penasaran Laura


__ADS_3

Ketika Laura membuka matanya ia melihat bahwa sekitar kamar yang sudah terlihat gelap. Saat Laura ingin bangun dari ranjang nya, ia merasa ada seseorang yang menahan tubuhnya ketika dia membalikkan badannya Laura terlihat terkejut melihat Kaisar Nathan yang sedang tertidur pulas di sampingnya.


Laura memperhatikan Kaisar Nathan dalam hatinya dirinya masih belum percaya bahwa pria yang berada di hadapannya. Merupakan seseorang yang sangat ingin Laura temui selama dirinya masih menjadi Naomi. Bahkan dirinya masih tidak percaya bahwa sekarang dia sedang mengandung anaknya.


Sebenarnya apa yang direncanakan tuhan terhadap hidupnya. Laura merasa hidupnya selama ini seperti di permainkan. Ketika Laura sedang sibuk melamun tiba-tiba dia tersentak saat merasakan pelukan yang berada di pinggangnya semakin erat.


" Al." ucap Laura yang spontan memanggil nama kecil Kaisar Nathan.


Setelah Laura mengatakan itu tidak beberapa kemudian mata Kaisar Nathan terbuka dan tampaklah sepasang mata merah polos tanpa corak Crystal.


" HN...ada apa sayang?" tanya Nathan sambil menaruh kepalanya di lekukan leher Laura.


Membuat Laura menahan nafasnya saat merasakan deru nafas Kaisar Nathan di lehernya. dan tanpa sadar wajahnya merona malu.

__ADS_1


"Apa benar kau Al?" tanya Laura yang masih sedikit belum percaya.


Melihat seperti nya bahwa Laura masih ragu dengan perlahan Kaisar Nathan mengangkat kepalanya dan menatap Laura dengan lembut.


" Tentu saja itu aku, mana ada seseorang yang memiliki sepasang mata merah Crystal selain diriku seorang." ucap Nathan dengan tenang.


Mendengar jawaban dari Kaisar Nathan seketika Laura mulai percaya. Karena tidak ada satupun orang yang memiliki mata seunik itu selain Kaisar Nathan. Tapi yang menjadi pertanyaan mengapa Kaisar Nathan bisa berada di dunia nya dulu.


" Apa aku boleh bertanya lagi?" tanya Laura yang sedikit ragu. Sebab hari ini dirinya banyak sekali bertanya kepada Kaisar Nathan. Entah mengapa sifatnya yang berani hilang mungkin karena sekarang dia baru mengetahui bahwa Kaisar Nathan adalah seseorang yang sangat dia cintainya.


Kemudian Kaisar Nathan memberikan kecupan hangat di kening Laura. Membuat sang empu refleks memejamkan matanya menikmati sebuah kecupan hangat di dahinya.


Setelah beberapa saat kemudian Kaisar Nathan melepaskan kecupannya dan Laura membuka matanya bertapa terkejutnya dia melihat Kaisar Nathan yang menatapnya dengan hangat.

__ADS_1


" Tentu saja kau boleh bertanya sebanyak mungkin kepadaku, dan aku akan berusaha untuk menjawabnya." ucap Nathan sambil tersenyum tipis.


Mendengar bahwa Kaisar Nathan sudah memberikannya izin untuk bertanya langsung saja membuat Laura merasa tidak gugup lagi. Meskipun jantung nya saat ini masih berdetak cepat.


" Mengapa kau bisa berada di zaman ku?" tanya Laura.


Kaisar Nathan menghela nafasnya mendengat pertanyaan dari Laura. Sebelum menjawabnya karena bagaimanapun juga Laura berhak tahu.


" Apa kau tahu bahwa mata ini adalah kekuatan terkutuk kekaisaran?" tanya Nathan kepada Laura.


Sontak pertanyaan dari Kaisar Nathan membuat Laura menggelengkan kepalanya. Karena dirinya sama sekali tidak pernah membaca buku tentang kekuatan mata Crystal dan di novel tidak pernah di jelaskan.


Melihat sepertinya tidak mengetahuinya membuat Kaisar Nathan menghela nafasnya. Karena Laura hanya berhak tahu darinya bukan orang lain ataupun buku.

__ADS_1


" Baiklah, kutukan ini dimulai sejak 200 tahun yang lalu....


Countine...


__ADS_2