
" TIDAK, ANDA BERBOHONG BUKAN YANG MULIA. BUKANNYA ANDA SANGAT MENCINTAI SAYA. INI TIDAK MUNGKIN ARRGGHHHHH...." ucap Ratu Valerie sambil menjambak rambut nya merasa tidak terima bahwa anak yang dikandungnya bukan anak Kaisar.
Kaisar Nathan yang melihatnya hanya memasang wajah datar. Dirinya sama sekali tidak mempedulikan keadaan Ratu Valerie yang tampak kusut. Tidak seperti biasanya. Karena di dalam hatinya sudah di liputin dendam pelaku pembunuhan terhadap saudari kembarnya.
" DENGAR SEMUANYA. HARI INI AKU ALARDO NATHANIO CARRINGTON MEMUTUSKAN BERPISAH DENGAN VALERIE DAN MENCABUT GELARNYA SEBAGAI RATU. VALERIE JUGA DIHUKUM ATAS TINDAKAN PENGHIANATAN TERHADAP KAISAR DAN AKAN DIASINGKAN DISEBUAH KASTIL KECIL DI TENGAH HUTAN. SAMPAI DIA MELAHIRKAN." ucap Nathan yang sudah memutuskan hukuman Ratu Valerie atau lebih tepatnya mantan Ratu.
Valerie yang merasa tidak terima terus memberontak ketika di bawa keluar dari ruang aula oleh prajurit istana. Sedangkan para Bangsawan yang melihatnya sedari tadi dibuat terkejut karena Ratu Valerie berani sekali berselingkuh di belakang Kaisar. Itulah mungkin apa yang di pikirkan oleh para Bangsawan.
Kaisar Nathan yang melihat Ratu Valerie yang sudah menjauh pandangannya tertuju kepada Duke Salvaka yang sudah berbaring tidak berdaya di atas lantai. Kemudian pandangannya tertuju kepada Axton yang berdiri tidak jauh di belakangnya.
" Axton, gantung Duke Salvaka di alun-alun kota biarkan tubuhnya membusuk dan dimakan oleh burung gagak. Memberikan sebuah peringatan kepada siapapun yang berani melawan Kaisar." ucap Nathan to the points.
Sebelum berjalan keluar dari ruangan sambil mengeluarkan aura nya yang tajam.
...****************...
Sejak dimana Laura membuatkan pakaian untuk salah satu bangsawan yang terkenal di kerajaan. Akhirnya banyak para bangsawan yang meminta di buatkan pakaian sama cantiknya dengan gadis Bangsawan itu.
__ADS_1
Laura mulai sibuk membuat desain pakaian yang cocok digunakan di zaman ini. Meskipun dia sedikit menambahkan desain dengan zamannya.
Ketika Laura sedang sibuk menggambar desain tiba-tiba saja ada seseorang yang mengetuk pintu ruang kerjanya.
Tok....tok...
Ceklek....
" Laura, aku membuatkan teh untuk menghilangkan rasa penat mu." ucap Mia yang datang sambil membawa nampan yang berisi segelas teh dan camilan.
Laura yang mendengarnya langsung menghentikan kegiatannya, dan meminum teh yang dibawakan oleh Mia.
" Sama-sama Laura, tapi apa kau tidak lelah seharian sibuk dengan menggambar. Bukannya sudah ku bilang jangan terlalu lelah kau sedang mengandung sekarang. Laura." ucap Mia yang memberi peringatan kepada Laura.
Laura yang merasa di perhatikan tersenyum sambil meletakkan cangkir teh di atas meja.
" Kau tenang saja Mia. Lagipula sekarang aku sedang berusaha mencari seseorang yang mau membantu pekerjaan ku, dan setelah aku mendapatkan aku berjanji tidak akan memaksa kan tubuhku lagi." ucap Laura.
__ADS_1
" Terserah anda saja, Laura. Tapi saya harap anda jangan memaksakan diri." ucap Mia sambil menghela nafas nya.
Laura hanya menampilkan senyumannya yang manis untuk menanggapi perkataan Mia.
...****************...
Sedangkan disisi lain di kamar Kaisar Nathan berantakan dengan banyaknya botol-botol minuman keras.
Saat ini Kaisar Nathan sedikit mabuk dengan pandangan lurus ke sebuah tembok kosong.
Dia mengingat bagaimana hati hancur saat ibu dan adiknya mati meninggalkan sendiri. Tapi sejak ada Valerie hidupnya merasa seperti memiliki arti.
Sayangnya perasaan tulus Kaisar Nathan di patahkan dengan Valerie yang selama ini hanya pura-pura baik hanya demi mendapatkan tahta.
Mengingat itu membuat Kaisar Nathan membanting gelas yang berada di tangannya hingga pecah. Bekas beling berceceran dimana-mana.
Kaisar Nathan menyenderkan tubuhnya di sofa sambil memejamkan matanya.
__ADS_1
Tanpa di sadari olehnya sendiri Kaisar Nathan mengeluarkan air matanya.
Continue....