
Setelah menemui Valerie untuk menyerahkan surat cerainya. Saat ini Kaisar Nathan sedang mengerjakan berkas-berkas yang bertumpuk di ruang kerjanya. Sambil di dampingi oleh Axton asisten sekaligus Ksatria pribadinya.
Axton yang melihat keseriusan Kaisar Nathan dalam hati merasa penasaran bagaimana bisa beliau melakukan rencana sematang itu. Tapi ada satu pertanyaan yang masih di simpan di hatinya selama beberapa tahun terakhir. Mungkin ini saatnya Axton untuk mendapatkan jawabannya.
" Yang Mulia, apa saya boleh bertanya?" tanya Axton.
Membuat Kaisar Nathan menghentikan pekerjaannya sejenak.
" Apa pertanyaan mu?" tanya Nathan tanpa memandang Axton.
Axton yang tahu bahwa Kaisar Nathan mengijinkannya untuk bertanya. Langsung mulai berbicara.
__ADS_1
" Maaf, Yang Mulia. jika anda tersinggung tapi saya penasaran. Mengapa anda mau mengambil Selir sedangkan yang saya tahu bahwa anda sama sekali tidak tertarik memiliki lebih dari satu isteri, karena menurut anda itu merepotkan?" tanya Axton.
Kaisar Nathan yang mendengar pertanyaan dari Axton langsung berdiri dari kursinya dan berjalan menuju ke arah meja yang di sana sudah tersaji secangkir teh. Kaisar Nathan pun duduk sambil tangannya meminum teh itu dengan pelan.
" Itu mudah, karena sejak awal saya menikah. Saya sudah tahu kebusukan dari Valerie. Akhirnya saya memutuskan untuk menempatkan beberapa Selir. Untuk memancing Valerie mengeluarkan semua sifat aslinya. Tapi sayangnya selama 5 tahun dia pintar sekali menyembunyikan identitasnya dengan baik." ucap Nathan yang menjawabnya dengan panjang lebar dan jangan lupa bahasa formal yang dikeluarkannya.
Axton yang mendengar jawaban Kaisar Nathan dibuat terganga. Ia tidak menyangka Kaisar Nathan rela menempatkan banyak Selir hanya demi menangkap kebusukan Ratu Valerie atau lebih tepatnya Mantan Ratu. Mengingat sekarang Kaisar Nathan sudah resmi menceraikan Valerie. Meskipun tanpa tanda tangan Kaisar bisa menceraikan Ratunya. Asal dengan persyaratan bahwa sang Ratu melakukan kesalahan fatal yang tidak bisa dimaafkan oleh Sang Kaisar itu sendiri. Sang Kaisar bisa menceraikan dengan menyerahkan bukti yang kuat supaya proses perceraian bisa dilaksanakan tanpa mempedulikan pihak Sang Ratu yang tidak mau berpisah.
Memang hukum kekaisaran Carrin dibuat oleh kakek buyut Kaisar itu sendiri yang di setujui pihak santainess. Mengingat saat itu Kakek buyut Kaisar Nathan melihat bahwa Ratunya sedang berhubungan badan dengan pria lain. Tanpa basa-basi Kaisar itu langsung menceraikan Ratunya. Tanpa mempedulikan sang Ratu yang menangis menolak berpisah. Hingga sang Ratu pun bunuh diri di hadapan Kaisar itu sendiri.
" Satu lagi, Yang Mulia. Jika anda hanya menempatkan Selir hanya demi melihat sifat busuk Mantan Ratu. Tapi mengapa anda mau menghamili Selir Laura bukannya beliau dulu sangat tidak menyukai anda?" tanya Axton lagi.
__ADS_1
Mendengar bahwa Axton kembali bertanya membuat Kaisar Nathan sedikit jengkel dibuatnya.
" Tidak perlu tahu, lebih baik kau kerjakan tugas ku yang ada di atas meja itu. Sekarang aku ada urusan sebentar." ucap Nathan yang memberikan perintah Axton dengan seenaknya.
Sambil meninggalkan ruang kerjanya tanpa mempedulikan Axton yang sedari tadi memanggil namanya.
Kaisar Nathan langsung berjalan menuju kamarnya.
Ceklek....
Tidak berapa lama sampai di kamarnya Kaisar Nathan langsung saja mengambil sebuah jubah dan mengenakan untuk menutupi seluruh wajahnya.
__ADS_1
Kemudian ia menghilang menggunakan sihir teleportasi nya. Menuju sebuah tempat untuk menyelesaikan urusannya yang belum selesai yaitu....
Continue...