Transmigration Emperor'S Concubine

Transmigration Emperor'S Concubine
Surat Perceraian Kaisar


__ADS_3

Keesokan harinya Kaisar Nathan menemui Valerie untuk terakhir kalinya. Untuk mengurus sesuatu yang belum selesai antara dirinya dan Valerie.


Ceklek....


Ketika Kaisar Nathan membuka pintu kamar Valerie. Dirinya bisa melihat Valerie yang masih sibuk menangis di ranjangnya. Entah kenapa sudah tidak ada perasaan iba lagi kepada seseorang yang telah mendampinginya selama 5 tahun sebagai pemimpin negara.


" Apa kau sudah selesai acara menangisnya?" tanya Nathan yang berdiri tidak jauh dari Valerie.


Valerie yang merasakan mendengar suara seseorang yang sangat ia rindukan. Langsung mendongakkan kepalanya dan melihat Kaisar Nathan berdiri di tidak jauh darinya sambil melipatkan tangannya di dada. Valerie langsung turun dari ranjangnya dan berjalan sambil merentakan kedua tangannya.


" Yang Mulia." ucap Valerie yang ingin memeluk Kaisar Nathan. Tapi sayangnya hal itu hanya menjadi khayalan Valerie sebab Kaisar Nathan malah berjalan mundur. Menjauh darinya.


Melihat itu semuanya entah sudah berapa kali Valerie meninttikan air matanya. Ketika mengetahui bahwa Kaisar Nathan selama ini tidak pernah mencintainya.

__ADS_1


" Apa benar sudah tidak saya di dalam hati anda, Yang Mulia?" tanya Valerie dengan pancaran harapan di matanya. Menunggu jawaban dari Kaisar Nathan.


" Tidak." ucap Nathan dengan singkat.


Tapi dapat meruntuhkan semua harapan yang ada di dalam hati Valerie. Apa ia sudah tidak ada harapan baginya untuk mendapatkan maaf Kaisar Nathan dan mendapatkan cintanya kembali.


Melihat respon Valerie yang sedari berdiri kaku langsung saja Kaisar Nathan mengeluarkan sesuatu di balik jubah yang ia kenakan dan menyerahkan nya kepada Valerie.


Valerie dengan ragu menerima selembaran kertas itu. Bertapa terkejutnya di lembar kertas itu tertulis bahwa dirinya dan Kaisar Nathan bukan suami isteri lagi. Gelar Ratunya di cabut dan dirinya akan dikirimkan ke kastil terpencil yang berada di tengah hutan.


" AKU TIDAK INGIN PISAH DENGAN MU, NATHAN. APA KAU TIDAK BISA MEMBERIKAN AKU KESEMPATAN KEDUA. KITA BISA MEMBANGUN KELUARGA INI LAGI DAN AKU AKAN MENGUGURKAN BAYI INI. SESUAI YANG KAMU MAU NATHAN." ucap Valerie sambil berteriak meminta kesempatan kedua kepada Kaisar Nathan.


Kaisar Nathan yang mendengar ucapan Valerie dengan perlahan berjalan mendekat. Valerie yang melihat tatapan dingin Kaisar Nathan tanpa sadar dengan perlahan berjalan mundur sampai tersudut di dinding.

__ADS_1


Kaisar Nathan mengukung Valerie dengan kedua tangannya sambil menatap nya tajam dan dingin.


" Apa kau tahu aku sangat membenci mu. Mungkin dulu aku sempat mencintaimu." ucap Nathan.


Mendengar ucapan Kaisar Nathan membuat Valerie mata berbinar-binar senang. Mengetahui bahwa Kaisar Nathan mencintai. Tapi sayangnya harapannya kembali runtuh mendengar ucapan Kaisar Nathan setelahnya.


" Tapi sekarang aku sangat membencimu sebab dengan teganya kau membunuh saudari kesayangan ku. Dan kau juga ingin membunuh Selir yang aku cintai. Jika saja tidak karena bayi didalam kandungan mu sudah aku pastikan kau sudah tergantung di atas alun-alun. Dengan mayat mu di makan oleh burung pemakan daging, seperti yang di alami oleh Ayahmu." ucap Nathan dengan datar.


Deg....


Perasaan Valerie kembali hancur mendengar pria yang selama ini memberikannya sebuah kehangatan. Mengatakan cinta untuk wanita lain. Karena terlalu syok Valerie sampai terjatuh tidak sadarkan diri.


Melihat itu Kaisar Nathan langsung membalikan badannya keluar dari kamar Valerie. Tanpa mempedulikan Valerie yang terbaring tidak sadarkan diri di atas lantai yang dingin.

__ADS_1


Continue....


__ADS_2