
Kemudian setelah itu Kaisar Nathan mendekatkan wajahnya di telinga Ratu Valerie dan membisikan sesuatu.
" Apa kau tahu bahwa anak di dalam kandungan mu bukanlah anakku. Melainkan anak dari seorang prajurit istana." bisik Nathan sambil tersenyum sinis.
Sebelum menjauhkan wajahnya dari Ratu Valerie dan melihat ekspresinya yang terlihat terkejut. Oh bertapa senangnya Kaisar Nathan melihat itu. Memang ada sesuatu yang sama sekali tidak di ketahui oleh siapapun selain Kaisar Nathan itu sendiri. Alasannya menikah dengan Ratu Valerie.
Flashback On....
Saat itu dimana Kaisar Nathan baru saja di nobatkan sebagai seorang Kaisar. Malam itu istana sedang melaksanakan pesta di sanalah dia berencana bertemu dengan tunangan nya.
Selama ini ia cintai sampai akhirnya saat dia mencari keberadaan dia menemukan tunangannya Valerie sedang berbincang dengan seseorang dibalik kegelapan.
Kaisar Nathan yang penasaran memutuskan untuk bersembunyi di balik pilar dan mendengarkan semua percakapan mereka.
__ADS_1
" Ayah aku ingin menghentikan ini semuanya, aku tidak ingin menikahi Kaisar. Aku hanya mencintai Theo Ayah. Tolonglah restui kami." ucap Valerie sambil menangis.
" Aku tidak akan membiarkan itu terjadi Valerie. Aku sudah merencanakan ini semuanya bahkan sampai membunuh Ratu, dan menghilangkan semua jejak melalui seseorang yang dianggap sebagai tersangka. Ingatlah Valerie jika sampai kau nekat menikahi pria miskin itu. Aku akan memberitahu kepada Kaisar bahwa kau adalah dibalik dalang pembunuh Puteri Ivanka." ucap Duke Salvaka yang ternyata orang berbicara bersama Valerie.
Valerie yang mendengarnya langsung gemetar memang ketika usianya 12 tahun. Dirinya tidak sengaja membunuh Puteri Ivanka yang merupakan adik kembar Kaisar Nathan. Karena alasan cemburu. Ia memang sejak kecil semua Bangsawan memandingkan dirinya dengan Puteri Ivanka yang dikenal anggun dan memiliki banyak bakat.
Sebab itu akhirnya dengan nekat Valerie menyuruh seorang Pelayan memberikan teh beracun untuk Puteri Ivanka sampai akhirnya di mati, dan mendekatkan dirinya kepada Pangeran Nathan yang saat itu sedang bersedih karena kehilangan Ibu dan adiknya secara bersamaan.
Disitulah Valerie berpura-pura sebagai malaikat penyelamat bagi Kaisar Nathan yang saat itu masih menjadi seorang Pangeran Mahkota. Sampai akhirnya Pangeran Nathan mencintai nya.
Duke Salvaka yang mendengarnya merasa senang.
" Baguslah, itulah ingin aku dengar dari mu Puteriku." ucap Duke Salvaka sambil memberikan tepukan bahunya.
__ADS_1
Mereka berdua tidak menyadari bahwa Kaisar Nathan mendengar semua pembicaraan mereka tadi. Dengan matanya berkilat marah dan berubah menjadi Crystal merah yang bersinar di bawah sinar rembulan.
" Sepertinya kalian ingin melakukan permainan denganku. Baiklah akan aku layani, tapi setelah itu aku akan menghancurkan kalian. Hingga kalian merasa tidak ada keinginan untuk hidup." ucap Nathan dengan tangannya yang mengepal dan matanya yang sudah sedikit berkaca-kaca.
Jangan lupa dendamnya yang ia bawa selama bertahun-tahun berpura-pura mencintai Ratu Valerie. Untuk melancarkan semua aksinya.
Flashback off....
Mengingat itu semuanya Kaisar Nathan semakin menatap benci Ratu Valerie. Apalagi dengan rencana licik Ratu Valerie yang ingin menyingkirkan Selir Laura dan calon anaknya.
Sedangkan Ratu Valerie yang mendengarnya tadi matanya terbelalak. ia sama sekali tidak menyangka bahwa rahasia nya yang selama ini di simpan sudah terbongkar lama.
Kemudian pandangannya tertuju kepada perutnya yang berisi bayinya. Tapi yang membuatnya sedih adalah bahwa saat ini dirinya sedang tidak mengandung anak Kaisar melainkan anak orang lain.
__ADS_1
" TIDAK....
Continue....