Transmigration Emperor'S Concubine

Transmigration Emperor'S Concubine
Chapter 55


__ADS_3

Saat sampai di depan Laura melihat seorang Gadis cantik dengan menggunakan gaun mahal yang ia duga sebagai Bangsawan.


Laura pun langsung menyambut tamunya dengan sopan.


" Selamat datang di toko kami Lady, apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Laura dengan menggunakan tata Krama dan bahasa yang formal.


Gadis itu melihat Laura dari atas sampai bawah menilai pernampilan nya. Membuat Laura sedikit risih di buatnya tapi dia harus bisa menjaga sikapnya. Karena disini dirinya hanya rakyat biasa.


" Oh, tentu saya mendengar bahwa anda merupakan Desainer baru yang membuat gaun dengan gaya yang unik. Bahkan salah satu Lady yang memesan gaun tersebut langsung menjadi pusat perhatian di acara beberapa hari yang lalu." ucapnya yang membuka pembicaraan.


Laura yang mendengar bahwa Lady di depannya ingin memesan gaun matanya langsung berbinar-binar. Karena satu lagi dia berhasil menarik perhatian salah satu Bangsawan untuk datang ke butiknya.


" Gaun apa yang ingin anda saya buatkan Lady?" tanya Laura yang ingin tahu kedetailan gaun yang di inginkan oleh sang Lady.


Gadis itu sedang berpikir sampai tidak lama kemudian dia menepuk tangannya seakan dia sudah mendapatkan jawabannya.


" Tentu saja saya ingin kau membuat gaun pernikahan untuk saya." ucapnya dengan antusias.

__ADS_1


Bukan Lady itu saja yang antusias karena sebenarnya Laura juga dibuat senang. Sudah lama sekali dirinya tidak membuat gaun pengantin setelah terakhir ia buat sebelum datang ke dunia ini.


" Baiklah kalau begitu bagaimana kita ke dalam, sebab saya membutuhkan mengukur tubuh anda dan gaun apa yang inginkan." ucap Laura yang mempersilahkan Lady itu masuk ke dalam ruang kerjanya.


Setelah itu mereka saling berbincang bersama tidak ada sekalipun kecanggungan di antara mereka berdua. Sampai matahari terbenam Lady tersebut memutuskan untuk kembali kediamannya.


Laura pun langsung mengantar Lady tersebut sampai di depan pintu Butiknya.


" Kau tidak usah khawatir Lady, aku pastikan Gaun mu akan jadi dalam beberapa hari kedepannya." ucap Laura yang sudah tidak menggunakan bahasa formalnya lagi kepada Lady di depannya.


" Tentu aku akan mengandalkan mu Laura, jika gaun sudah siap kau bisa kirimkan kediaman ku di Duke Griffith. Sampai jumpa." ucap nya sambil memasuki kereta kudanya.


" Yuhuu... akhirnya aku bisa membuat gaun pengantin lagi." ucap Laura yang merasa senang.


" Tapi sepertinya aku lupa menanyakan namanya." ucap Laura yang wajahnya tertunduk lesu menghadapi sikap pelupanya.


" Tenang Laura pasti nanti aku akan tahu siapa nama Lady tersebut." ucap Laura yang langsung kembali tersenyum tipis.

__ADS_1


Sebelum akhirnya dia kembali masuk ke dalam Butiknya yang juga menjadikan tempat tinggalnya di lantai dua. Laura harus memasak untuk makan malam bersama Mia dan Lavender.


...****************...


Sedangkan di sisi lain Kaisar Nathan sedang mengerjakan berkas nya pekerjaan yang belum di selesaikan. Sampai tiba-tiba saja ada seseorang yang muncul di hadapannya.


" Apa yang kau dapatkan?" tanya Nathan yang sama sekali tidak mempedulikan kehadiran orang tersebut dan terus mengerjakan berkasnya.


" Misi berhasil, Yang Mulia. Dalam beberapa hari lagi dia pasti akan datang ke sini." ucapnya yang melaporkan tugasnya mematai-matai seseorang.


Kaisar Nathan yang mendengarnya menyeringai.


" Kalau begitu terus awasi dia jika kau sedikit saja lengah. Aku pastikan kau akan mendapatkan hukuman yang setimpal." ucap Nathan yang memberikan perintah nya.


" Baik, Yang Mulia. " ucapnya sambil membungkuk hormat sebelum kembali menghilang dari hadapan Kaisar Nathan.


Kaisar Nathan langsung berdiri dari kursinya dan berjalan menuju jendela yang berada di ruang kerjanya sambil matanya memandang bulan dengan tatapan datarnya. Seolah dia sedang memikirkan sesuatu yang...

__ADS_1


Baik Atau Buruk...


Continue...


__ADS_2