Transmigration Emperor'S Concubine

Transmigration Emperor'S Concubine
Nao


__ADS_3

Deg....


Seketika jantung Laura berdetak kencang mendengar pengakuan cinta dari Kaisar Nathan. Ia langsung menatap Kaisar Nathan dengan tatapan yang sulit.


" Apa anda bersungguh-sungguh mencintai saya?" tanya Laura tanpa sadar.


Setelah mengatakan itu Laura langsung menutup mulutnya dengan tangannya mengetahui kecerobohannya bertanya seperti itu kepada Kaisar Nathan.


" Kau bodoh Laura." batin Laura mengutuk dirinya.


Kaisar Nathan yang mendengarnya mengerjabkan matanya sebelum kemudian ia tersenyum tipis sangat tipis sampai Laura sendiri tidak bisa melihatnya.


" Tentu saja aku benar-benar mencintaimu, entah sejak kapan hati ini sering berdetak jika di dekat mu. Saat kau memperhatikan diriku, menyemangati, dan memasak sebuah makanan untukku. Bahkan aku sendiri tidak pernah mendapatkan dari wanita lain termasuk Valerie." ucap Nathan yang memandang serius Laura.


Laura yang mendengarnya diam-diam merasa senang. Sebenarnya entah sejak kapan dia mulai membuka perasaannya kepada Kaisar Nathan. Padahal di kehidupannya yang dulu dirinya sama sekali tidak pernah membuka hatinya kepada seorang laki-laki. Selain dia. Tapi Laura sadar bahwa Kaisar Nathan menyukai pemilik tubuh ini bukan dirinya.


Bertapa mirisnya dirinya ketika seseorang yang kau cintai mengatakan perasaan dengan nama lain meskipun itu dirinya sendiri.


" Tapi aku tidak mencintaimu Nathan." ucap Laura sambil menundukkan kepalanya.

__ADS_1


Deg...


Jantung Kaisar Nathan seakan berhenti berdetak ketika mendengar pernyataan bahwa Selir Laura tidak mencintainya.


" Apa maksudmu?" tanya Nathan yang mengubah ekspresi wajahnya menjadi dingin.


Mendengar nada suara Kaisar Nathan terkesan dingin membuat Laura memberanikan dirinya untuk mengangkat kepalanya.


" Memang benarkan aku tidak mencintaimu, bahkan aku selama ini cuma memanfaatkan mu untuk membalas semua perlakuan Keluarga ku kepadaku." ucap Laura dengan tatapan datar.


Mendengarnya membuat Kaisar Nathan dengan refleks melepaskan tangannya dari pinggang Laura. Setelah merasa sudah lepas dari Kaisar Nathan langsung saja Laura berjalan melaluinya.


Sedangkan Kaisar Nathan mengepalkan tangannya dan matanya yang berubah menjadi Crystal merah. Tapi auranya yang di keluarkan cukup gelas. Sudah cukup dia telah menunggu Laura untuk menyembunyikan rahasianya selama ini.


Dengan penuh keberanian Kaisar Nathan membalikan badannya menatap punggung Laura yang berdiri di depannya.


" Sudah cukup untuk bersabar selama ini, Naomi Olivia." ucap Nathan dengan dingin.


Deg....

__ADS_1


Seketika mata Laura membulat mendengar Kaisar Nathan memanggil namanya di kehidupan sebelumnya. Dengan perlahan Laura membalikan badannya dan bertapa terkejut nya dia melihat Kaisar Nathan yang matanya berubah menjadi warna Crystal merah yang tampak familiar di dirinya.


" Siapa sebenarnya kamu, Nathan? Mengapa matamu mirip sekali dengannya?" tanya Laura dengan pandangan tidak percaya.


Kaisar Nathan menyeringai mendengar pertanyaan Laura yang selama ini ia tunggu. Dengan perlahan Kaisar Nathan berjalan mendekati Laura membuat sang empu memundurkan langkahnya sampai ia terjebak di dinding.


Langsung saja Kaisar Nathan menghalangi Laura dengan tangannya supaya tidak kabur. Setelah itu Kaisar Nathan mendekatkan wajahnya di telinga Laura sambil membisikan sesuatu.


" Senang bertemu dengan mu lagi Nao." ucap Nathan sambil tersenyum yang terkesan menyeringai.


Membuat Laura yang mendengarnya seketika menganga dibuatnya.


Dalam hatinya siapa sebenarnya Kaisar Nathan?


Mengapa dia mengenal nama itu?


Apakah itu dia?


Continue...

__ADS_1


__ADS_2